logo_mts192
0%
Loading ...
Ketika Al-Qur’an Mengajarkan Cara Memperingati Kemerdekaan
0
Merdeka dari apa?
0
Ekstrakurikuler Seni Religi MTs Miftahul Ulum 2 Intensif Latihan Olah Vokal Shalawat
0
Lima Hari yang Mengubah Cara Pandang
0
Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Bimtek Penulisan Resensi Bersama Duta Baca Indonesia
0
Diklat Teknis Substantif Kepala Madrasah Kabupaten Lumajang 2026 Resmi Ditutup
0
Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lolos Seleksi Lomba Resensi Buku Tingkat Kabupaten Lumajang
0
Hari Keempat Diklat Kepala Madrasah: Perkuat Ekosistem Belajar untuk Tingkatkan Mutu Madrasah
0
Hari Keempat Diklat Kepala Madrasah: Praktik Baik Pengelolaan Madrasah Jadi Inspirasi Peningkatan Mutu
0
Sesi Ketiga : Madrasah Unggul Berawal dari SDM Unggul
0
Kepala BDK Surabaya Ajak Madrasah Bangun Re-Branding Berbasis Mutu dan Kepercayaan Publik
0
Hari Ketiga Diklat Kepala Madrasah: Literasi Digital Jadi Kunci Transformasi Pendidikan Madrasah
0

Category: Literasi

Perpisahan

Karya : Adifa Dian Isnaeni Karisma Yanti *) Selama perpisahan ini terjadiHatiku tergores kesedihan,hatiku merasakan luka yang sangat dalamKetika terucap

Hujan

Karya: Lailatun Nafilah *) Rintikan air hujan membasahiHingga ke ulung hatiKarena aku yang bertemaSepi, bersama secangkir kopi Hujan……Izinkan sekali lagi

Tak Redup Semangat

Karya: Fitroh Nuraini *) Terpuruk dalam kenestapaanMenjadikan masalah sebagai pelajaranBersemangat dan tak pernah redupJati dirinya yang sering di rendahkan Namun……Kesabaran

Tanah Air Indonesia

Karya : Fitroh Nuraini *) Berkibarlah sang pusakaBuktikan kejayaan negaraKeelokan tanah air Indonesia Berjajar pulau di nusantara berbeda bahasa, suku

Rumit

Karya : Syarifatul Khoiriyah *) Haruskah serumit inibanyak kejanggalan hatiyang tak bisa ku pungkiriBanyak beban yang tengah ku hadapiHaruskah saat

Angin

Karya : Lailatun Nafilah *) Helaian rambutku bertebaranMenyisakan ketenanganMenepi, menyisakan dedaunanYang sekali bertebaran Di sini ku seorang diriDengan tinta hitam

Seorang Guru

Karya : Adifah Dian Isnaeni Karisma Yanti *) Kau tembus dinginnya pagi dan pekatnya malamKau berkorban demi anak didik yang

Hijab Pertamaku

Karya: Lailiatun Nafilah *) Raquell mulai membuka kedua matanya perlahan, karena sinar matahari yang menembus indra penglihatannya,melalui sela-sela jendela. Setelah