logo_mts192
0%
Loading ...
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Rapat Persiapan OMI Tahun 2026
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Tasyakuran Gedung Baru Asrama Santri
0
Ketika Cinta kepada Rasulullah saw Menjadi Ukuran Hati
0
Nabi Isa Pun Mengabarkan Kelahiran Rasulullah saw
0
MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Webinar “Akreditasi Tanpa Panik” Bersama Pokjawas Madrasah Jatim
0
Ekstrakurikuler Seni Religi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Shooting Video Clip Cover Shalawat di Gunung Gambir
0
Mengenal Ekoteologi Islam: Kemenag RI Dorong Kepedulian Lingkungan Berbasis Nilai Keislaman
0
Download Soal KSM/OMI: Bahan Persiapan OMI Tahun 2026
0
Nabi Ar-Rahmah: Rasulullah saw Sang Pembawa Kasih Sayang
0
Ketika Cinta Menjadi Jalan untuk Bersama Nabi Muhammad Saw
0
Drama Kemerdekaan Tutup Rangkaian Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Tahun 2026
0
Festival Karya dan Memasuki Hari Keempat,  Lomba Paduan Suara Riuhkan Aula
0

Category: Literasi

Keluh Kesah

Karya : Fitroh Nuraini *) Bibirku terbungkamBerucap lisan tak dapat melontarkanDi sebuah tempat yang bertuanKu bersungguh sungguh menuntut ilmuDemi meraih

Membangun Relasi Toleransi

Oleh: Muhammad Hadi Hidayah Purnomo, S.Pd *) Bulan Ramadhan dalam kalender Hijriyah merupakan bulan yang ditunggu setiap muslim, tak terkecuali

Bulan Yang Dirindukan

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Bulan yang di rindukan sebentar lagi akan segera tibaJedag jedug di tengah malam sebentar

Tak Biasa

Karya : Shelly Holiana S *) Ketika bahasa tak lagi biasaBahasa mulai berbisaBisa yang mengikuti masaMasa yang akan datang setiap

Ya Ilahi

Karya : Kirani Rahmawati *) Mimpi dulu yang pernah ku renungiBersama impian yang diidam-idamkanPergi bersama ke Tanah SuciTuk tunaikan panggilan

Keberkahan di Tanah Bakid

Karya : Siril Lailatun Nazila*) Wahai kau yang selalu ku rinduWahai kau sang pesantrenkuNamamu kan ku kenang selaluDi dalam sanubariku

Berharap Kepada Sesama Makhluk

Karya : Shelly Holiana S *) Aku dibuat terbang olehnya.Namun dijatuhkan pula olehnya.Kata kata penyemangat dilontarkan dari mulut berbisanya.Dan membuat

Mewarisi Keris Leluhur

Karya: Sely Holiana S.*) Kini,Negara RI tidak bisa disebut negaraSumua telah diperdayaRakyat jelata pun tidak berdayaAku tidak bisa apa-apaTapi aku