logo_mts192
0%
Loading ...
Lara, Karya Abelliatus Zahra
0
Buku Ke-17, Guru MTs Miftahul Ulum 2 Terbitkan Buku tentang Moderasi Beragama Sejak Dini
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bawa 12 Trophy Kejuaraan PORSENI  KKMTs Wilker 2 Tahun 2026
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Terpilih sebagai GTK Berprestasi Lumajang 2026, Wakili Kabupaten ke Tingkat Jawa Timur
0
Sudah Berbeda
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Pemantapan Komunikasi Efektif Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
0
Pemuda untuk Indonesia: Dari Ikrar 1928 Menuju Indonesia Emas 2045
0
Perkuat Perlindungan Siswa, MTs Miftahul Ulum 2 Teken Kerja Sama dengan Polres Lumajang
0
Santri: Pentingnya Mengenang Jasa Para Ulama dan Guru
0
Jalan
0
Perkuat Budaya Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Jalin Kerja Sama dengan Penerbit Aruspedia Creative
0
Wujudkan Kepedulian, MTs Miftahul Ulum 2 Takziyah ke Rumah Duka Siswa di Candipuro
0

Literasi

Tak Ada yang Tak Bisa

Karya : Nur Thalita Safa*) Ada kalanya semua lelucon tak lagi dapat mengundang tawaAda kalanya sisi berbeda kita tunjukan pada

Terlalu Larut

Karya: Sely Hoiana S.*) Laksana angin tanpa tujuanMengurung jiwa dalam relung kehampaanMenatap langit malam nan begitu gelap bagai kehidupanItu mengekspresikan

Ojek Payung

Karya; Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Jum’at sore tanah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang basah karena hujan

Cerita Subuh

Karya: Siti Khodijah Syarifah Wulan)* Kau takkan tahu banyaknya malam yang ku jenuhiKarena bintang selalu bersembunyi Kau takkan tahu banyaknya

Dilema Guru: Menghukum atau Dihukum?

Oleh : M. Bakiruddin, SH *) Terkadang kita dibingungkan oleh kenyataan yang semestinya tidak terjadi. Kita sering dipertemukan dengan fakta

Entah lah

Karya: Zahra Maulia*) Entah, sampai kapan singgah ini menjadi sungguhEntah, apa lagi yang akan disuguhSungguh, mereka hanya tertawa!Tanpa sadar mereka

Kenangan dalam Genangan

Karya : Nur Thalita Safa *) Entah mengapa kali ini rasanya berbedaKali tangisnya seolah membawa duka langitseakan memberitahu tentang sebuah

Rahasia Ruang 991

Karya: Rahmadaini Firjatullah *)  Pada malam hari, sosok pemuda yang baru tiba di kota Jakarta itu sedang mencari sebuah hotel