logo_mts192
0%
Loading ...
Civitas MTs Miftahul Ulum 2 Ikut Berbagi dalam Santunan 10 Muharram 1448 H
0
Menjemput Kemabruran: Perjalanan Haji yang Mengubah Jiwa
0
Belajar Kurikulum Cinta dari Keluarga Nabi Ibrahim dalam Pendidikan Karakter
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Pertemuan Rutin KKMTs di MTs Nahdlotut Tholibin
0
Teologi Cinta menuju Aktualisasi Karakter: Relevansi Pengorbanan Iduladha terhadap Kurikulum Berbasis Cinta di Indonesia
0
Puasa Asyura: Ibadah Sunnah yang Sarat Sejarah dan Keutamaan
0
Operator dan Kabag TU MTs. Miftahul Ulum 2 Hadiri Sosialisasi Juknis Penerbitan Ijazah Tahun Pelajaran 2025/2026
0
Hijrah di Era Digital
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Rapat Kenaikan Kelas Tahun Pelajaran 2025/2026
0
Membangun Ekosistem Pendidikan Rumah: Belajar Ketabahan dan Komunikasi Edukatif dari Keluarga Khalilullah
0
MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Rapat Triwulan KKMTs Kab. Lumajang di Senduro
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Sukses Jalani Ujian Disertasi Tertutup Program Doktor di UINSA Surabaya
0

Category: Puisi

Rain in The Dark

Karya : Karya : Serly Adilia Agustin *) Semuanya berbeda,Bisakah aku katakan bahwa aku sedang tidak baik-baik saja?Bisakah aku menangis?Berteriak

Runtuh

Karya : Siti Khotijah Syarifah Wulan *)                                           Semuanya berbeda, Bisakah aku katakan bahwa aku sedang tidak baik-baik saja? Bisakah

Jasamu Abadi

Karya : Viera Vaizatul Maulidia *) Begitu cepat waktu berjalanMenyisakan deretan-deretan kenanganYang selalu ingin ku ulangWalaupun dalam ingatan Entah huruf-huruf

Kembali

Karya : Sely Holiana S.*) Lara itu muncul kembaliMerusak mood sang pemilik hati Lara itu muncul kembaliDitemani sebilah pisau tak

Yang Tersembunyi

Karya : Sely Holiana. S *) Ku kiraKau pengganggu di hidupkuTapi ternyata itu yang ku rindu Ku kiraKau perusak suasana

Lara

Karya : Sely Holiana. S. *) Hati ini sakitJika sudah mengingat kejadian yangMenggores hati Hati ini sakitJika sudah mengingat suara

Lalai

Karya: Sely Holiana S *) Ketika mentari mulai menyinariBanyak pasang mata mulaiTerbuka kerena sinar matahariyang masuk dari celah jendela rumah

Terimakasih Ayah

Karya : Serly Adilia Agustin *) Terima kasih ayah …..Kau rela berkorban demi anakmu iniKau rela banting tulang tanpa ada

Bunda….Maafkan Anakmu

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Bunda . . .Maafkan anakmuMaafkan kami yang selalu membuatmu kecewaKarena tingkah laku ku yang

Rindu Abi – Puisi

Karya : Wilda Nabila Tunnor *) Abi . . .Di mana engkau berada sekarangApakah engkau tidak merindukan sosok putrimu iniYang