MTs Miftahul Ulum 2 Bakid terus mematangkan persiapan peserta didik yang akan mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026. Salah satu bentuk persiapan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Peserta OMI, yang dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026.
Kegiatan pembinaan diawali dengan arahan dan motivasi dari Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid, Husen, S.Pd.I. Dalam arahannya, kepala madrasah memberikan dorongan kepada para peserta agar mengikuti seluruh proses pembinaan dengan sungguh-sungguh, percaya diri, dan memiliki semangat untuk memberikan kemampuan terbaik.
Husen menekankan bahwa keikutsertaan dalam OMI bukan semata-mata tentang meraih juara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman, serta membawa nama baik madrasah dalam sebuah kompetisi.
“Ikuti pembinaan ini dengan sungguh-sungguh. Jangan takut bersaing dan jangan merasa minder. Tunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki. Apa pun hasilnya nanti, yang terpenting adalah kalian sudah berusaha secara maksimal dan membawa nama baik madrasah,” pesan Husen kepada para peserta.

Ia juga berharap para peserta mampu menjaga kedisiplinan selama mengikuti proses pembinaan serta tetap memiliki semangat belajar yang tinggi.
Baca Juga
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Rapat Persiapan OMI Tahun 2026
Setelah mendapatkan arahan dari kepala madrasah, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan dan pendampingan yang dipandu oleh Pembina dan Pendamping OMI, Rofik Hariyadi, S.Pd., M.Pd.
Pendampingan diarahkan untuk mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi, baik dari aspek penguasaan materi, strategi pengerjaan soal, maupun kesiapan mental. Peserta diberikan ruang untuk mengasah kemampuan, mendalami materi, serta melakukan evaluasi terhadap bagian-bagian yang masih perlu ditingkatkan.
Rofik Hariyadi juga memberikan pendampingan secara intensif agar peserta lebih siap menghadapi tahapan OMI yang akan dilaksanakan.
“Pembinaan ini kita arahkan agar peserta tidak hanya siap dari sisi materi, tetapi juga memiliki strategi dan kepercayaan diri ketika menghadapi kompetisi. Mereka harus memahami bahwa proses latihan dan evaluasi merupakan bagian penting untuk meningkatkan kemampuan,” jelas Rofik.
Kegiatan pembinaan dan pendampingan ini menjadi bagian dari ikhtiar MTs Miftahul Ulum 2 Bakid dalam mempersiapkan delegasi terbaik untuk mengikuti OMI 2026.
Melalui sinergi antara kepala madrasah, pembina, pendamping, guru, dan peserta didik, madrasah berkomitmen memberikan dukungan secara optimal. Para peserta diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan potensi sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam berkompetisi.
Dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, MTs Miftahul Ulum 2 Bakid optimistis para peserta dapat tampil secara maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa semangat untuk mengharumkan nama madrasah dalam OMI Tahun 2026.


