logo_mts192
0%
Loading ...
Asa Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua – Refleksi Hardiknas 2026
0
Menguatkan Partisipasi Semesta atau Sekadar Retorika? Refleksi Hardiknas 2026
0
Keadilan dan Kemanusiaan dalam Hubungan Kerja: Refleksi Hari Buruh Internasional
0
Semua Harus Dilupakan
0
Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Bagi Guru Mapel Umum
0
Air Mata di Ujung Penyesalan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Laksanakan Ziarah Wali 5 Jawa Timur
0
Delapan Siswi MTs Miftahul Ulum 2 Lolos Final Olimpiade Nasional Rumah Pintar
0
Dorong Prestasi Siswa, MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Olimpiade Nasional Rumah Pintar, KIH dan UNU
0
Langit
0
Waka Kesiswaan Hadiri Pertemuan KKMTs-2 di MTs Darun Sholah
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Sukses Ikuti Sidang Proposal Tesis di UAS Jember
0

Category: Literasi

Pilu

Karya: Nur Thalita Safa *) Entah apa yang ku rasakanHati ini gelisah dan ketakutanTak bisa ku ungkapkanSeakan mulut ini selalu bungkam Mengapa

Masa Lalu

Karya: Nur Thalita Safa *) Di sinilah akuDalam ruang tanpa waktuSekelebat bayangan hadir sebagai tamuPengganggu antara aku dan pikiranku Dia,

Feeling Lonely

Karya: Nur Thalita Safa *) Aku tanpa mereka, bagai malam tanpa bintangSunyi dan sepiTanpa canda tawa yang mengiringiAku iri!Pada mereka

Sahabat Kecilku

Karya: Riski Amelia Sahabat ku….Kau selalu ada untukkuDi kala aku bersedih maupun bahagiaDan tak lupa kau selalu menemanikuKesana kemari Sahabat

Ustadz

Karya: Serly Adilia Agustin *) Apakah kau masih ingat pada kamiApakah kau masih menyimpan kenanganmu dengan kamiMeskipun kau sudah tak

Dear Santri

Karya: Serli Adilia Agustin *) Kau tak kerasan berada di pondok?Kau merasa tak bebas berada di pondok?Kau merasa dirimu terkekang?Tak

Perjuangan Seorang Ayah

Karya : Riski Amelia *) Ayah….Kau selalu membantingkan tulang pada kuKau selalu menafkahi ku Ayah….Terima kasih atas semua jasamuYang telah

Cepat Pulang ya bu?

Karya : Vira Virnanda Ayu L *) Ibu kapan pulangApakah ibu tak rindu pada anak mu ini ?Bu sampai kapan

Pretty Always Win?

Karya : Siti Khatijah Syarifah Wulan *) Jika fisik menjadi patokan untuk segalanyaLantas untuk apa hati tercipta?Belakangan ini dunia mulai

Cuma Mimpi

Karya: Sely Holiana S. *) Kini, matahari muncul secara perlahan menggantikan bintang dan rembulan, langit yang gelap pun telah digantikan