logo_mts192
0%
Loading ...
Jalan
0
Perkuat Budaya Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Jalin Kerja Sama dengan Penerbit Aruspedia Creative
0
Wujudkan Kepedulian, MTs Miftahul Ulum 2 Takziyah ke Rumah Duka Siswa di Candipuro
0
Hari Santri 2026 : Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
0
Tanamkan Nasionalisme dan Semangat Perjuangan, MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Apel Hari Santri 2026
0
Kelas Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Manfaatkan Laboratorium TIK untuk Kembangkan Kreativitas Siswa
0
Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Angkat Tradisi Pesantren dalam Lomba Video Edukasi Bulan Bahasa 2026
0
Angkat Kisah Asal Muasal Jatiroto, Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Lomba Bahasa Tingkat Kabupaten
0
Saring Potensi dan Tumbuhkan Kompetensi, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Seleksi Masuk Kelas Unggulan Berbasis Komputer
0
Tingkatkan Kualitas Evaluasi, Guru Bahasa Arab MTs Miftahul Ulum 2 Gabung Penyusunan Bank Soal di MGMP Wilker 2
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Pengurus Yayasan dan Pesantren
0
Jumat, Saatnya Memperbanyak Shalawat
0
Tidak ada postingan lainnya.

Puisi

Terbelenggu Oleh Waktu

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di ujung malam yang sepiKu terpaku merenungiSiang malam tanpa hentiJadi belenggu di dalam hidupku

Keluh Kesah

Karya : Fitroh Nuraini *) Bibirku terbungkamBerucap lisan tak dapat melontarkanDi sebuah tempat yang bertuanKu bersungguh sungguh menuntut ilmuDemi meraih

Bulan Yang Dirindukan

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Bulan yang di rindukan sebentar lagi akan segera tibaJedag jedug di tengah malam sebentar

Tak Biasa

Karya : Shelly Holiana S *) Ketika bahasa tak lagi biasaBahasa mulai berbisaBisa yang mengikuti masaMasa yang akan datang setiap

Ya Ilahi

Karya : Kirani Rahmawati *) Mimpi dulu yang pernah ku renungiBersama impian yang diidam-idamkanPergi bersama ke Tanah SuciTuk tunaikan panggilan

Keberkahan di Tanah Bakid

Karya : Siril Lailatun Nazila*) Wahai kau yang selalu ku rinduWahai kau sang pesantrenkuNamamu kan ku kenang selaluDi dalam sanubariku

Berharap Kepada Sesama Makhluk

Karya : Shelly Holiana S *) Aku dibuat terbang olehnya.Namun dijatuhkan pula olehnya.Kata kata penyemangat dilontarkan dari mulut berbisanya.Dan membuat

Mewarisi Keris Leluhur

Karya: Sely Holiana S.*) Kini,Negara RI tidak bisa disebut negaraSumua telah diperdayaRakyat jelata pun tidak berdayaAku tidak bisa apa-apaTapi aku

Teruntuk Ayah

Karya : Fitroh Nuraini dan Syarifatul Khoiriyah *) Teruntuk Ayah…. Tetaplah menjadi ayah yang tegar, menjadi yang terbaik untuk keluarga,Sabar

Lagi dan Lagi

Karya: Selly Holiana S *) Lagi dan lagiMengapa harus lagiLagi-lagi seperti itu, lagi Lagi dan lagiSelalu terulang, lagiLagi-lagi harus begitu,