logo_mts192
0%
Loading ...
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Rapat Persiapan OMI Tahun 2026
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Tasyakuran Gedung Baru Asrama Santri
0
Ketika Cinta kepada Rasulullah saw Menjadi Ukuran Hati
0
Nabi Isa Pun Mengabarkan Kelahiran Rasulullah saw
0
MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Webinar “Akreditasi Tanpa Panik” Bersama Pokjawas Madrasah Jatim
0
Ekstrakurikuler Seni Religi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Shooting Video Clip Cover Shalawat di Gunung Gambir
0
Mengenal Ekoteologi Islam: Kemenag RI Dorong Kepedulian Lingkungan Berbasis Nilai Keislaman
0
Download Soal KSM/OMI: Bahan Persiapan OMI Tahun 2026
0
Nabi Ar-Rahmah: Rasulullah saw Sang Pembawa Kasih Sayang
0
Ketika Cinta Menjadi Jalan untuk Bersama Nabi Muhammad Saw
0
Drama Kemerdekaan Tutup Rangkaian Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Tahun 2026
0
Festival Karya dan Memasuki Hari Keempat,  Lomba Paduan Suara Riuhkan Aula
0

Category: Literasi

Ibu

Karya: Weggy Chelsa Olivia *) Ibu…Trimakasih sudah menjadi perempuan terhebatYang pernah aku kenalSungguh terasa hangatnya genggamanmuDan mendengar langsung nasehatmuMungkin…Aku salah

Ungkapan Rindu

Karya : Nur Thalita Safa *) Kali ini, semarak hidup seakan redupDipenuhi suasa sendu yang tak tertahan karena rinduLangit pun

Ayah

Karya: Aniswaatul *) Ayah……Kau pahlawankuKau yang selalu ada untukku Ayah……Maafkan akuMaafkan aku jika terlalu membebanimuMaafkan aku jika selalu merepotkanmu Ayah…….Terima

Nasehat Pria Paruh Baya Itu

Karya: Sely Holiana S.*)      Kini, adzan telah berkumandang dan menandakan jika sudah memasuki waktu isya’. Umat muslim berbondong-bondong menuju

Sunyi

Karya: Layyinatul Maghfiroh*) Matahari sudah berganti rembulanTapi aku masih setia menyendiriDi kamar yang sangat sunyiDan hanya ditemani oleh lilin yang

Runtuh

Karya: Nur Thalita Safa*) Terkadang senyum manis ini hanya melambangkan kekecewaanBanyak arti mendalam yang tak bisa ku jelaskanTersirat makna yang

Yang Tertinggal

Karya : Nur Thalita Safa*) Senandung pagi mengalun riaMengundang senyum yang tak usai dibuatnyaMentari pun turut ikut sertaMenebar kehangatan kepada

Wajah Itu

Karya: Sely Holiana S *) Wajah itu…Sungguh terbayang dalam benak karena amat terlalu rinduWajah nan mulai menua dimakan oleh waktuTerlalu