
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul tetap menunjukkan komitmennya dalam mengikuti forum koordinasi madrasah dengan menghadiri kegiatan pertemuan Kelompok Kerja
Kabar membanggakan kembali datang dari salah satu guru MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul. Setelah salah satu guru mendapatkan bantuan
Empat guru MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Tsanawiyah
Oleh : Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd. Hari Kartini selalu menjadi momentum refleksi atas perjuangan perempuan untuk menggapai martabat, hak, dan
Kasie. Pendidikan Madrasah (Pendma) Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Dr. Edi Nanang Sofyan Hadi, M.Pd, menyampaikan materi tentang Kepemimpinan Kepala Madrasah
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I, menghadiri kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Manajerial dan Kewirausahaan Kepala Madrasah Se
Oleh: Muhammad Said Fadhori, S.Pd.I *) Semua orang tua pasti berharap anaknya dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang cerdas,
Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh tenaga pendidik MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul. Salah satu guru Bahasa Arab, Achmad Hafidz
Karya: Mufridho *) Hai… ini aku—iya, aku,yang selalu ingin mewarnai jiwamu,meski kutahuaku takkan pernah mampu. Aku menunggumudi setiap ujung waktu,aku
Oleh: Husen, S.Pd.I *) Kesuksesan seorang santri tidak lahir dari kebetulan. Ia dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan dengan penuh
Dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah pasca Hari Raya Idulfitri, Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan Halal Bihalal
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari kedua Gelombang 3 di MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul di hari kedua berlangsung


Doa Ibu

Esai yang Tak Usai

Guru

Mendesak

Harapan

Kebersamaan Kita

Ayah dan Ibu

Pergi, Kemana?

Dia Cakap
Category: Puisi

My Character Wibu
Karya : Almisa*) Satu putaran waktuSeribu kenangan di masa laluAbout me?Aku tak ingin menjadi TanjirouYang hanya Bahagia sesaatLalu kebahagiaannya hilang

Doa Ibu
Karya : Muhammad Dafa Sodikin*) Sendu di kelopak matanyaMenghitam di kantung matanyaUcapan lirih dari mulutnyaTangan menengadahUjung mukena basah oleh air

Esai yang Tak Usai
Karya : Nur Thalita Safa*) Hidup ini sedang tidak baik-baik sajaJangan pernah tanya mengapaNamun siapa yang mau bertanya??Tegur sapa saja

Guru
Oleh : Ubaidillah Hasby*) Kami datang untuk tahuEngkau memberi kami ilmuKami datang dengan anganEngkau memberi kami masa depan Segala yang

Mendesak
Karya : Nur Thalita Safa*) Luka-luka yang ku jadikan frasaTakan pudar seiring berjalannya masaMenyimpan kenangan dalam setiap perjalannya Biarlah ia

Harapan
Karya : Putri Evita Muhajir*) Hati akan tersakitiKarma kita sediriSudah tahu dia hanya pemberi harapanMasih saja dipertahankan Kalau sudah terluka

Kebersamaan Kita
Karya: Ahmad Aldian Syaputra*) Dimulai dari kebersamaanYang harus kita jalankanWalaupun banyak cobaanYang harus kita lewatkan Di saat aku sendiriEngkaulah yang

Ayah dan Ibu
Karya : Zahrotul Azizah*) Ibu…Kau adalah wanit yang kuatKau rela berkorban demi anak muMeski harus bangun karna mendengar tangisan kuWahai

Pergi, Kemana?
Karya: Rifatul Aulia Riskia *) Dikala itu aku terpojokkanMenanayakan kenyataanMenelan semua kepahitanMerasakan arti kehidupanMasih menjadi tanda tanyaApa yang telah terjadi

Dia Cakap
Karya : Sely Holiana Santi*) Duduk termenungSembari mencerna nasehat penuh akan hasratNasehat tentang menghadapi kehidupan Dia cakap,Kamu harus menguasai bahasa
