logo_mts192
0%
Loading ...
Raturn
0
Ketika Ustadz dan Takdir Bertemu
0
Selembar Kertas Silver
0
Kesatria Tangguhku
0
MTs Miftahul Ulum 2 Takziyah ke Ngampelrejo Jombang Jember
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Pertemuan Rutin KKMTs Wilker 2 Lumajang
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Hibahkan Buku Karya Siswa ke Disarpus Kabupaten Lumajang
0
Perkuat Budaya Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Lanjutkan Kerjasama dengan Disarpus Kab. Lumajang
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Mujahadah Kubro  1 Abad NU
0
Keluarga yang Hancur
0
Depresi
0
Aku & Pesantren Bagian 7
0

Category: Literasi

Selembar Kertas Silver

Selembar Kertas Silver

Karya: Mufridho *) Satu lembar uang berwarna silver adalah satu-satunya penghuni dompet seorang ibu rumah tangga sederhana. Kehidupannya tengah diguncang

Harapan Berujung Duka

Harapan Berujung Duka

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Gadis itu selalu mengulang pertanyaan yang sama, pertanyaan yang seakan melekat dalam setiap helaan napasnya. “Di

Mampukah Aku?

Mampukah Aku?

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Hidup terus berjalan tanpa kutahu ujungnya,gelisah di hati kian bergelora.Apa yang akan tercipta di masa depan

Tembok Kita Terlalu Tinggi

Tembok Kita Terlalu Tinggi

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Aku tahu, kita tak akan pernah bisa bersatu.Masjid dan katedral — sampai kapan pun —

Manusia Favoritku

Manusia Favoritku

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Untukmu, wahai manusia favoritku,yang telah melakukan banyak hal bersamaku,yang telah mengukir senyum di bibirku,dan membuat

My Sister

My Sister

Karya: Amelia Safira *) Kakak…Aku tahu perasaanmuAku tahu, kau mungkin merasa tak sempurnaTapi bagiku…Kau justru paling sempurna saat bersamaku Kakak…Aku

Catatan Perjalanan Ziarah Wali 5

Catatan Perjalanan Ziarah Wali 5

Oleh: Robiatul Adawiyah *) Pada Selasa malam Rabu, 22 April, 2025, aku dan teman-teman satu angkatan kelas 9 berangkat ziarah

Dampak Didikan Keras Orang Tua

Dampak Didikan Keras Orang Tua

Karya: Nuril Izzah *) Akhir-akhir ini, kita dikejutkan oleh berita tentang seorang anak perempuan yang nekat membacok ibunya sendiri menggunakan

Strict Parents

Strict Parents

Karya: Keyla Aura Krismadaini *) Di Indonesia, banyak orang tua yang menerapkan pola asuh strict parents, yaitu cara mendidik anak

Pertemanan

Pertemanan

Karya: Cahya Maulida Bahri *) Di sebuah sekolah bernama SMA Pelita Raya, terdapat dua sahabat karib bernama Karinna Saputri dan

Melewati Ombak Bersamamu

Melewati ombak Bersamamu

Karya : Rahmadaini *) Alisha Ghanimah, seorang gadis berparas cantik dengan arti namanya yang indah -Perempuan yang baik dan penuh

Jadilah Pribadi Yang Baik

Jadilah Pribadi Yang Baik

Karya : Arizatun Nazilah *)               Hai. Namaku Ryan , aku berasal dari kota Tasikpinang , umurku 14 tahun dan

AMIRA

Amira

Karya : Fitria Hoirotun Nisa’ *) Embun yang menetes di helaian daun yang indah. Suasana yang begitu sejuk dihiasi dengan

Boyfriend Or Bestfriend?

Boyfriend Or Bestfriend?

Karya: Ayu Fatmala Sari *) Di sebuah sekolah yang sangat elite bernama SMA Brawijaya. Lebih tepatnya, di taman belakang sekolah

A Shoulder To Cry On

A Shoulder To Cry On

Karya : Nuril Izzah *) “Ayo nata cepetan pake sepatu nya nak,nanti telat”ujar pria paruh baya sedikit berteriak-GIBRAN.“Iya ayah,ini nata

CITA-CITA

Cita-cita?

Karya : Nuril Izzah *) Aku selalu merasa bingung di antara keduanyaAntara keinginan ku sendiriAtau keinginan kedua orang tuaku.Keinginan yang

Febriani Cahya Ning Tiyas

NIKI, I Failed

Karya : Febriani Cahya Ning Tiyas*) Mungkin jika pada saat ituAku melarangmu untuk melakukan ituMungkin saat iniSemuanya tidak akan seperti

Bawa Dia Kembali Kepadaku

Bawa Dia Kembali Kepadaku

Karya: Ayu Fatmalasari *) Tokyo, Jepang. 17 April 08:00 AM Di sebuah gedung yang sangat tinggi, lebih tepatnya di rooftop.

ibu Fitria Hoirotun Nisa’

IBU

Karya: Fitria Hoirotun Nisa’ *) Ibu..Engkaulah bidadari tak bersayapku..Engkaulah ratu tak bermahkotaku..Begitu tinggi derajatmu wahai Ibu..Sehingga surga berada di telapak

Lembaran santri

Lembaran Santri

Karya: Ziyanatul Kamila Assa’idah *) Aksara menjadi saksi bisu.Membekas Bersama bait-baitku.Yang selalu kususun.Hingga..berharap menjadi satu. Bukan menyerah.Tapi,ada perihal yang pentimg.Dan

Antara Cinta dan Egois

Antara Cinta dan Egois

Karya : Rahmadaini *) Kamu memelukku serasa aku adalah separuh hidupmuSeperti seseorang yang takut kehilanganAku selalu ada untukmuNamun aku tidak

Melewati Ombak Bersamamu

Melewati Ombak Bersamamu

Karya : Rahmadaini *) Alisha Ghanimah, seorang gadis berparas cantik dengan arti namanya yang indah -Perempuan yang baik dan penuh

TEMPATKU BERPULANG

Tempatku Berpulang

Karya : Rahmadaini *) Ayah?Mengapa aku baru menyadarinyaBahwa kau lah tempatku berpulangAku kira aku bisa tanpamuNamun nyatanya aku rapuhAku hancur

Mama Is My Heart

Mama is My Heart

Karya : Nuril Izzah *) Aku tahu ibu bukanlah seperti ibu lainnyaSeorang ibu yang selalu menghabiskan hari bersama anak anaknyaMama

Horror Story Pt¹

Karya : Nuril Izzah *) Aku dan keluargaku sedang berlibur ke rumah bibi yang terletak di desa kuningan. Aku sebenarnya

Tepukan Tangan

Karya: Ayu Fatmalasari *) Ada dua orang suami istri yang tersesat di gunung, mereka tidak menemukan jalan pulang, Akhirnya mereka

I Found my Happiness

Karya : Nuril Izzah*) Aku sangat percaya diriMenurutku dengan berpikir optimisKita bisa melalukan semuanyaKarena aku merasa bahagia Aku akan tepuk

Hugged Your Self

Karya : Nuril Izzah *) Aku yang dipeluk diri sendiriAku bangga mempunyai dirikuSegala hal yang membuatku patahAkan ku perbaikiDan mencoba

Kemarin

Karya: Nur Thalita Safa*) Canda tawa yang telah usangTelah lama pudar bersama banyak kenangan,Setelah 12 purnama sang rembulanTibalah saatnya untuk

Menunggumu

Karya: Sely Holiana Santi*) Aku di sini,Diam diri Bersama dengan rindu nan menyayat hatiRindu akan wajah Lelah mu karena menafkahi

Koushik

Karya: Fina Nailul Ihza*) Kini aku sedang nestapaMendengarmu menyukai dirinya.Tapi,entah mengapaJiwa ini masih enggan melepasmu,Sedang aku terjebak di amaraloka yang

Surat Rindu untuk Kakek

Karya : Rhama Maulana*) Kakek, air mataku ini sebagai salam pembuka rinduku padamu yang tak terbendung lagi. Kini aku hanya

Evaluation

Karya: Nur Thalita Safa*) Real, All completely real An event that I previously underestimated In fact becomes a real enemy In

Keutamaan Surah Thaha

Karya : Achmad Gilban Sobri Muntaha*) Al-Quran adalah wahyu Allah Subḥānahu wa Ta’ālā yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad Ṣalla

Berisik

Karya: Azyan Musfiroh*) Semua sekarang ada di benakKeluarga, teman, pendidikan, cintaEntah mau dimulai dengan cara bagaimanaSemuanya ada di angan, enggan

Hari Literasi Komputer Sedunia juga diperingati setiap tanggal 2 Desember.

Hari Literasi Komputer Sedunia 2023

Karya : Nur Thalita Safa *) (Memperingati Hari Literasi Komputer Sedunia 2023 Literasi komputer (computer literacy) adalah pengetahuan dan kemampuan dalam

Keistimewaan Bulan Jumadil Awal

Keutamaan Bulan Jumadil Awal

Karya : Achmad Gilban Sobri Muntaha*) Jumadil Awal adalah bulan kelima dari 12 bulan dalam penanggalan Islam atau Hijriah. Nama Jumadil Awal

Ber-Akhlak-lah

Karya:Putri Evita Muhajir *) Orang pintarAkan kalah denganOrang yang ber ahlakPercuma kamu pintarJika akhlaknya tidak ada Pintar boleh tapi akhlak

Guruku

Ya Syaikhona

Karya : Hilda Izzah Najwa Fillah*) Semakin hari semakin menggebuAtas apa semua yang ku rindu.Dan semakin hari hanya ingin terus

Tetao Semangat

Semangat Bukan Sambat

Karya: Nuril Maulidya Ariska*) Yang dibutuhkan usaha bukan wacanaMemang benar kita hanya bisa berencanaTapi realita,kita hanya pasrah pada yang maha

Kerinduan

Metafora Kerinduan

Karya : Nur Thalita Safa*) Rinai itu jatuh perlahanGemersik rindu yang tertahanMengalun indah dalam sebuah genangan. Lalu perlahan menderasSederas angin

Merindukan Hujan

Lama Tak Datang

Karya : Hilda Nia*) Wuhh!!Sinar matahari iniSungguh sangat menyengat diriMembuat diri ini kewalahanMencari kesejukan Berusaha mendinginkan badanBukan hanya dalam tempo

Hutan Merah yang Berubah

Saat Hutan Merah Berubah

Karya : Ahmad Aldian *) Matahari bersinar terik di Lampung. Sinarnya terhalang rimbunnya pepohonan, sehingga hanya menyisakan berkas tipis. Burung-burung

Rakyat Jelata

Rakyat Jelata

Karya : M.Fahri Nur Fadoli *) Hanya jelata…Bagaimana merajut asa?Sedang mereka sibuk dengan dunianyaMereka pikir baik-baik saja? Perfect,Sama sekali tak

Ayah dan Ibu

Karya : Zahrotul Azizah*) Ibu…Kau adalah wanit yang kuatKau rela berkorban demi anak muMeski harus bangun karna mendengar tangisan kuWahai

Jihad Santri

Karya : Nur Thalita Safa*) Sebuah perjuangan yang mememilukanBukti nyata pada masa yang silamResolusi jihad para pejuangMerebut kembali sebuah perdamaian

Santri

Karya : Abdul Ghofur Ar-Rozi, S.E. *) Dikatanya aku hanya berdiam diri sajaSepi, tanpa warna nan tak bersahajaBagai ayam dalam

Anugerah

Karya : Nur Thalita Safa*) Satu hal yang pastiTak pernah terpungkiriMaupun bersarang dalam naluri dan hatiSebuah ketetapan oleh sang PenciptaMembawa

Fondasi

Karya : Nur Thalita Safa*) Langit menatap senduMenatap wajah penuh kesedihan ituWajah Lelah dengan guratan rinduMata kecilnya menatap sayuMeratap menyendiri

Tak Ada yang Tak Bisa

Karya : Nur Thalita Safa*) Ada kalanya semua lelucon tak lagi dapat mengundang tawaAda kalanya sisi berbeda kita tunjukan pada

Terlalu Larut

Karya: Sely Hoiana S.*) Laksana angin tanpa tujuanMengurung jiwa dalam relung kehampaanMenatap langit malam nan begitu gelap bagai kehidupanItu mengekspresikan

Ojek Payung

Karya; Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Jum’at sore tanah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang basah karena hujan

Cerita Subuh

Karya: Siti Khodijah Syarifah Wulan)* Kau takkan tahu banyaknya malam yang ku jenuhiKarena bintang selalu bersembunyi Kau takkan tahu banyaknya

Dilema Guru: Menghukum atau Dihukum?

Oleh : M. Bakiruddin, SH *) Terkadang kita dibingungkan oleh kenyataan yang semestinya tidak terjadi. Kita sering dipertemukan dengan fakta

Entah lah

Karya: Zahra Maulia*) Entah, sampai kapan singgah ini menjadi sungguhEntah, apa lagi yang akan disuguhSungguh, mereka hanya tertawa!Tanpa sadar mereka

Kenangan dalam Genangan

Karya : Nur Thalita Safa *) Entah mengapa kali ini rasanya berbedaKali tangisnya seolah membawa duka langitseakan memberitahu tentang sebuah

Rahasia Ruang 991

Karya: Rahmadaini Firjatullah *)  Pada malam hari, sosok pemuda yang baru tiba di kota Jakarta itu sedang mencari sebuah hotel

Misteri Bola Pingpong

Karya: Niswatul Laili *) Di kala tahun 1992, ada anak bernama Vano yang tidak mempunyai ibu, ia sangat pintar sehingga

Ibu

Karya: Weggy Chelsa Olivia *) Ibu…Trimakasih sudah menjadi perempuan terhebatYang pernah aku kenalSungguh terasa hangatnya genggamanmuDan mendengar langsung nasehatmuMungkin…Aku salah

Ungkapan Rindu

Karya : Nur Thalita Safa *) Kali ini, semarak hidup seakan redupDipenuhi suasa sendu yang tak tertahan karena rinduLangit pun

Ayah

Karya: Aniswaatul *) Ayah……Kau pahlawankuKau yang selalu ada untukku Ayah……Maafkan akuMaafkan aku jika terlalu membebanimuMaafkan aku jika selalu merepotkanmu Ayah…….Terima

Nasehat Pria Paruh Baya Itu

Karya: Sely Holiana S.*)      Kini, adzan telah berkumandang dan menandakan jika sudah memasuki waktu isya’. Umat muslim berbondong-bondong menuju

Sunyi

Karya: Layyinatul Maghfiroh*) Matahari sudah berganti rembulanTapi aku masih setia menyendiriDi kamar yang sangat sunyiDan hanya ditemani oleh lilin yang

Runtuh

Karya: Nur Thalita Safa*) Terkadang senyum manis ini hanya melambangkan kekecewaanBanyak arti mendalam yang tak bisa ku jelaskanTersirat makna yang

Yang Tertinggal

Karya : Nur Thalita Safa*) Senandung pagi mengalun riaMengundang senyum yang tak usai dibuatnyaMentari pun turut ikut sertaMenebar kehangatan kepada

Wajah Itu

Karya: Sely Holiana S *) Wajah itu…Sungguh terbayang dalam benak karena amat terlalu rinduWajah nan mulai menua dimakan oleh waktuTerlalu

Ibu

Karya : Siti Khotijad Syarifah Wulan*) Bagai cahaya yang datangKetika gelap mulai menyerangMenyambut hangatDengan dekapan yang amat eratMulai menimang senduMengalun

Fokus

Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Ku mantapkan langkah maju ke depanTak peduli tatapan tajam sekitarApalagi tentang apa yang mereka

Why?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Terdiam karna malas menanggapiMulut kelu untuk sekedar berucap “iya”Deru jantung berdegup kencang seakan ada tekananMulut

Sesal

Karya: Zahra Maulia *) Menyesal?Mungkinkah sesal akan jadi sialPenyesalan hanya akan terus menyandalSungguh tak semua bisa dipijarMenyesallah untuk kata kata

Pendosa

Karya: Sely Holiana S.*) Kau pendosaPendosa nan di lumuri dosaDosa mengalir di tubuh pendosaPendosa, si pemilik dosa sejagat raya Kau

Sendiri Lebih Baik

Karya: Sabila Hidayah *) Sendiri…Sekarang aku sendiri lagiSeperti biasa tiba-tiba semuanya menjauhAku heranAda apa dengan merekaAku bingung harus bagaimanaTapi terkadang

Ceritaku Bersamanya

Karya : Imroatul Qonita *) Pada tahun 2018 kakak sepupuku yang bernama ‘’NAFISA’’ berangkat ke pondok, dia selalu mendapatkan juara

Guruku

Karya: Weggy Chelsa Diva*) Wahai guruku…Tanpamu ku tak bias membaca dan menulisDan tak akan memiliki akhlak yang bagus tuk di

Penunggu Bangku Pojok Belakang

Karya: Layyinatul Maghfiroh *) Pada hari Kamis tepat pada Madrasah Diniyah, di saat itu aku belajar membaca kitab Bersama dua

Obessed

Karya: Azyan Musfiroh *) DirimuMatamu yang sayuMemabukankuGummy smile muSeakan menghipnotis dirikuDan suaramu yang bak luguMembuatku diriku ingin menerjang dirimuSungguh diriku

Bangkit

Karya: Fina Nailul Ihza*) Mendongaklah jangan selalu menundukBangkitlah!Dan lihat dunia yang kau anggap jahatKau kuatKau hebatKau pintar Gagal bukan berarti

Astrophile

Karya: Nur Thalita Safa*) Berjajar ornament dalam setiap garis semestaBegitu indah tiada tara Merkurius…Sahabat dekat seorang mentari begitu mungilterdaftar sebagai

Indonesia, Apa Kabar?

Karya : Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Apa kabar Indonesiaku?Apakah masih merintih, menitih melangkah maju?Atau tetap dengan julukan macan tidurmu?

Teruntuk Yang Terkasih

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Kau adalah apa yang selalu aku ingatKetika jauh maupun dekatKau adalah apa yang

Nafas Terakhir

Karya : Tri Novtia Angelika *) Kriiiiiiiing………Bell pun berbunyi, anak anak yang lain pun langsung masuk ke dalam kelasnya masing

Terjebak Ekspektasi

Karya: Nur Thalita Safa *) Nyatanya realita tak semudah yang ku kiraKali ini ku terjebak, dalam ekspektasi yang mendesakSesak dan muakLagi-lagi pupus

Takdir Tuhan

Karya: Nur Thalita Safa *) Tatkala arunika tertelan langit senjaKu di sini dengan segudang asaMenggores tinta agar abadi sepanjang masaKaryaku, begitu juga

Sepasang Mata Bola di Yogyakarta

Oleh : Muhamad Hidayah Hadi Purnomo *) Yogyakarta, kota dengan ciri khas budayanya yang sangat kental, kota dengan berbagai cerita

Terus Melaju untuk Indonesia Maju

Oleh : Abdul Hamid, S.Pd *) Indonesia, negeri yang kaya akan keberagaman budaya, alam, dan sejarah, kembali merayakan usianya yang

Kemerdekaan

Karya: Rifatul Aulia R. *) 1945 adalah saksi bisu tanggal di mana kita telahterbebas dari kata penjajahanTerbebas dari kata penindasaanTerbebas

Sebuah Mimpi

Karya: Nur Thalita Safa *) Di bawah terang nya sinar rembulanDi tengah luasnya hamparan bintang-bintangAkan ku beritahukan pada duniaBahwa, suatu saat aku

Pilu

Karya: Nur Thalita Safa *) Entah apa yang ku rasakanHati ini gelisah dan ketakutanTak bisa ku ungkapkanSeakan mulut ini selalu bungkam Mengapa

Masa Lalu

Karya: Nur Thalita Safa *) Di sinilah akuDalam ruang tanpa waktuSekelebat bayangan hadir sebagai tamuPengganggu antara aku dan pikiranku Dia,

Feeling Lonely

Karya: Nur Thalita Safa *) Aku tanpa mereka, bagai malam tanpa bintangSunyi dan sepiTanpa canda tawa yang mengiringiAku iri!Pada mereka

Sahabat Kecilku

Karya: Riski Amelia Sahabat ku….Kau selalu ada untukkuDi kala aku bersedih maupun bahagiaDan tak lupa kau selalu menemanikuKesana kemari Sahabat

Ustadz

Karya: Serly Adilia Agustin *) Apakah kau masih ingat pada kamiApakah kau masih menyimpan kenanganmu dengan kamiMeskipun kau sudah tak

Dear Santri

Karya: Serli Adilia Agustin *) Kau tak kerasan berada di pondok?Kau merasa tak bebas berada di pondok?Kau merasa dirimu terkekang?Tak

Perjuangan Seorang Ayah

Karya : Riski Amelia *) Ayah….Kau selalu membantingkan tulang pada kuKau selalu menafkahi ku Ayah….Terima kasih atas semua jasamuYang telah

Cepat Pulang ya bu?

Karya : Vira Virnanda Ayu L *) Ibu kapan pulangApakah ibu tak rindu pada anak mu ini ?Bu sampai kapan

Pretty Always Win?

Karya : Siti Khatijah Syarifah Wulan *) Jika fisik menjadi patokan untuk segalanyaLantas untuk apa hati tercipta?Belakangan ini dunia mulai

Cuma Mimpi

Karya: Sely Holiana S. *) Kini, matahari muncul secara perlahan menggantikan bintang dan rembulan, langit yang gelap pun telah digantikan

Missing More

Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Biarkanlah aku mengabadikan kisahmuDalam sajak yang kutulis atas nama rinduJasadmu boleh saja bersemayam tenang

Kerikil di Atas Tanah

Karya: Sely Holiana S.*) Mata ini tak ingin melihat,Tak ingin melihat tatapan kecewanyaTak ingin melihat ke putus asaan nyaKarena hati

Terserah, Aku Menyerah

Karya : Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Titik terhebat ingin menyerah itu ketika kau benar benar sendiriTak ada sandaran, sang

Arunika

Karya: Nur Thalita Safa *) Teruntuk Arunika yang menyinari cakrawalaTerima kasih telah menerangi bagaskaraMemberi kehangatan pada bantalaJuga, ketenangan kepada sebuah

Who?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Dia!Orang yang sama, namunDengan penampilan yang berbedaLebih sederhana tapi aku menyukainya Dia!Pendiam,tapi dalam diamnya ada

Merindukan Titik Temu

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Saat ini aku terbelenggu oleh rindu,Dan tenggelam oleh rasa kecewa yang tak menentuEntah

Warsa Catur MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid

Oleh: Tim Literasi Madrasah Warsa catur dalam penyebutan Bahasa Sansekerta berarti “Tahun Keempat”. Tim kami memilih redaksi “Wangsa Catur” pada

Download Eksiklopedia Dunia Fauna

Buku ini memuat fakta-fakta menarik seputar hewan, yang akan menambah wawasan,pengetahuan, serta memukau kita. Dikemas dalam bahasa yang mudah dipahami,

Download Buku Ensiklopedia Pahlawan Nasional

Ensiklopedia Pahlawan Indonesia ini memuat 156 biografi pahlawan yang masuk dalam kategori pahlawan kemerdekaan nasional, pahlawan proklamator, pahlawan kebangkitan nasional/pahlawan

Download Buku Astronomi Islam

stronomi merupakan cabang sains yang memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan manusia. Sebagaimana diketahui, astronomi sudah berkembang sejak lama, hampir semua

Salah Kaprah Barokah

Oleh : Abdul Halim *) Banyak dari masyarakat kita yang berpandangan bahwa tolak ukur barokah dan kesuksesan seorang santri melalui

Sang Ibu

Karya: Danisa Fatma *) Ibu……Engkau bagaikan pahlawan bagikuSembilan bulan engkau mengandungku Ibu….Engkau yang merawatku dari kecil hingga besarEngakau rela mengorbankan

Terimakasih Ayah

Karya : Serly Adilia Agustin *) Terima kasih ayah …..Kau rela berkorban demi anakmu iniKau rela banting tulang tanpa ada

Kiaiku

Karya : Nur Zahrotus Soleha *) Wahai Kiaiku…Terimakasih atas kesabaranmuTerimakasih atas perjuanganmuTerimakasih atas jasa-jasamu Maafkan kami wahai KiaikuMaafkan kami atas

Aku Tak Pantas

Karya : Shelly Holiana S *) Pendosa ini tak pantasAku merasa raga ini tak pantasYa,tak pantas tuk menyebut raga ini

Tangisan Ibu Dalam Sujud

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di saat gelap menyelimuti malamDi saat relung hati yang kosongDi situlah jiwa mulai merasa

Terbelenggu Oleh Waktu

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di ujung malam yang sepiKu terpaku merenungiSiang malam tanpa hentiJadi belenggu di dalam hidupku

Keluh Kesah

Karya : Fitroh Nuraini *) Bibirku terbungkamBerucap lisan tak dapat melontarkanDi sebuah tempat yang bertuanKu bersungguh sungguh menuntut ilmuDemi meraih

Membangun Relasi Toleransi

Oleh: Muhammad Hadi Hidayah Purnomo, S.Pd *) Bulan Ramadhan dalam kalender Hijriyah merupakan bulan yang ditunggu setiap muslim, tak terkecuali

Bulan Yang Dirindukan

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Bulan yang di rindukan sebentar lagi akan segera tibaJedag jedug di tengah malam sebentar

Tak Biasa

Karya : Shelly Holiana S *) Ketika bahasa tak lagi biasaBahasa mulai berbisaBisa yang mengikuti masaMasa yang akan datang setiap

Ya Ilahi

Karya : Kirani Rahmawati *) Mimpi dulu yang pernah ku renungiBersama impian yang diidam-idamkanPergi bersama ke Tanah SuciTuk tunaikan panggilan

Keberkahan di Tanah Bakid

Karya : Siril Lailatun Nazila*) Wahai kau yang selalu ku rinduWahai kau sang pesantrenkuNamamu kan ku kenang selaluDi dalam sanubariku

Berharap Kepada Sesama Makhluk

Karya : Shelly Holiana S *) Aku dibuat terbang olehnya.Namun dijatuhkan pula olehnya.Kata kata penyemangat dilontarkan dari mulut berbisanya.Dan membuat

Mewarisi Keris Leluhur

Karya: Sely Holiana S.*) Kini,Negara RI tidak bisa disebut negaraSumua telah diperdayaRakyat jelata pun tidak berdayaAku tidak bisa apa-apaTapi aku

Teruntuk Ayah

Karya : Fitroh Nuraini dan Syarifatul Khoiriyah *) Teruntuk Ayah…. Tetaplah menjadi ayah yang tegar, menjadi yang terbaik untuk keluarga,Sabar

Big Dream

Karya: Laila Andini Susanti *) Dinda Oktavia, gadis pintar berambut panjang yang rela masuk pesantren demi memenuhi permintaan kedua orang

Lagi dan Lagi

Karya: Selly Holiana S *) Lagi dan lagiMengapa harus lagiLagi-lagi seperti itu, lagi Lagi dan lagiSelalu terulang, lagiLagi-lagi harus begitu,

Polisi Tidur

Karya : Fitroh Nuraini *) Pagi itu jam pelajaran di mulai tepat pada pukul 07:30, para siswa dan siswi SDN

Nenek Gayung (Cerpen)

Karya : Fitroh Nuraini *) Malam itu gelap mencekam, suasananya yang begitu seram bercampur dengan udaradingin malam yang membuat badan

Perpisahan

Karya : Adifa Dian Isnaeni Karisma Yanti *) Selama perpisahan ini terjadiHatiku tergores kesedihan,hatiku merasakan luka yang sangat dalamKetika terucap

Hujan

Karya: Lailatun Nafilah *) Rintikan air hujan membasahiHingga ke ulung hatiKarena aku yang bertemaSepi, bersama secangkir kopi Hujan……Izinkan sekali lagi

Tak Redup Semangat

Karya: Fitroh Nuraini *) Terpuruk dalam kenestapaanMenjadikan masalah sebagai pelajaranBersemangat dan tak pernah redupJati dirinya yang sering di rendahkan Namun……Kesabaran

Tanah Air Indonesia

Karya : Fitroh Nuraini *) Berkibarlah sang pusakaBuktikan kejayaan negaraKeelokan tanah air Indonesia Berjajar pulau di nusantara berbeda bahasa, suku

Rumit

Karya : Syarifatul Khoiriyah *) Haruskah serumit inibanyak kejanggalan hatiyang tak bisa ku pungkiriBanyak beban yang tengah ku hadapiHaruskah saat

Angin

Karya : Lailatun Nafilah *) Helaian rambutku bertebaranMenyisakan ketenanganMenepi, menyisakan dedaunanYang sekali bertebaran Di sini ku seorang diriDengan tinta hitam

Seorang Guru

Karya : Adifah Dian Isnaeni Karisma Yanti *) Kau tembus dinginnya pagi dan pekatnya malamKau berkorban demi anak didik yang

Hijab Pertamaku

Karya: Lailiatun Nafilah *) Raquell mulai membuka kedua matanya perlahan, karena sinar matahari yang menembus indra penglihatannya,melalui sela-sela jendela. Setelah

Pisau Menusuk Pertemanan

Karya : Putri Evita Muhajir *) Hari ini yang kurang sempurna untukkuBukan tak mau bersamamuBukan tak mau melihat perjuanganmuHanya aku

Teman-temanku

Karya: Humairotun Nisak *) Teman – temanku….Engkaulah teman-temanku yang terbaikEngkaulah yang selalu menemanikuDan engkau juga ada di saat aku sedihDan

Guruku

Karya: Aira Qurota A’yun *) Guruku…….Terimakasih engkauh telah mengajarikuIlmu ilmu yang bermanfaatSampai diriku tauNahwu, sejarah itu apa Guru….Engkaulah orang keduaYang

Sahabat Kecilku

Karya : Maghfiroh *) Sahabatku……Sudah lama kita tak bertemuAku rindu akan canda tawamuKu rindu akan senyummuAku merindukan dengan apa yang

Bunda

Karya : Khoyriyah Basich *) Maaf, maaf dan maafMaafkan anakmu iniAku tak bisa membuatmu bahagiaDan sering membuatmu gelisah Maaf bun…..Kata

Inginku

Karya : Huzaimatul Jannah Ramadhani *) Kian larut mata memandangtak seorangpun di depan matakuHati yang linglung entah mau apaMulut membisu

Permata Hati

Karya: Khumairotun Nisak*) Lantunan doa yang sangat menenangkanBalikkan dapat menghilangkan kegelisahanSemua rasa rindu ini, yang terus bertambah dan bergejolakseiring dengan

Pelatihan Menulis Cerpen dan Puisi

Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang sukses menggelar kegiatan Pelatihan Menulis Cerpen dan

Oh Bintang

Karya: Aira Qurota A`yun *) Oh bintang…..Berkelap kelip menghiasi awan malamDi atas awan waktu malam hariDirimu amat banyak engkauMemancarkan cahaya

My Self

Karya: Nur Thalita Safa *) Ini aku!Ada saat dibutuhkanDianggap saat berkepunyaanDan dibuang saat ada yang menggantikan Ini aku!Bersama senyum penuh

Ibu

Karya: Kaisya Luna Fara Aisa *) Sungguhku berterima kasih kepadamuYang sudah membesarkanku dari aku kecil sampai besarSungguh banyak pengorbananmu kepada

Rindu Ayah

Karya: Putri Evita Muhajir *) Ayah ku….Kaulah pahlawankuKaulah pria pertama yang memelukkuHanya kaulah yang mengerti perasaanku Ayah ku…..Kau adalah mataharikuYang

Kaylara dan Pintu Hidayah-Nya

Karya: Fitroh Nur Aini *) “Brumm…..brumm…” Suara deru motor yang saling bersatuan berhasil memenuhi arena balap liar pada malam ini

Bunda Anakmu Rindu

Karya: Aira Qurota A’yun *) Ku pegang engkau erat-eratTatapanmu begitu indahWaktu telah menjadikan harapanNamun, bagiku tatapanmuMasih semanis cokelat Biar saja

Kado untuk Ibu

Karya : Nayla Inayatus Sholihah *) Di pagi yang cerah, seorang remaja yang baru saja bangun dari tidur dengan pakaian

Manifesto Peran Bendahara

Oleh: Kawakib Nurul Jinan, S.H *) Selayaknya anggota badan, sebuah organisasi/lembaga ada beragam bentuk struktural dan jabatan fungsional guna menunjang

Asa Ganda

Karya: Moh. Ibnu Abas *) Perlukah selalu memberi tanpa dimintaPerlukah meminta tanpa harus memaksaMeski kata mereka, kalimat itu terlalu sederhanaUntukku

Guruku

Karya: Humairatun Nisa’ *) GurukuEngkaulah yang mengajari kamiEngkau memberikan kami ilmuTidak pernah marahWalaupun kami tidak mendengarkanmu GurukuMaafkan kami bila kadangkala

Aku Menjadi Duri

Karya: Eka Ramadani Wahyu Ningsih *) Jika aku menjadi merpatiKan kusampaikan pesan tentang isi hatiJika aku menjadi pelangiKan kutampakkan keindahan

Peluh Prestasi

Karya: Solihin *) Hujan sore ini tak lagi berwujud airHanya gerimis keringat yang bercucuranDiusapnya peluh, menyisakan noda-noda lesuKupandang bapak, dari

Harapan

Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Gemuruh rintikan hujanGuntur yang tak berhenti menyambarDinginnya malam menambah cekamnya keadaanMenemani jiwa yang tengah

Tarif Pelajar

Karya: Adeliya Savania Putri *) Manis terucap dari ungkap-ungkap para pemegang tahtaMengelabuhi bisik-bisik fakta yang seharusnya mereka terimaIa berpedoman, berdedikasi

Dua Puluh Lima November

Karya : Nur Zahrotus Sholeha *) Wahai guru tercintakuKau berikan ilmu kepada kamiTanpa meminta balasanKau luangkan separuh waktumu untuk kamiKau

Sesat

Karya : Fitroh Nuraini *) Dunia semakin tuaKorupsi hinggap dimana-manaManusia gila akan dunia, sibuk akan hartaTak sadar bahwa siapakah dirinya

Nyantri

Karya : Selvia Anggraeni *) Ketika kita menjadi santriSetiap harinya yang belajar dan menagajiYang kehidupannya bersama temanDan penuh dengan banyak

Guru Kami

Karya : Selvia Anggraeni *) Teruntuk engkau wahai gurukuYang setiap harinya selalu hadirHanya untuk kami Panasnya matahari engkau lewatiRela hanya

Guru

Oleh: Flora Angelia *) Teruntuk guru kami yang kamiHormati sebagai orang tua kamiDi sekolahKami segenap siswi mengucapTerimakasih di hari guru

Happy Teacher Day

Oleh: Fitroh Nuraini *) TeruntukmuEngkaulah sosok muliaEngkaulah sosok yang paling berjasaTiada ternilai harganya Perjuanganmu dalam ilmuTak kenal lelah walau menghabiskan

Selamat Hari Guru

Oleh: Sherlinda Irena Kuswardani*) Ada banyak kataYang ingin dipetik penaKu rasa tak bergunaCukup semua kata semogaKu sematkan dalam doa Di

Aku Santri

Karya : Lailatul Masruroh *) Diamku menjadi santriHanya seperti ‘dibully’Harapanku menjadi santriHanya untuk barakah kiai Santri..Tidak akan pernah merasa letihUntuk

Kanjuruhan Play

Karya : Lailatul Masruroh *) Seperti kelihatan damaiDari luarDan kelihatan ramaiDari dalamSemua orang berlariMenuju ke tempatAman Dan semua bingungUntuk mencari

Sniper Pembunuh

Karya : Shela Nur Fadilah *) Pria bermata biru sedang memandangi terangnya lampu jalanan dari atas balkon dengan sebatang rokok

Untukmu Ayah

Karya : Citra Amelia *) Tuhan….Andai aku diberi satu permintaan…..Diriku ingin… aku tidak ingin besarAku ingin menjadi putri kecil ayah..

Teman Kelasku Teman Baikku

Karya : Fitroh Nuraini *) Matahari terbit dari ufuk timur, memancarkan sinarnya dipagi hari yang amat cerah, angin sejuk nan

Human Have a Nice Heart

Karya : Iecha Nayla Maulidyans *) Hai buLihat sudah sampai mana perjuanganmuYang telah mendidikku sampai dewasaTanpa mengeluh atas semua jasaYang

Bunga Kawanku

Karya : Lallatul Masruroh *) Di sebelum kau mengenalkuKau sangat asing dengankuKau fikir engkau anak jahatDan kukira engkau bukan anak

Pejuang Al-Qur’an

Karya : Lailatul Masruroh “) Dialah seseorang yang tak pernah letih untuk menghafalDan dia selalu memikirkan akhiratnyaSampai lupa akan keadaan

Indahnya Indonesiaku

Oleh: Lailatun Nafilah *) Sang bumi pertiwiHamparan luas tanah hijau nan permaiBeraneka ragam flora dan faunaBerjuta-juta budaya dan bahasa Wahai

Pahlawan Sejatiku

Oleh: Amanda Aulora Riffi *) Pahlawan butuh perjuangan yang keras, keringat-keringatnya bercucuran deras. Pahlawanku adalah orang tuakuIbu yang bertaruh nyawa

Pahlawan?

Oleh: Zaskia Fadilatur Rahimah * Pahlawan dalam konteks tanah air kita adalah suatu gelar yang disematkan kepada warga negara Indonesia

Pahlawanku

Karya Nabila Sakib *) Wahai pahlawankuKami rindu kehadiranmuKami rindu akan perjuangan muYang kini hanyalah sebuah kenangan masa lalu Kau orang

Hari Pertama di Pesantren

Curahan hati seorang siswi baru MTs. Miftahul Ulum 2. Karya : Amanda Aulora Riffi *) Pertama kali ada di pondok

Takdir

Karya : Abdul Wafi Hasan *) Tidak ada yang tidak mungkin, bila tuhan sudah berkehendakApapun akan terjadi . . .Maka

Kamu

Oleh : Azyan Musfiroh “) Hai…! Apa kabar..?Apakah hari ini jauh lebih baik daripada hari sebelumnya…? I’ts okey, jika menurutmu

Petualang Nahwu

Karya : Lailatul Masrurah *) Di salah satu kelas yang kosong, sepi dan sunyi. semua santri kembali ke asrama masing-masing,

Raga Tanpa Jiwa

Karya : Siti Khadijah Syarifah Wulan *) Dia ada, namun selalu acuh pada keadaanDia ada, namun hanya memberi kritik tanpa

Tanpa Berpamitan

Karya : Lailatul Masrurah *) Siang pulang sekolah MTs, di pondok pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Lumajang, Latus dikirim ibunya.

Pemuda dalam Islam

Oleh : M. Bakiruddin, SH.*) Pemuda merupakan pemeran penting untuk kemajuan bangsa dan negara. Di samping masa muda merupakan waktu

Hari Santri

Oleh : M. Bakiruddin, SH. *) Santri menurut KH. Hasani Nawawie sidogiri ialah seseorang yang selalu konsisten berpegang teguh pada

Gadis di Depan Rumahku

Karya : Fitroh Nur Aini *) Malam itu sunyi. Hening bagai rumah tak berpenghuni. Hanya ada suara jangkrik yang terdengar

Kisah Cinta Permulaan Peradaban Islam

Oleh: Muhammad Kawakib Nurul Jinan *) Ulama mendefinisikan arti cinta sebagai sebuah ketergantungan sang pecinta kepada sang kekasihnya. Cinta adalah

Keutamaan Sholawat dan Adab-adabnya

Oleh: Muhammad Hamzah *) Setelah Allah SWT menurunkan Surah Al-Ahzab ayat 56, yaitu memuat perintah untuk bershalawat kepada kekasih-Nya, Nabi

Untuk Kyai

Karya : Wilda Nabila Tunnor *) Kyai . . .Dari tak mandiri, aku datangDari tak disiplin, aku datangDari tak tau,

Tersesat

Karya : Fitroh Nuraini *) Di tempat yang sunyi aku berjalan seorang diri di tengah-tengah hutan lebat yang tak ada

Kado Kecil Untuk Mama

Karya : Henny Ajeng Pratiwi *) Di sebuah desa yang terkenal bersih akan keindahannya, penduduknya pun juga sangat baik dan

Serba-Serbi  Bulan Robi’ul Awwal

Oleh : M. Bakiruddin, S.H *) Datangnya bulan Robiul awal sangat menjadikan masyarakat antusias untuk menggelar beberapa acara yang telah

Bocah Ajaib

Karya: Rahmadani Firjatullah *) Dipondok banyuputih kidul jatiroto, dimana aku mondok, disitu aku ikut sebuah kegiatan masa ta’aruf siswa madrasah

Menuju Kemerdekaan yang Abadi

Oleh: M. Hasyim As’ari, S.H. *) Kemerdekaan tidak sekedar dimaknai dengan lepasnya belenggu penjajahan bangsa asing. Lebih dari itu, kemerdekaan

Bukan Nana – Cerpen

Karya : Fitroh Nuaraini *) 3 tahun silam, gadis kecil berusia 10 tahun telah kehilangan satu orang tuanya, ia di

Selamat Menyambut Bulan Kemerdekaan

Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg) telah mengumumkan Logo 17 Agustus 2022, didapati Tema Besar Peringatan 77 Tahun Republik Indonesia

Ya Rasulullah – Puisi

Oleh: Sukaina *) Engkau pancaran cahayaMenerangi suasana yang gelap dan sunyiEngkau sebagai rahmat bagiSeluruh semesta alam Ya RasulAllah Engkau lahir

Selamat Datang Adikku

Karya: Tri Novtia Anjelika *) Selamat datang, Siswa BaruDi tempat kau akan mendapatkan teman baruPun tempat mengenal banyak ilmuMurni senyummu

Suatu Hari di Kelas VII G

Karya: Siti Khadijah Syarifah Wulan *) Saya adalah siswa kelas 7 G. Wali kelas saya adalah Pak Wa Fi. Demikian

Kembali ke Titik Nol

Oleh : Sahroni, S.Pd.I., M.Pd Hari Raya Idul Fitri 1443 H bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati

Tangis Pisah Meraih Cita

Karya: Nur Fadilah Ach. *) Hari-hari yang aku lalui dengan sabar dan ikhlasAku sudah 3 tahun disiniMengejar cita-cita Saat ini,

Ayah… Putrimu Rindu

Ayah, Putrimu Rindu . . .Rindu akan tangan kekarmuYang mendekapku ketika air mata mengalir di pipiku Rindu akan nasehatmuYang selalu

Mari Hijrah Bersamaku

Nama : Siti Khotijah Syarifah WulanKelas : VII GKategori : PUISI Zina begitu banyaknyaKemaksiatan merajalelaMengumbar aurat dengan sombongnyaMerebutkan dunia, hingga

Saat Senyum Bernilai Ibadah

Oleh : Syahrul Umam *) تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَة“Senyum manismu di hadapan saudaramu adalah shadaqah” (HR. Tirmidzi) Senyum adalah

Guru

Karya: Nur Fadhilah Ach *) Terpujilah wahai engkauYang selalu sabar walau kami bergurauIkhlas menjelaskan ilmu walau suara parau Namamu selalu

Aku Tahu – Puisi

Aku Tahu,Ragamu memang sudah tiada,namun cerita yang masih melekat di fikirkankuakan terus ku kenang sepanjang masa,tak kan kubiarkan hilang di

Pesan Ibuku – Cerpen

Assalamu alaikum . . .Hai perkenalkan nama saya Siti Amelia biasa dipanggil Amel saya sekarang duduk di bangku MTs Miftahul

Teman – Puisi

TemanItukah yang disebut teman?Datang di saat kita tertawadan pergi di saat kita sedang terluka, Teman?Itukah yang disebut dengan teman?Datang meluapkan

Rehat Sejenak

Oleh : Sahroni, S.Pd.I., M.Pd *) Sudah maklum setiap pergantian tahun baru, banyak manusia di belahan dunia merayakannya dengan beragam

INIKAH TAKDIR – CERPEN

Karya : Viera Faizatul Maulidia *)             “Ibu… Ibu mau makan?”, tanya seorang bocah kecil yang tengah duduk di samping

Pilih Dan Pilah

Oleh : Muhammad Taufikur Rahman *) Aku tak paham, nafas siapa kini yang terengah-engahBanyak berita hanya sekedar beritaLalu di awan-awan

Hari Guru

Guru . . .Jasamu begitu banyak bagiku.Pengorbananmu sangat tinggiKau sabar dalam menghadapi kami.Kau tak pernah lelah mengajari kami. Guru .

360 Langkah Menuju 360 Masjid : Bagian 1

Penulis: Lailatul Masruroh *) M. Ramadhani Sholeh, seorang santri yang rajin belajarnya dan istiqomah ibadahnya. Bercita-cita kelak akan berpetualang menggali

Santri

Karya : Nur fadilah Achmad *) Wahai engkau seseorang yang bertaqwaPantang semangatmu untuk mencari jalan ridho allah yang benar dan

Terpujilah Pemberi Syafaat

Oleh : Andra Ahmad K *) Laksana purnama, Engkau menyingkap masa tergelap;Laksana surya, Engkau petunjuk kebaikan;Laksana air, Engkau pelepas dahaga;Terpujilah

OH IBU

Karya : Siti Amelia *) Ibu…Engkaulah belahan jiwakuDan engkaulah yang melahirkankuDan engkaulah pahlawan sejatiku Oh Ibu..Engkaulah pedomankuDan engkaulah bagaikan bulan

Miftahul Ulum

Oleh: Nur Fadilah Achmad *) Wahai pondok pesantrenkuEngkaulah tempat mencari ilmuEngkaulah yang membawakuKe jalan yang lurus Wahai pondokkuWalaupun umurmu tidak

Menyentuh Ilmu

Oleh : Abdullah Faqih *) Adakah yang tahu,Siapa yang membuat kepompong untuk ulat?Adakah yang tahu,Siapa yang membuat pandemi untuk umat?

Cita-citaku

Oleh: Diana *) Ku titih dari duluKu impikan dari duluMeskipun sekarang tetap ku usahakanWalau banyak yang menghadang Oh wahai cita-citakuKapankah

RUMAHKU

Karya : Diana Eka Budi Arini *) Rumahku… Kau tempat berlindungku Kau melindungiku dari panas dan hujan Kau adalah tempat

Untuk OSIM – Puisi

Karya: Tri Novita Anjelika *) Kaulah yang berhati muliaKau rela kecapean hanya demi kitaKau lapangkan dada tanpa ada rasaKau teguhkan

Malaikat Tak Bersayap

Oleh : Mawardatul Firdaus *) IbuSaat aku mulai terpuruk rapuhDalam menjalani kehidupankuEngkau tanpa mengeluhMemberikan semangat untukku Pelukan hangat yang duluKini

Semenit Lalu Sejam Kemudian

Oleh : Moch. Dzulhilmi Ad-Din *) Rayakan pergantian jaman dengan gembira,Sorak-sorai papan ketik.Namun di jalanan tempatku mengadu nasib,Sepi dan suram

Wanita Surga – Puisi

Karya : Fina Nailul Izzah *) Engkau manusia muliaEngkau membawaku ke duniaMemberiku kasih sayangMencari nafkah bagiku Engkau wanita yang selalu

Polri Siaga Melawan Pandemi

Karya: Tri Novtia Anjelika *) Kaulah orang yang gagah perkasaKaulah pahlawan bangsaTak pernah lelah untuk berjagaKau busungkan dada tanpa kenal

Bumiku – Puisi

Oleh : Ajeng Dwi Habibah *) Kau tak lagi seperti duluVirus-virus yang menyebar di tubuhmuRambut yang tak selebat duluKau pun

Api Semangat Polisi

Oleh : Irvan Maulana Ibrahim *) Setelah menyala inti apiJadi nyata kini;bersinar dan menyinari Kepada seorang polisi yang lelahKuberkata gugup

Pelita yang Terang – Puisi

Karya : Fina Naillul Izzah *) Engkau bagai pelita yang terangMenerangi jalan yang penuh kegelapanMenuntunku ke jalan yang benarSetia selalu

Guruku – Puisi

Karya : Siti Amelia *) GuruKaulah pelitakuEngkau yang mengajariku menulis membacaEngkaulah yang mengajariku angka 1 sampai 10Dan engkaulah yang sabar

Madrasahku – Puisi

Oleh: Silviyani Rusyadi *) Tanpamu aku tak tahu cara menghitungTanpamu aku tak bisa mengertiDan tanpamu juga aku tak bisa mengenal

Berjuang Bersama Polri Hadapi Covid 19

Karya: Ainur Rohimah *) Bagaikan benalu yang mengikis habisMereka torehkan pengorbanan yang tiada bisa tertulisDunia menjadi saksi kekejaman virus yang

Pendidikan Dalam Arus Perubahan

Oleh : Sahroni, S.Pd.I., M.Pd *) Pandemi Covid-19 telah berdampak besar pada sejumlah sektor kehidupan, bukan hanya kesehatan dan ekonomi,

Surga Untuk Pahlawan Bangsa (Puisi)

Oleh : Tri Novtia Anjelika *) Kau gagah perkasamampu menumpas para penjajahtanpa meminta imbalan jasa Kau kebanggaan bangsa..Kakimu teguh dalam membusungkan

Bendera Merah Putih

17 Agustus 45Dimana saat ituPara pahlawan bergembiraBergembira mengibarkanSang saka Di saat itu pula proklamasiDibacakan oleh pemimpinmu Engkau akan menjadiBarang kebahagiaanUntuk

17 Agustus

Hari dimana kita berbanggaMerayakan perjuangan para pahlawanMerasakan sakitnya perjuanganMembayangkan getirnya peperangan Itulah saat orang hebat berjuangItulah saat orang kuat berperangBerperang

Untukmu Ibu

Oleh : Indana Zulfa *) Ibu…kalimatnya sederhanaNamun di dalamnya terdapat miliaran cintaPenuh ketulusan yang tidak akan pernah bisa sebanding dengan

Belajar Mudah Simple Present Tense

Oleh : Muhammad Rouf, S.Pd *) Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang populer/sering digunakan di berbagai negara belahan dunia. Untuk

Kesadaran Menjaga Kebersihan

Oleh : Muhammad Rofiqi *) Kebersihan dalam islam memiliki kedudukan penting. Kitab-kitab fiqih ibadah dalam Islam diawali dengan bahasan thaharah

Ibu : Puisi Karya Diana Eka Budi Arini

Karya : Diana Eka Budi Arini *) Ibu…Sangat berat perjuanganmuSangat banyak kasih sayangmuKau mengandung selama sembilan bulanKau membesarkanku dengan penuh

Ramadhan Bulan Keseimbangan

Oleh : Danang Satrio Priyono, S.Psi *) Ramadhan dan kewajiban berpuasa serta amalan-amalan sunnah yang menyertainya tidak diragukan lagi merupakan

Produktif Menebar Akhlak Kebaikan

Oleh : Abdur Rohman, S.Pd *) Alangkah indahnya apabila antar sesama manusia saling memberi, saling berbagi, saling membantu dalam berbagai

Memaknai Perintah Puasa Perspektif Ilmu Nahwu

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴿١٨٣ Masih tentang ayat puasa. Dalam

Homeophaty Selama Ramadhan

Oleh: Abdul Rozaq, S.Sos *) Menurut konsep psikologi ada istilah homeophaty, yaitu menciptakan suatu kondisi yang kontras dengan keadaan agar

Paradigma Nahdlatul Ulama

Oleh : M. Hasyim As’ari, SH *) Eksistensi pesantren dari masa ke masa telah memberi kontribusi konkrit dalam perjalanan sejarah

Relaksasi Dzikir ala Nahdliyin

Oleh : Abdul Rozaq, S.Sos *) Setiap orang memiliki harapan yang positif baik untuk dirinya sendiri, keluarga atau orang terdekatnya.

Nahdlatul Ulama Anti-Rasialisme

Oleh: Misbahul Anwar *) Nahdlatul Ulama’ atau yang disingkat dengan NU merupakan organisasi besar yang berdiri sejak 31 januari 1926.

Merawat Amaliyah Nahdliyyin

Oleh : Moh. Badrul Munir, SH. *) Nahdlatul Ulama (NU) yang peranannya sebagai organisasi keagamaan sekaligus organisasi kemasyarakatan di usianya

Tiga Nilai Dasar NU Menurut Terminologi Al-Ghozali

Oleh: M. Bakiruddin *) وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَٰكُمۡ أُمَّةٗ وَسَطٗا لِّتَكُونُواْ شُهَدَآءَ عَلَى ٱلنَّاسِ وَيَكُونَ ٱلرَّسُولُ عَلَيۡكُمۡ شَهِيدٗا Artinya:  Dan demikian (pula)

Penentuan Usia Nahdlatul Ulama

Oleh : Fathur Rahman, S.Pd.I *) Tidak sedikit dari kalangan masyarakat bahkan nahdliyin sendiri dibingungkan dan mempertanyakan tentang Hari Lahir

Mencanangkan Resolusi

Oleh : Abdul Rozaq, S.Sos *) Suatu hari Amirul Mukminin Umar bin Khathab pernah berkumpul bersama para sahabatnya dalam sebuah

Santri Bela Negara – Harapan

Melalui sejarah Bangsa IndonesiaKita melihat begitu banyak yang berperan dalam merebut kemerdekaan Sebuah peristiwa heroik,telah terjadi di negeri ini,22 Oktober

Bagindaku – Juara 1

Wahai BagindakuKami haus akan syafa’atmuKami rindu akan hadirmuEngkau bagaikan lenteraYang senantiasa menerangi jalan gelapkuMenjelajahi dunia kehidupan ini Wahai BagindakuEngkau adalah

Nabi Tercintaku – Juara 2

Ya Rabb….Alhamdulillah engkau telah mempertemukanku dengan bulan yang penuh kebahagiaan ini,bulan yang penuh kegembiraan ini. Ya Rabb….Sungguh bahagia hati ini,bisa

Aku adalah Santri – Juara 3

Aku adalah santriAku harus giat belajarDan aku harus rajin belajarWalaupun sampai ke Negeri China Dan aku harus berjuang demi masa

Kasih Ibu Pertiwi Sepanjang Masa

Oleh : Abdur Rozaq, S.Sos *) Bagi seorang suami, sejatinya perempuan diciptakan dari rusuk pria – perempuan adalah penopang lurus

Materi Ngaji Literasi

Esai merupakan karangan atau bentuk tulisan lebih dari satu paragraf. Esai menyampaikan kejadian yang terjadi di masyarakat atau lingkungan, berupa

Al-Qur’an dan HAM

Oleh : Sahroni, S.Pd.I., M.Pd *) Tanggal 10 Desember adalah hari diperingatinya Hari Hak Asasi Manusia (HAM)  sebagai pengingat atas

Bahaya Laten Korupsi

Oleh : Sahroni, S.Pd.I., M.Pd *) Korupsi merupakan bahaya laten yang telah banyak merusak tatanan kehidupan bangsa. Telah banyak tindak

Metode Perubahan Diri – Epilog

Oleh : Danang Satrio Priyono, S.Psi *) Anda sudah merancang, mencoba segala sesuatunya, dan telah memutuskan mana yang akan diteruskan

Mengenal Level Status Gunung Berapi

Oleh : Amang Philips Dayeng Pasewang, S.Sos *) Indonesia yang dikenal sebagai zamrud khatulistiwa merujuk pada daratan hijau ditumbuhi aneka

Pena Sejarah Pendidik Negeri

(Memperingati Hari Guru Nasional 2020) Oleh : Danang Satrio Priyono *) “Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru, Namamu akan selalu

Mendeskripsikan Virus Secara Singkat

Oleh : Zainal, M.Pd *) Kurang lebih delapan bulan setelah ditetapkannya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai ancaman di Indonesia.

Surabaya 1945 Melegenda

Oleh: Danang Satrio Priyono, S.Psi *) Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah yang terjadi pada tanggal 10 November 1945 di kota Surabaya

Sejarah Tajwid dalam Al-Qur’an

Oleh : Abdur Rohman, S.Pd. *) Al-Qur’an merupakan kalamullah yang Allah wahyukan kepada Nabi Muhammad Saw. melalui malaikat Jibril. Di

Metode Perubahan Diri – Prolog

Oleh: Danang Satrio Priyono, S.Psi *) Sudah menjadi kewajaran bahwa eksistensi dunia adalah adanya sifat dinamis, namun cepat atau lambatnya

Education in Pandemic Era

Oleh : Muhammad Rouf, S.Pd *) The covid 19 has affected all of our aspect of life especially in educational

Mengenal Karya Tulis dan Atributnya

Oleh : Mochammad Fathur Rosi, S.H.*) Website MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto setiap hari update sebuah berita maupun penulisan dari para

Membudayakan Kebiasaan Baru

Oleh : Amang Philip Dayeng Pasewang, S.Sos “Kebiasaan Baru atau Tatanan Baru” yang digaungkan pemerintah pusat sebulan terakhir ini menyiratkan

Pelita di Tengah Kegelapan

Oleh : Muhammad Faisol Ali *) Sejak eksistensinya di belahan bumi manusia, santri tidak terlepas dari gaya hidupnya yang serba sederhana. Tidak

Majas Dalam Gerakan Literasi

Oleh : Soleh, S.Pd (Guru Bahasa Indonesia MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul) MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid sedang menggagas

Pamer Yang Dilarang

Islam adalah agama yang paling sempurna dan paling lengkap. Betapa tidak, Islam telah menjelaskan segala sisi dan setiap sudut permasalahan