logo_mts192
0%
Loading ...
Festival Karya dan Memasuki Hari Keempat,  Lomba Paduan Suara Riuhkan Aula
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Ikuti Sosialisasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026
0
Hari Ketiga Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Bakid: Siswa Presentasikan Karya Seni Mading
0
Hari Kedua Festival Karya dan Seni Diisi Lomba Pidato Kemerdekaan
0
Lima Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lumajang Ikuti Mini Drama Competition 2026, Angkat Legenda Minak Koncar
0
Hari Pertama Festival Karya dan Seni Diwarnai Lomba Puisi Kemerdekaan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Gelar Festival Karya dan Seni Meriahkan HUT RI ke-81
0
FGD Agustus 2026 : Evaluasi KBM dan Matangkan Persiapan Akreditasi
0
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur : Refleksi di Usia 81 Tahun Kemerdekaan
0
Menjadi Pahlawan di Era Modern: Tugas Mulia Seorang Santri
0
Petani: Pejuang Bangsa yang Terlupakan
0
Hari Pramuka 2026: Memantapkan Langkah, Menjaga Pangan, Menuju Indonesia Emas 2045
0

Category: Puisi

Arunika

Karya: Nur Thalita Safa *) Teruntuk Arunika yang menyinari cakrawalaTerima kasih telah menerangi bagaskaraMemberi kehangatan pada bantalaJuga, ketenangan kepada sebuah

Who?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Dia!Orang yang sama, namunDengan penampilan yang berbedaLebih sederhana tapi aku menyukainya Dia!Pendiam,tapi dalam diamnya ada

That Love Isn’t Real

Karya : Iecha Nayla Maulidyans *) Jika kau bertanya tentang mimpiApa yang aku impikanAku akan menjawab bermimpi memilikimuMimpi yang hanya

Merindukan Titik Temu

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Saat ini aku terbelenggu oleh rindu,Dan tenggelam oleh rasa kecewa yang tak menentuEntah

Sang Ibu

Karya: Danisa Fatma *) Ibu……Engkau bagaikan pahlawan bagikuSembilan bulan engkau mengandungku Ibu….Engkau yang merawatku dari kecil hingga besarEngakau rela mengorbankan

Terimakasih Ayah

Karya : Serly Adilia Agustin *) Terima kasih ayah …..Kau rela berkorban demi anakmu iniKau rela banting tulang tanpa ada

Kiaiku

Karya : Nur Zahrotus Soleha *) Wahai Kiaiku…Terimakasih atas kesabaranmuTerimakasih atas perjuanganmuTerimakasih atas jasa-jasamu Maafkan kami wahai KiaikuMaafkan kami atas

Aku Tak Pantas

Karya : Shelly Holiana S *) Pendosa ini tak pantasAku merasa raga ini tak pantasYa,tak pantas tuk menyebut raga ini

Tangisan Ibu Dalam Sujud

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di saat gelap menyelimuti malamDi saat relung hati yang kosongDi situlah jiwa mulai merasa

Terbelenggu Oleh Waktu

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di ujung malam yang sepiKu terpaku merenungiSiang malam tanpa hentiJadi belenggu di dalam hidupku