logo_mts192
0%
Loading ...
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Sukses Ikuti Sidang Proposal Tesis di UAS Jember
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru MTs Kabupaten Lumajang
0
Emansipasi Perempuan Di Era Digital : Refleksi atas Perempuan Generasi Milenial dan Gen Z
0
Kasie Pendma Tekankan Peran Strategis Kepala Madrasah
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Pelatihan Manajerial dan Kewirausahaan Kepala Madrasah Se Lumajang
0
Langkah Sederhana Membangun Anak yang Berilmu
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Raih Hibah Internal Disertasi 2026 dari Universitas Negeri Malang
0
Keputusanku
0
Kunci Sukses Santri
0
Halal Bihalal KKMTs Kabupaten Lumajang, Pererat Silaturrahim dan Perkuat Program Madrasah
0
Hari Kedua TKA Gelombang 3 MTs Miftahul Ulum 2 Berlangsung Kondusif
0
Pelaksanaan TKA Gelombang 3 MTs Miftahul Ulum 2 Berjalan Lancar
0

Category: Puisi

Keputusanku

Karya: Mufridho *) Hai… ini aku—iya, aku,yang selalu ingin mewarnai jiwamu,meski kutahuaku takkan pernah mampu. Aku menunggumudi setiap ujung waktu,aku

Segara

Segara

Karya: Abelliatus Zahra Kau tahu ombak?Ya, itu sepertimu—dibawa pergi oleh kenyataan,namun selalu kembali dalam ingatan. Lautan begitu luas,langit pun tak

Apapun

Apapun

Karya: Abelliatus Zahra *) Ombak yang tenangtak selamanya menghadirkan kebahagiaan.Terkadang kita harus berhati-hatipada sesuatu yang tampak indah. Tak semua hal

Akara

Akara

Karya: Novy Amalia Hasanah *) Duka berlabuh di setiap malam,rinai hujan turun perlahan,seakan alam ikut merasakanretak yang kusembunyikan. Aku terduduk,memeluk

Cermin Kedalaman

Cermin Kedalaman

​Karya: Abelliatus Zahra *) ​Ikan mencintai air,namun air merebusnya.Daun setia pada angin,namun angin menggugurkannya.Manusia menggantung hidupnya pada tanah,namun tanah menguburnya.

Dunia

Dunia

Karya: Novy Amalia Hasanah *) Dunia tanpa batasfantasi menjadi arah langkahku,masa depan indah yang kurajut diam-diam.Namun, masih adakah harapanyang tersisa

Kesatria Tangguhku

Kesatria Tangguhku

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Kesatria tanpa kudayang selalu berdiri di garda terdepan.Pejuang berjasa yang tak pernah menghiraukan lelah,membanting tulang tanpa

Rinduku Untukmu

Rinduku Untukmu

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Berandai angin mampu membawa kembali masa kita.Hari-hari terus berganti, menjauhkan kita hingga tak lagi bersama.Keinginan memeluk

Memulai Cerita Baru

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Kenyataan tak selalu bisa ditutupi,air mata pun mengalir tanpa henti.Mengingat semua yang telah terjadi,meyakinkan diri bahwa

Mampukah Aku?

Mampukah Aku?

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Hidup terus berjalan tanpa kutahu ujungnya,gelisah di hati kian bergelora.Apa yang akan tercipta di masa depan