logo_mts192
0%
Loading ...
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar MATAMUDA TP. 2026/2027
0
Rapat Kerja MTs Miftahul Ulum 2 Matangkan Program Tahun Pelajaran 2026/2027
0
Logo MATAMUDA 2026, Usung Tema : Cerdas Literasi, Luhur Budi Pekerti
0
KMA Nomor 736 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemenuhan Beban Guru Madrasah yang Bersertifikat Pendidik
0
MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Verifikasi LPJ BOS Madrasah Tahun 2026 di Kemenag Lumajang
0
MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Review Kurikulum Dokumen 1 Bersama Pengawas Bina
0
Template Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) Tahun Pelajaran 2026/2027 Siap Diunduh
0
Pimpinan MTs Miftahul Ulum 2 Ziarah Haji ke Pengawas Bina
0
Inilah Karya Ilmiah dan Publikasi Bereputasi Nasional dan Internasional Dr. Zainuddin, M.Pd.
0
Merawat Bumi: Refleksi Hari Bebas Kantong Plastik Internasional
0
Juknis MATAMUDA Tahun Pelajaran: 2026/2027
0
Kemenag Perkenalkan Istilah Baru MATAMUDA, Gantikan MATSAMA
0

Category: Puisi

Ayah Ibu

Kenangan Bersama Orang Tua

Karya : Vito Fabian Kristianto*) Di saat aku sendirianEngkaulah yang membawakanSesuatu yang aku inginkanDi saat aku gelisahEngkau lah yang melangkahTerlebih

Rakyat Jelata

Rakyat Jelata

Karya : M.Fahri Nur Fadoli *) Hanya jelata…Bagaimana merajut asa?Sedang mereka sibuk dengan dunianyaMereka pikir baik-baik saja? Perfect,Sama sekali tak

Perbedaan

Beda

Karya : Fina Nailul ihza*) Beda! Aku berbeda.Memang! tapi mengapa?Mengapa harus dibeda-bedakan?Kenapa harus berprilaku berbeda?They say “yang beda itu spesial”

Udata Sejuk

Atma yang Sejuk

Karya : Ieca Nayla Maulidyans *) Bukankah dia Atma?Yang membuat sejuk rasa cinta?Jika ia membaraIa akan membuat dunia serasa milik

My Character Wibu

Karya : Almisa*) Satu putaran waktuSeribu kenangan di masa laluAbout me?Aku tak ingin menjadi TanjirouYang hanya Bahagia sesaatLalu kebahagiaannya hilang

Tangisan Doa Ibu

Doa Ibu

Karya : Muhammad Dafa Sodikin*) Sendu di kelopak matanyaMenghitam di kantung matanyaUcapan lirih dari mulutnyaTangan menengadahUjung mukena basah oleh air

Esai Santri

Esai yang Tak Usai

Karya : Nur Thalita Safa*) Hidup ini sedang tidak baik-baik sajaJangan pernah tanya mengapaNamun siapa yang mau bertanya??Tegur sapa saja

Guruku

Guru

Oleh : Ubaidillah Hasby*) Kami datang untuk tahuEngkau memberi kami ilmuKami datang dengan anganEngkau memberi kami masa depan Segala yang

Darurat

Mendesak

Karya : Nur Thalita Safa*) Luka-luka yang ku jadikan frasaTakan pudar seiring berjalannya masaMenyimpan kenangan dalam setiap perjalannya Biarlah ia

Doa dan Harapan

Harapan

Karya : Putri Evita Muhajir*) Hati akan tersakitiKarma kita sediriSudah tahu dia hanya pemberi harapanMasih saja dipertahankan Kalau sudah terluka