logo_mts192
0%
Loading ...
Lara, Karya Abelliatus Zahra
0
Buku Ke-17, Guru MTs Miftahul Ulum 2 Terbitkan Buku tentang Moderasi Beragama Sejak Dini
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bawa 12 Trophy Kejuaraan PORSENI  KKMTs Wilker 2 Tahun 2026
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Terpilih sebagai GTK Berprestasi Lumajang 2026, Wakili Kabupaten ke Tingkat Jawa Timur
0
Sudah Berbeda
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Pemantapan Komunikasi Efektif Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
0
Pemuda untuk Indonesia: Dari Ikrar 1928 Menuju Indonesia Emas 2045
0
Perkuat Perlindungan Siswa, MTs Miftahul Ulum 2 Teken Kerja Sama dengan Polres Lumajang
0
Santri: Pentingnya Mengenang Jasa Para Ulama dan Guru
0
Jalan
0
Perkuat Budaya Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Jalin Kerja Sama dengan Penerbit Aruspedia Creative
0
Wujudkan Kepedulian, MTs Miftahul Ulum 2 Takziyah ke Rumah Duka Siswa di Candipuro
0
Tidak ada postingan lainnya.

Literasi

Perjuangan Seorang Ayah

Karya : Riski Amelia *) Ayah….Kau selalu membantingkan tulang pada kuKau selalu menafkahi ku Ayah….Terima kasih atas semua jasamuYang telah

Cepat Pulang ya bu?

Karya : Vira Virnanda Ayu L *) Ibu kapan pulangApakah ibu tak rindu pada anak mu ini ?Bu sampai kapan

Pretty Always Win?

Karya : Siti Khatijah Syarifah Wulan *) Jika fisik menjadi patokan untuk segalanyaLantas untuk apa hati tercipta?Belakangan ini dunia mulai

Cuma Mimpi

Karya: Sely Holiana S. *) Kini, matahari muncul secara perlahan menggantikan bintang dan rembulan, langit yang gelap pun telah digantikan

Missing More

Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Biarkanlah aku mengabadikan kisahmuDalam sajak yang kutulis atas nama rinduJasadmu boleh saja bersemayam tenang

Kerikil di Atas Tanah

Karya: Sely Holiana S.*) Mata ini tak ingin melihat,Tak ingin melihat tatapan kecewanyaTak ingin melihat ke putus asaan nyaKarena hati

Terserah, Aku Menyerah

Karya : Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Titik terhebat ingin menyerah itu ketika kau benar benar sendiriTak ada sandaran, sang

Arunika

Karya: Nur Thalita Safa *) Teruntuk Arunika yang menyinari cakrawalaTerima kasih telah menerangi bagaskaraMemberi kehangatan pada bantalaJuga, ketenangan kepada sebuah

Who?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Dia!Orang yang sama, namunDengan penampilan yang berbedaLebih sederhana tapi aku menyukainya Dia!Pendiam,tapi dalam diamnya ada

Merindukan Titik Temu

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Saat ini aku terbelenggu oleh rindu,Dan tenggelam oleh rasa kecewa yang tak menentuEntah