logo_mts192
0%
Loading ...
Maju Bersama, Berprestasi Nyata: Dari Literasi Menuju Prestasi
0
Kado Harlah Ke-7, Siswi MTs Miftahul Ulum 2 Berhasil Terbitkan Buku Ke-14
0
Peringati Harlah Ke-7, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Tasyakuran dan Istighatsah
0
Maju Bersama Berprestasi Nyata: Refleksi Harlah ke-7 MTs Miftahul Ulum 2 Bakid
0
Konstruksi Makna Pengorbanan dan Kesalehan Sosial pada Masyarakat Sub-Urban Saat Hari Raya Kurban
0
Merobohkan “Ego Binatang” dalam Diri: Esensi Hakiki di Balik Filosofi Kurban
0
Makna dan Hikmah Puasa Arafah
0
Makna Puasa dalam Pandangan Sufi: Refleksi Puasa Tarwiyah dan Arafah
0
MTs Miftahul Ulum 2 Rilis Logo Harlah Ke-7 : Maju Bersama, Berprestasi Nyata
0
Alumni MTs Miftahul Ulum 2 Sukses Menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD
0
Malaikatku
0
Rapat Pleno Sidang Kelulusan Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026
0

Category: Karya Siswa

Nasehat Pria Paruh Baya Itu

Karya: Sely Holiana S.*)      Kini, adzan telah berkumandang dan menandakan jika sudah memasuki waktu isya’. Umat muslim berbondong-bondong menuju

Sunyi

Karya: Layyinatul Maghfiroh*) Matahari sudah berganti rembulanTapi aku masih setia menyendiriDi kamar yang sangat sunyiDan hanya ditemani oleh lilin yang

Runtuh

Karya: Nur Thalita Safa*) Terkadang senyum manis ini hanya melambangkan kekecewaanBanyak arti mendalam yang tak bisa ku jelaskanTersirat makna yang

Yang Tertinggal

Karya : Nur Thalita Safa*) Senandung pagi mengalun riaMengundang senyum yang tak usai dibuatnyaMentari pun turut ikut sertaMenebar kehangatan kepada

Wajah Itu

Karya: Sely Holiana S *) Wajah itu…Sungguh terbayang dalam benak karena amat terlalu rinduWajah nan mulai menua dimakan oleh waktuTerlalu

Ibu

Karya : Siti Khotijad Syarifah Wulan*) Bagai cahaya yang datangKetika gelap mulai menyerangMenyambut hangatDengan dekapan yang amat eratMulai menimang senduMengalun

Fokus

Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Ku mantapkan langkah maju ke depanTak peduli tatapan tajam sekitarApalagi tentang apa yang mereka

Why?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Terdiam karna malas menanggapiMulut kelu untuk sekedar berucap “iya”Deru jantung berdegup kencang seakan ada tekananMulut

Sesal

Karya: Zahra Maulia *) Menyesal?Mungkinkah sesal akan jadi sialPenyesalan hanya akan terus menyandalSungguh tak semua bisa dipijarMenyesallah untuk kata kata