logo_mts192
0%
Loading ...
Maju Bersama, Berprestasi Nyata: Dari Literasi Menuju Prestasi
0
Kado Harlah Ke-7, Siswi MTs Miftahul Ulum 2 Berhasil Terbitkan Buku Ke-14
0
Peringati Harlah Ke-7, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Tasyakuran dan Istighatsah
0
Maju Bersama Berprestasi Nyata: Refleksi Harlah ke-7 MTs Miftahul Ulum 2 Bakid
0
Konstruksi Makna Pengorbanan dan Kesalehan Sosial pada Masyarakat Sub-Urban Saat Hari Raya Kurban
0
Merobohkan “Ego Binatang” dalam Diri: Esensi Hakiki di Balik Filosofi Kurban
0
Makna dan Hikmah Puasa Arafah
0
Makna Puasa dalam Pandangan Sufi: Refleksi Puasa Tarwiyah dan Arafah
0
MTs Miftahul Ulum 2 Rilis Logo Harlah Ke-7 : Maju Bersama, Berprestasi Nyata
0
Alumni MTs Miftahul Ulum 2 Sukses Menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD
0
Malaikatku
0
Rapat Pleno Sidang Kelulusan Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026
0

Category: Karya Siswa

Terlalu Larut

Karya: Sely Hoiana S.*) Laksana angin tanpa tujuanMengurung jiwa dalam relung kehampaanMenatap langit malam nan begitu gelap bagai kehidupanItu mengekspresikan

Ojek Payung

Karya; Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Jum’at sore tanah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang basah karena hujan

Cerita Subuh

Karya: Siti Khodijah Syarifah Wulan)* Kau takkan tahu banyaknya malam yang ku jenuhiKarena bintang selalu bersembunyi Kau takkan tahu banyaknya

Entah lah

Karya: Zahra Maulia*) Entah, sampai kapan singgah ini menjadi sungguhEntah, apa lagi yang akan disuguhSungguh, mereka hanya tertawa!Tanpa sadar mereka

Kenangan dalam Genangan

Karya : Nur Thalita Safa *) Entah mengapa kali ini rasanya berbedaKali tangisnya seolah membawa duka langitseakan memberitahu tentang sebuah

Rahasia Ruang 991

Karya: Rahmadaini Firjatullah *)  Pada malam hari, sosok pemuda yang baru tiba di kota Jakarta itu sedang mencari sebuah hotel

Misteri Bola Pingpong

Karya: Niswatul Laili *) Di kala tahun 1992, ada anak bernama Vano yang tidak mempunyai ibu, ia sangat pintar sehingga

Ibu

Karya: Weggy Chelsa Olivia *) Ibu…Trimakasih sudah menjadi perempuan terhebatYang pernah aku kenalSungguh terasa hangatnya genggamanmuDan mendengar langsung nasehatmuMungkin…Aku salah

Ungkapan Rindu

Karya : Nur Thalita Safa *) Kali ini, semarak hidup seakan redupDipenuhi suasa sendu yang tak tertahan karena rinduLangit pun

Ayah

Karya: Aniswaatul *) Ayah……Kau pahlawankuKau yang selalu ada untukku Ayah……Maafkan akuMaafkan aku jika terlalu membebanimuMaafkan aku jika selalu merepotkanmu Ayah…….Terima