
Semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di lingkungan MTs Miftahul Ulum 2 masih terus berlanjut. Pada hari keempat pelaksanaan Festival
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid mengikuti Sosialisasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama
Hari Ketiga Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Bakid: Siswa Presentasikan Karya Seni Mading
Rangkaian Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Bakid dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 memasuki hari
Rangkaian Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Bakid dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 berlanjut pada
Lima siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lumajang turut ambil bagian dalam ajang Mini Drama Competition 2026 yang diselenggarakan oleh MGMP
Rangkaian Festival Karya dan Seni Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bakid dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 resmi
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa meriah di lingkungan MTs Miftahul Ulum 2 Bakid. Madrasah
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid kembali menguatkan komitmen peningkatan mutu madrasah melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada
Oleh : Dr. Zainuddin, M.Pd *) Setiap bulan Agustus, warna merah putih kembali memenuhi jalan-jalan. Bendera berkibar di depan rumah,
Karya: Novy Amalia Hasanah *) Siapa di antara kita yang tidak kenal dengan Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, atau Ki
Oleh : Husen, S.Pd.I *) Ketika kita berbicara tentang pejuang bangsa, pikiran kita mungkin langsung tertuju kepada mereka yang mengangkat
Oleh: Abelliatus Zahra *) Setiap tanggal 14 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Pramuka. Tahun 2026 ini, Hari Pramuka mengangkat tema


Who?

That Love Isn’t Real

Merindukan Titik Temu

Sang Ibu

Terimakasih Ayah

Kiaiku

Aku Tak Pantas

Tangisan Ibu Dalam Sujud

Terbelenggu Oleh Waktu
Category: Puisi

Arunika
Karya: Nur Thalita Safa *) Teruntuk Arunika yang menyinari cakrawalaTerima kasih telah menerangi bagaskaraMemberi kehangatan pada bantalaJuga, ketenangan kepada sebuah

Who?
Karya: Fina Nailul Ihza *) Dia!Orang yang sama, namunDengan penampilan yang berbedaLebih sederhana tapi aku menyukainya Dia!Pendiam,tapi dalam diamnya ada

That Love Isn’t Real
Karya : Iecha Nayla Maulidyans *) Jika kau bertanya tentang mimpiApa yang aku impikanAku akan menjawab bermimpi memilikimuMimpi yang hanya

Merindukan Titik Temu
Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Saat ini aku terbelenggu oleh rindu,Dan tenggelam oleh rasa kecewa yang tak menentuEntah

Sang Ibu
Karya: Danisa Fatma *) Ibu……Engkau bagaikan pahlawan bagikuSembilan bulan engkau mengandungku Ibu….Engkau yang merawatku dari kecil hingga besarEngakau rela mengorbankan

Terimakasih Ayah
Karya : Serly Adilia Agustin *) Terima kasih ayah …..Kau rela berkorban demi anakmu iniKau rela banting tulang tanpa ada

Kiaiku
Karya : Nur Zahrotus Soleha *) Wahai Kiaiku…Terimakasih atas kesabaranmuTerimakasih atas perjuanganmuTerimakasih atas jasa-jasamu Maafkan kami wahai KiaikuMaafkan kami atas

Aku Tak Pantas
Karya : Shelly Holiana S *) Pendosa ini tak pantasAku merasa raga ini tak pantasYa,tak pantas tuk menyebut raga ini

Tangisan Ibu Dalam Sujud
Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di saat gelap menyelimuti malamDi saat relung hati yang kosongDi situlah jiwa mulai merasa

Terbelenggu Oleh Waktu
Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di ujung malam yang sepiKu terpaku merenungiSiang malam tanpa hentiJadi belenggu di dalam hidupku
