logo_mts192
0%
Loading ...
Merawat Bumi: Refleksi Hari Bebas Kantong Plastik Internasional
0
Juknis MATAMUDA Tahun Pelajaran: 2026/2027
0
Kemenag Perkenalkan Istilah Baru MATAMUDA, Gantikan MATSAMA
0
Guru Doktor, Kado Indah di Pengujung Harlah Ke-7 MTs Miftahul Ulum 2
0
Membangun Madrasah Dimulai dari Membangun Guru
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Resmi Sandang Gelar Doktor dengan Predikat “Dengan Pujian”
0
Pendidikan Anak Dimulai dari Meja Makan
0
Jangan Pelit Mendoakan Orang Lain
0
Spirit Hijrah dalam Pendidikan: Berani Berubah, Berani Bertumbuh
0
Civitas MTs Miftahul Ulum 2 Ikut Berbagi dalam Santunan 10 Muharram 1448 H
0
Menjemput Kemabruran: Perjalanan Haji yang Mengubah Jiwa
0
Belajar Kurikulum Cinta dari Keluarga Nabi Ibrahim dalam Pendidikan Karakter
0

Category: Literasi

Sunyi

Karya: Layyinatul Maghfiroh*) Matahari sudah berganti rembulanTapi aku masih setia menyendiriDi kamar yang sangat sunyiDan hanya ditemani oleh lilin yang

Runtuh

Karya: Nur Thalita Safa*) Terkadang senyum manis ini hanya melambangkan kekecewaanBanyak arti mendalam yang tak bisa ku jelaskanTersirat makna yang

Yang Tertinggal

Karya : Nur Thalita Safa*) Senandung pagi mengalun riaMengundang senyum yang tak usai dibuatnyaMentari pun turut ikut sertaMenebar kehangatan kepada

Wajah Itu

Karya: Sely Holiana S *) Wajah itu…Sungguh terbayang dalam benak karena amat terlalu rinduWajah nan mulai menua dimakan oleh waktuTerlalu

Ibu

Karya : Siti Khotijad Syarifah Wulan*) Bagai cahaya yang datangKetika gelap mulai menyerangMenyambut hangatDengan dekapan yang amat eratMulai menimang senduMengalun

Fokus

Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Ku mantapkan langkah maju ke depanTak peduli tatapan tajam sekitarApalagi tentang apa yang mereka

Why?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Terdiam karna malas menanggapiMulut kelu untuk sekedar berucap “iya”Deru jantung berdegup kencang seakan ada tekananMulut

Sesal

Karya: Zahra Maulia *) Menyesal?Mungkinkah sesal akan jadi sialPenyesalan hanya akan terus menyandalSungguh tak semua bisa dipijarMenyesallah untuk kata kata

Pendosa

Karya: Sely Holiana S.*) Kau pendosaPendosa nan di lumuri dosaDosa mengalir di tubuh pendosaPendosa, si pemilik dosa sejagat raya Kau