logo_mts192
0%
Loading ...
Hari Kedua Festival Karya dan Seni Diisi Lomba Pidato Kemerdekaan
0
Lima Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lumajang Ikuti Mini Drama Competition 2026, Angkat Legenda Minak Koncar
0
Hari Pertama Festival Karya dan Seni Diwarnai Lomba Puisi Kemerdekaan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Gelar Festival Karya dan Seni Meriahkan HUT RI ke-81
0
FGD Agustus 2026 : Evaluasi KBM dan Matangkan Persiapan Akreditasi
0
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur : Refleksi di Usia 81 Tahun Kemerdekaan
0
Menjadi Pahlawan di Era Modern: Tugas Mulia Seorang Santri
0
Petani: Pejuang Bangsa yang Terlupakan
0
Hari Pramuka 2026: Memantapkan Langkah, Menjaga Pangan, Menuju Indonesia Emas 2045
0
Ketika Al-Qur’an Mengajarkan Cara Memperingati Kemerdekaan
0
Merdeka dari apa?
0
Ekstrakurikuler Seni Religi MTs Miftahul Ulum 2 Intensif Latihan Olah Vokal Shalawat
0

Category: Karya Siswa

Keluh Kesah

Karya : Fitroh Nuraini *) Bibirku terbungkamBerucap lisan tak dapat melontarkanDi sebuah tempat yang bertuanKu bersungguh sungguh menuntut ilmuDemi meraih

Bulan Yang Dirindukan

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Bulan yang di rindukan sebentar lagi akan segera tibaJedag jedug di tengah malam sebentar

Tak Biasa

Karya : Shelly Holiana S *) Ketika bahasa tak lagi biasaBahasa mulai berbisaBisa yang mengikuti masaMasa yang akan datang setiap

Ya Ilahi

Karya : Kirani Rahmawati *) Mimpi dulu yang pernah ku renungiBersama impian yang diidam-idamkanPergi bersama ke Tanah SuciTuk tunaikan panggilan

Keberkahan di Tanah Bakid

Karya : Siril Lailatun Nazila*) Wahai kau yang selalu ku rinduWahai kau sang pesantrenkuNamamu kan ku kenang selaluDi dalam sanubariku

Berharap Kepada Sesama Makhluk

Karya : Shelly Holiana S *) Aku dibuat terbang olehnya.Namun dijatuhkan pula olehnya.Kata kata penyemangat dilontarkan dari mulut berbisanya.Dan membuat

Mewarisi Keris Leluhur

Karya: Sely Holiana S.*) Kini,Negara RI tidak bisa disebut negaraSumua telah diperdayaRakyat jelata pun tidak berdayaAku tidak bisa apa-apaTapi aku

Teruntuk Ayah

Karya : Fitroh Nuraini dan Syarifatul Khoiriyah *) Teruntuk Ayah…. Tetaplah menjadi ayah yang tegar, menjadi yang terbaik untuk keluarga,Sabar

Big Dream

Karya: Laila Andini Susanti *) Dinda Oktavia, gadis pintar berambut panjang yang rela masuk pesantren demi memenuhi permintaan kedua orang