logo_mts192
0%
Loading ...
Asa Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua – Refleksi Hardiknas 2026
0
Menguatkan Partisipasi Semesta atau Sekadar Retorika? Refleksi Hardiknas 2026
0
Keadilan dan Kemanusiaan dalam Hubungan Kerja: Refleksi Hari Buruh Internasional
0
Semua Harus Dilupakan
0
Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Bagi Guru Mapel Umum
0
Air Mata di Ujung Penyesalan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Laksanakan Ziarah Wali 5 Jawa Timur
0
Delapan Siswi MTs Miftahul Ulum 2 Lolos Final Olimpiade Nasional Rumah Pintar
0
Dorong Prestasi Siswa, MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Olimpiade Nasional Rumah Pintar, KIH dan UNU
0
Langit
0
Waka Kesiswaan Hadiri Pertemuan KKMTs-2 di MTs Darun Sholah
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Sukses Ikuti Sidang Proposal Tesis di UAS Jember
0

Category: Literasi

Febriani Cahya Ning Tiyas

NIKI, I Failed

Karya : Febriani Cahya Ning Tiyas*) Mungkin jika pada saat ituAku melarangmu untuk melakukan ituMungkin saat iniSemuanya tidak akan seperti

Bawa Dia Kembali Kepadaku

Bawa Dia Kembali Kepadaku

Karya: Ayu Fatmalasari *) Tokyo, Jepang. 17 April 08:00 AM Di sebuah gedung yang sangat tinggi, lebih tepatnya di rooftop.

ibu Fitria Hoirotun Nisa’

IBU

Karya: Fitria Hoirotun Nisa’ *) Ibu..Engkaulah bidadari tak bersayapku..Engkaulah ratu tak bermahkotaku..Begitu tinggi derajatmu wahai Ibu..Sehingga surga berada di telapak

Lembaran santri

Lembaran Santri

Karya: Ziyanatul Kamila Assa’idah *) Aksara menjadi saksi bisu.Membekas Bersama bait-baitku.Yang selalu kususun.Hingga..berharap menjadi satu. Bukan menyerah.Tapi,ada perihal yang pentimg.Dan

Antara Cinta dan Egois

Antara Cinta dan Egois

Karya : Rahmadaini *) Kamu memelukku serasa aku adalah separuh hidupmuSeperti seseorang yang takut kehilanganAku selalu ada untukmuNamun aku tidak

Melewati Ombak Bersamamu

Melewati Ombak Bersamamu

Karya : Rahmadaini *) Alisha Ghanimah, seorang gadis berparas cantik dengan arti namanya yang indah -Perempuan yang baik dan penuh

TEMPATKU BERPULANG

Tempatku Berpulang

Karya : Rahmadaini *) Ayah?Mengapa aku baru menyadarinyaBahwa kau lah tempatku berpulangAku kira aku bisa tanpamuNamun nyatanya aku rapuhAku hancur