logo_mts192
0%
Loading ...

Kasie Menyapa: Kasie Pendma Kemenag Lumajang Kunjungi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid

Share the Post:

MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang mendapatkan kunjungan istimewa dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasie Pendma) Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Dr. Edi Nanang Sofyan Hadi, S.Ag., M.Pd., pada Sabtu, 5 September 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program “KASIE MENYAPA”, sebuah agenda yang menjadi ruang silaturahmi, pemantauan, sekaligus penguatan pembinaan terhadap madrasah. Kehadiran Kasie Pendma disambut langsung oleh Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid, Husen, S.Pd.I., bersama jajaran Wakil Kepala Madrasah (Waka) di kantor madrasah.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Edi Nanang Sofyan Hadi menyampaikan sejumlah arahan dan penguatan yang berkaitan dengan pengembangan madrasah, peningkatan kompetensi guru, pembinaan peserta didik, serta persiapan program madrasah ke depan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penguatan program Gema Berbaris (Gerakan Madrasah Berbahasa Arab dan Inggris). Kasie Pendma mendorong agar penggunaan bahasa Arab dan Inggris tidak hanya berlangsung dalam kegiatan formal, tetapi dimulai dari pembiasaan sederhana dalam keseharian.

Pembiasaan tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi ringan antara guru dan siswa, termasuk sekadar tegur sapa menggunakan bahasa Arab atau Inggris. Dengan cara tersebut, penggunaan bahasa asing diharapkan menjadi sesuatu yang natural dan tidak terasa sebagai beban bagi siswa.

Dr. Edi Nanang juga memberikan perhatian terhadap layanan pendidikan bagi siswa inklusi. Madrasah diharapkan memfasilitasi keberadaan guru yang memiliki kompetensi khusus dalam mendampingi siswa inklusi sekaligus meningkatkan kompetensi guru melalui pembinaan dan pengembangan profesional.

Baca Juga

Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Rapat Persiapan OMI Tahun 2026

Di sisi lain, siswa yang memiliki prestasi dan potensi khusus juga perlu mendapatkan perlakuan yang sesuai. Pembelajaran dan penilaian terhadap siswa berprestasi perlu mempertimbangkan karakteristik, kemampuan, serta potensi yang mereka miliki sehingga prestasi tersebut dapat terus dikembangkan.

Arahan berikutnya berkaitan dengan pengembangan profesionalisme guru. Kasie Pendma mendorong guru-guru yang aktif menulis dan menghasilkan karya untuk terus mengembangkan produktivitasnya.

Guru yang memiliki karya dan aktivitas menulis dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan diikutsertakan dalam Anugerah GTK. Karena itu, budaya menulis di kalangan guru perlu terus dibangun sebagai bagian dari pengembangan profesional sekaligus kontribusi terhadap peningkatan mutu madrasah.

Dalam kunjungan tersebut juga disampaikan informasi mengenai PKKM (Penilaian Kinerja Kepala Madrasah) 1 Tahunan yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun mendatang.

Hal ini menjadi pengingat bagi madrasah untuk mulai melakukan persiapan secara lebih dini, terutama dalam hal dokumentasi, pelaksanaan program, evaluasi, dan tindak lanjut berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari kinerja kepala madrasah.

Hal menarik lainnya yang menjadi arahan Kasie Pendma adalah pentingnya menggunakan pendekatan bottom up dalam menemukan dan menyaring siswa berprestasi maupun siswa yang memiliki minat dan bakat tertentu.

Potensi siswa, menurut arahan tersebut, tidak hanya ditentukan dari penilaian secara umum, tetapi perlu digali mulai dari bawah melalui pengamatan guru, wali kelas, pembina ekstrakurikuler, serta lingkungan belajar siswa. Dengan demikian, madrasah dapat menemukan potensi yang mungkin belum terlihat secara akademik tetapi memiliki peluang untuk berkembang menjadi sebuah prestasi.

Pendekatan ini diharapkan membuat proses pembinaan lebih tepat sasaran karena madrasah mengenali terlebih dahulu minat, bakat, kemampuan, dan karakter masing-masing siswa sebelum menentukan bentuk pembinaan yang sesuai.

Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid, Husen, S.Pd.I., menyambut baik kunjungan dan arahan yang disampaikan Kasie Pendma. Kehadiran program “KASIE MENYAPA” menjadi kesempatan bagi madrasah untuk mendapatkan penguatan sekaligus mengevaluasi berbagai program yang sedang dan akan dikembangkan.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan Kementerian Agama Kabupaten Lumajang. Berbagai arahan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MTs Miftahul Ulum 2 Bakid.

Melalui program “KASIE MENYAPA”, komunikasi antara pengelola madrasah dan jajaran Pendma diharapkan semakin dekat, terbuka, dan konstruktif. Bagi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid, kunjungan ini menjadi tambahan energi untuk terus berbenah, mengembangkan potensi peserta didik, meningkatkan kompetensi guru, dan membangun madrasah yang semakin berkualitas.

Join Our Newsletter