logo_mts192
0%
Loading ...
Hari Santri 2026 : Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
0
Kelas Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Manfaatkan Laboratorium TIK untuk Kembangkan Kreativitas Siswa
0
Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Angkat Tradisi Pesantren dalam Lomba Video Edukasi Bulan Bahasa 2026
0
Angkat Kisah Asal Muasal Jatiroto, Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Lomba Bahasa Tingkat Kabupaten
0
Saring Potensi dan Tumbuhkan Kompetensi, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Seleksi Masuk Kelas Unggulan Berbasis Komputer
0
Tingkatkan Kualitas Evaluasi, Guru Bahasa Arab MTs Miftahul Ulum 2 Gabung Penyusunan Bank Soal di MGMP Wilker 2
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Pengurus Yayasan dan Pesantren
0
Jumat, Saatnya Memperbanyak Shalawat
0
Hadapi PKKM Perdana, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Tekankan Dokumen yang Nyata dan Dapat Dipertanggungjawabkan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar FGD, Kepala Madrasah Ajak Guru Lakukan Refleksi dan Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
0
Tak Harus Terlihat untuk Berarti : Belajar dari Garam
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Seleksi Beasiswa Moderasi Beragama 2026
0

Karya Siswa

Tangis Pisah Meraih Cita

Karya: Nur Fadilah Ach. *) Hari-hari yang aku lalui dengan sabar dan ikhlasAku sudah 3 tahun disiniMengejar cita-cita Saat ini,

Ayah… Putrimu Rindu

Ayah, Putrimu Rindu . . .Rindu akan tangan kekarmuYang mendekapku ketika air mata mengalir di pipiku Rindu akan nasehatmuYang selalu

Mari Hijrah Bersamaku

Nama : Siti Khotijah Syarifah WulanKelas : VII GKategori : PUISI Zina begitu banyaknyaKemaksiatan merajalelaMengumbar aurat dengan sombongnyaMerebutkan dunia, hingga

Insecure Berlebihan

Entah ! Diri ini sering membandingkanAntara kesempurnaan dan kekuranganSelalu merasa kurangSeakan tak mensyukuri pemberian tuhanBukannya bersyukur diberi kebugaranMalah meminta fisik

Guru

Karya: Nur Fadhilah Ach *) Terpujilah wahai engkauYang selalu sabar walau kami bergurauIkhlas menjelaskan ilmu walau suara parau Namamu selalu

Tenang dalam Kegelapan

Masalah sering kurahasiakanSampai hati tak sanggup mengembanBukannya tak mau mengeluarkan Namun . . . Takut tak ada yang mendengarkanDan malah

Aku Tahu – Puisi

Aku Tahu,Ragamu memang sudah tiada,namun cerita yang masih melekat di fikirkankuakan terus ku kenang sepanjang masa,tak kan kubiarkan hilang di