logo_mts192
0%
Loading ...
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Rapat Pleno Pengesahan Kelulusan MTs Se-Kabupaten Lumajang
0
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Gelar Asesmen Sumatif Akhir Tahun 2025/2026
0
Membumikan Pancasila dalam Tindakan Nyata: Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026
0
Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia : Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026
0
Kado Harlah Ke-7, Guru MTs Miftahul Ulum 2 Terbitkan 2 Buku di Yogyakarta
0
Maju Bersama, Berprestasi Nyata: Dari Literasi Menuju Prestasi
0
Kado Harlah Ke-7, Siswi MTs Miftahul Ulum 2 Berhasil Terbitkan Buku Ke-14
0
Peringati Harlah Ke-7, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Tasyakuran dan Istighatsah
0
Maju Bersama Berprestasi Nyata: Refleksi Harlah ke-7 MTs Miftahul Ulum 2 Bakid
0
Konstruksi Makna Pengorbanan dan Kesalehan Sosial pada Masyarakat Sub-Urban Saat Hari Raya Kurban
0
Merobohkan “Ego Binatang” dalam Diri: Esensi Hakiki di Balik Filosofi Kurban
0
Makna dan Hikmah Puasa Arafah
0

Category: Puisi

Aku dan Hujan

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan*) Hujan selalu turun membawa beribu kenangan yang telah lama leburMemaksakan menguak banyaknya kisahDengan suasana

Berisik

Karya: Azyan Musfiroh*) Semua sekarang ada di benakKeluarga, teman, pendidikan, cintaEntah mau dimulai dengan cara bagaimanaSemuanya ada di angan, enggan

Tentangmu

About You

Karya: Putri Evita Muhajir*) Terima kasih sudah hadirDi kehidupan nyataTelah menghadirkan bahagiaWalaupun sekejap saja Yang kuanggap nyata hanyalah khayalan belakangDan

Ber-Akhlak-lah

Karya:Putri Evita Muhajir *) Orang pintarAkan kalah denganOrang yang ber ahlakPercuma kamu pintarJika akhlaknya tidak ada Pintar boleh tapi akhlak

Guruku

Ya Syaikhona

Karya : Hilda Izzah Najwa Fillah*) Semakin hari semakin menggebuAtas apa semua yang ku rindu.Dan semakin hari hanya ingin terus

Kerinduan

Setangkai Tunggu

Karya: Nur Thalita Safa*) Tentang aku yang ingin engkau kembaliNamun semesta tak pernah merestuiTak kunjung memberi pastiYang hanya memperdalam lubang

Tetao Semangat

Semangat Bukan Sambat

Karya: Nuril Maulidya Ariska*) Yang dibutuhkan usaha bukan wacanaMemang benar kita hanya bisa berencanaTapi realita,kita hanya pasrah pada yang maha

Kerinduan

Metafora Kerinduan

Karya : Nur Thalita Safa*) Rinai itu jatuh perlahanGemersik rindu yang tertahanMengalun indah dalam sebuah genangan. Lalu perlahan menderasSederas angin

Merindukan Hujan

Lama Tak Datang

Karya : Hilda Nia*) Wuhh!!Sinar matahari iniSungguh sangat menyengat diriMembuat diri ini kewalahanMencari kesejukan Berusaha mendinginkan badanBukan hanya dalam tempo

Ustadzaba

Al-Ustadz

Oleh : Abdul Gofur Ar-Rozi, SE *) Pari Nan Jauh di sanaTampak pada kamiKau tertatih dalam terjalPan terkepunh dingin kabut