logo_mts192
0%
Loading ...
Lara, Karya Abelliatus Zahra
0
Buku Ke-17, Guru MTs Miftahul Ulum 2 Terbitkan Buku tentang Moderasi Beragama Sejak Dini
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bawa 12 Trophy Kejuaraan PORSENI  KKMTs Wilker 2 Tahun 2026
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Terpilih sebagai GTK Berprestasi Lumajang 2026, Wakili Kabupaten ke Tingkat Jawa Timur
0
Sudah Berbeda
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Pemantapan Komunikasi Efektif Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
0
Pemuda untuk Indonesia: Dari Ikrar 1928 Menuju Indonesia Emas 2045
0
Perkuat Perlindungan Siswa, MTs Miftahul Ulum 2 Teken Kerja Sama dengan Polres Lumajang
0
Santri: Pentingnya Mengenang Jasa Para Ulama dan Guru
0
Jalan
0
Perkuat Budaya Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Jalin Kerja Sama dengan Penerbit Aruspedia Creative
0
Wujudkan Kepedulian, MTs Miftahul Ulum 2 Takziyah ke Rumah Duka Siswa di Candipuro
0
Tidak ada postingan lainnya.

Literasi

Nasehat Pria Paruh Baya Itu

Karya: Sely Holiana S.*)      Kini, adzan telah berkumandang dan menandakan jika sudah memasuki waktu isya’. Umat muslim berbondong-bondong menuju

Sunyi

Karya: Layyinatul Maghfiroh*) Matahari sudah berganti rembulanTapi aku masih setia menyendiriDi kamar yang sangat sunyiDan hanya ditemani oleh lilin yang

Runtuh

Karya: Nur Thalita Safa*) Terkadang senyum manis ini hanya melambangkan kekecewaanBanyak arti mendalam yang tak bisa ku jelaskanTersirat makna yang

Yang Tertinggal

Karya : Nur Thalita Safa*) Senandung pagi mengalun riaMengundang senyum yang tak usai dibuatnyaMentari pun turut ikut sertaMenebar kehangatan kepada

Wajah Itu

Karya: Sely Holiana S *) Wajah itu…Sungguh terbayang dalam benak karena amat terlalu rinduWajah nan mulai menua dimakan oleh waktuTerlalu

Ibu

Karya : Siti Khotijad Syarifah Wulan*) Bagai cahaya yang datangKetika gelap mulai menyerangMenyambut hangatDengan dekapan yang amat eratMulai menimang senduMengalun

Di saat Ronda Malam di Pesantren

Karya: Sely Holiana S.*) Bulan purnama bersinar cerah di atas sana. Kelap kelip bintang pun tak kalah saing dengan sinar

Fokus

Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Ku mantapkan langkah maju ke depanTak peduli tatapan tajam sekitarApalagi tentang apa yang mereka

Why?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Terdiam karna malas menanggapiMulut kelu untuk sekedar berucap “iya”Deru jantung berdegup kencang seakan ada tekananMulut

Sesal

Karya: Zahra Maulia *) Menyesal?Mungkinkah sesal akan jadi sialPenyesalan hanya akan terus menyandalSungguh tak semua bisa dipijarMenyesallah untuk kata kata