logo_mts192
0%
Loading ...
Hari Santri 2026 : Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
0
Kelas Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Manfaatkan Laboratorium TIK untuk Kembangkan Kreativitas Siswa
0
Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Angkat Tradisi Pesantren dalam Lomba Video Edukasi Bulan Bahasa 2026
0
Angkat Kisah Asal Muasal Jatiroto, Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Lomba Bahasa Tingkat Kabupaten
0
Saring Potensi dan Tumbuhkan Kompetensi, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Seleksi Masuk Kelas Unggulan Berbasis Komputer
0
Tingkatkan Kualitas Evaluasi, Guru Bahasa Arab MTs Miftahul Ulum 2 Gabung Penyusunan Bank Soal di MGMP Wilker 2
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Pengurus Yayasan dan Pesantren
0
Jumat, Saatnya Memperbanyak Shalawat
0
Hadapi PKKM Perdana, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Tekankan Dokumen yang Nyata dan Dapat Dipertanggungjawabkan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar FGD, Kepala Madrasah Ajak Guru Lakukan Refleksi dan Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
0
Tak Harus Terlihat untuk Berarti : Belajar dari Garam
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Seleksi Beasiswa Moderasi Beragama 2026
0

Karya Siswa

Berjuang Bersama Polri Hadapi Covid 19

Karya: Ainur Rohimah *) Bagaikan benalu yang mengikis habisMereka torehkan pengorbanan yang tiada bisa tertulisDunia menjadi saksi kekejaman virus yang

Surga Untuk Pahlawan Bangsa (Puisi)

Oleh : Tri Novtia Anjelika *) Kau gagah perkasamampu menumpas para penjajahtanpa meminta imbalan jasa Kau kebanggaan bangsa..Kakimu teguh dalam membusungkan

Bendera Merah Putih

17 Agustus 45Dimana saat ituPara pahlawan bergembiraBergembira mengibarkanSang saka Di saat itu pula proklamasiDibacakan oleh pemimpinmu Engkau akan menjadiBarang kebahagiaanUntuk

17 Agustus

Hari dimana kita berbanggaMerayakan perjuangan para pahlawanMerasakan sakitnya perjuanganMembayangkan getirnya peperangan Itulah saat orang hebat berjuangItulah saat orang kuat berperangBerperang

Untukmu Ibu

Oleh : Indana Zulfa *) Ibu…kalimatnya sederhanaNamun di dalamnya terdapat miliaran cintaPenuh ketulusan yang tidak akan pernah bisa sebanding dengan

Ibu : Puisi Karya Diana Eka Budi Arini

Karya : Diana Eka Budi Arini *) Ibu…Sangat berat perjuanganmuSangat banyak kasih sayangmuKau mengandung selama sembilan bulanKau membesarkanku dengan penuh

Santri Bela Negara – Harapan

Melalui sejarah Bangsa IndonesiaKita melihat begitu banyak yang berperan dalam merebut kemerdekaan Sebuah peristiwa heroik,telah terjadi di negeri ini,22 Oktober

Bagindaku – Juara 1

Wahai BagindakuKami haus akan syafa’atmuKami rindu akan hadirmuEngkau bagaikan lenteraYang senantiasa menerangi jalan gelapkuMenjelajahi dunia kehidupan ini Wahai BagindakuEngkau adalah