logo_mts192
0%
Loading ...
Hari Kedua Festival Karya dan Seni Diisi Lomba Pidato Kemerdekaan
0
Lima Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lumajang Ikuti Mini Drama Competition 2026, Angkat Legenda Minak Koncar
0
Hari Pertama Festival Karya dan Seni Diwarnai Lomba Puisi Kemerdekaan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Gelar Festival Karya dan Seni Meriahkan HUT RI ke-81
0
FGD Agustus 2026 : Evaluasi KBM dan Matangkan Persiapan Akreditasi
0
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur : Refleksi di Usia 81 Tahun Kemerdekaan
0
Menjadi Pahlawan di Era Modern: Tugas Mulia Seorang Santri
0
Petani: Pejuang Bangsa yang Terlupakan
0
Hari Pramuka 2026: Memantapkan Langkah, Menjaga Pangan, Menuju Indonesia Emas 2045
0
Ketika Al-Qur’an Mengajarkan Cara Memperingati Kemerdekaan
0
Merdeka dari apa?
0
Ekstrakurikuler Seni Religi MTs Miftahul Ulum 2 Intensif Latihan Olah Vokal Shalawat
0

Category: Karya Siswa

Pejuang Al-Qur’an

Karya : Lailatul Masruroh “) Dialah seseorang yang tak pernah letih untuk menghafalDan dia selalu memikirkan akhiratnyaSampai lupa akan keadaan

Indahnya Indonesiaku

Oleh: Lailatun Nafilah *) Sang bumi pertiwiHamparan luas tanah hijau nan permaiBeraneka ragam flora dan faunaBerjuta-juta budaya dan bahasa Wahai

Pahlawan Sejatiku

Oleh: Amanda Aulora Riffi *) Pahlawan butuh perjuangan yang keras, keringat-keringatnya bercucuran deras. Pahlawanku adalah orang tuakuIbu yang bertaruh nyawa

Pahlawan?

Oleh: Zaskia Fadilatur Rahimah * Pahlawan dalam konteks tanah air kita adalah suatu gelar yang disematkan kepada warga negara Indonesia

Pahlawanku

Karya Nabila Sakib *) Wahai pahlawankuKami rindu kehadiranmuKami rindu akan perjuangan muYang kini hanyalah sebuah kenangan masa lalu Kau orang

Hari Pertama di Pesantren

Curahan hati seorang siswi baru MTs. Miftahul Ulum 2. Karya : Amanda Aulora Riffi *) Pertama kali ada di pondok

Kamu

Oleh : Azyan Musfiroh “) Hai…! Apa kabar..?Apakah hari ini jauh lebih baik daripada hari sebelumnya…? I’ts okey, jika menurutmu

Petualang Nahwu

Karya : Lailatul Masrurah *) Di salah satu kelas yang kosong, sepi dan sunyi. semua santri kembali ke asrama masing-masing,

Raga Tanpa Jiwa

Karya : Siti Khadijah Syarifah Wulan *) Dia ada, namun selalu acuh pada keadaanDia ada, namun hanya memberi kritik tanpa

Tanpa Berpamitan

Karya : Lailatul Masrurah *) Siang pulang sekolah MTs, di pondok pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Lumajang, Latus dikirim ibunya.