logo_mts192
0%
Loading ...
Logo dan Tema Hari Santri 2026 “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”
0
Bangun Generasi Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Pelatihan Bersama Sako Pramuka NU Lumajang
0
Perkuat Kompetensi Pembelajaran Digital, Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Pelatihan Gemini EDU
0
Peringati Hari Literasi Internasional, MTs Miftahul Ulum 2 Apresiasi Siswa Produktif Menulis dan Berprestasi
0
Berani Maju, Berani Menjawab! Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Raih Bingkisan dari Satlantas
0
Satlantas Polres Lumajang Gelar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di MTs Miftahul Ulum 2
0
Guru PKn MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti MGMP, Fokus Telaah Perangkat Pembelajaran
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Simulasi AKG Kepala Madrasah Secara Daring
0
Tim UKS MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Pelatihan Skrining dan Kader Kesehatan di Kantor Dinkes Lumajang
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bersama Puskesmas Jatiroto Gelar Skrining Kesehatan Siswa
0
Segera Hadir, MTs Miftahul Ulum 2 Launching Cover Shalawat Karya Siswa
0
Hadiri Festival Literasi Lumajang, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Raih Doorprize
0

Category: Literasi

Saat Senyum Bernilai Ibadah

Oleh : Syahrul Umam *) تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَة“Senyum manismu di hadapan saudaramu adalah shadaqah” (HR. Tirmidzi) Senyum adalah

Guru

Karya: Nur Fadhilah Ach *) Terpujilah wahai engkauYang selalu sabar walau kami bergurauIkhlas menjelaskan ilmu walau suara parau Namamu selalu

Aku Tahu – Puisi

Aku Tahu,Ragamu memang sudah tiada,namun cerita yang masih melekat di fikirkankuakan terus ku kenang sepanjang masa,tak kan kubiarkan hilang di

Pesan Ibuku – Cerpen

Assalamu alaikum . . .Hai perkenalkan nama saya Siti Amelia biasa dipanggil Amel saya sekarang duduk di bangku MTs Miftahul

Teman – Puisi

TemanItukah yang disebut teman?Datang di saat kita tertawadan pergi di saat kita sedang terluka, Teman?Itukah yang disebut dengan teman?Datang meluapkan

Rehat Sejenak

Oleh : Sahroni, S.Pd.I., M.Pd *) Sudah maklum setiap pergantian tahun baru, banyak manusia di belahan dunia merayakannya dengan beragam

INIKAH TAKDIR – CERPEN

Karya : Viera Faizatul Maulidia *)             “Ibu… Ibu mau makan?”, tanya seorang bocah kecil yang tengah duduk di samping