MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Lumajang. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan sejumlah buku karya guru dan siswa kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Lumajang, di sela-sela kemeriahan Festival Literasi Kabupaten Lumajang Tahun 2026.
Penyerahan karya literasi ini menjadi wujud dukungan nyata madrasah terhadap pengayaan koleksi pustaka daerah, sekaligus menjadi ajang unjuk karya atas daya cipta yang lahir dari rahim pendidikan berbasis madrasah.
Buku-buku tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala MTs Miftahul Ulum 2, Husen, S.Pd.I., kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang, Indra Wibowo Leksana, S.Sos., MM.
Husen menuturkan, karya tulis hasil buah pikir civitas academica madrasah sepatutnya tidak hanya berhenti sebagai dokumentasi internal lembaga. Karya tersebut harus mampu memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat umum.
Baca Juga
”Kami terus mendorong guru dan para santri agar tidak sekadar menjadi penikmat bacaan, tetapi juga mampu menjadi produsen karya. Penyerahan buku ini adalah bentuk partisipasi aktif madrasah dalam memperkaya khazanah literasi di Kabupaten Lumajang,” ujar Husen.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Literasi sekaligus Guru Bahasa Indonesia MTs Miftahul Ulum 2, Rofik Hariyadi, M.Pd., menekankan pentingnya merawat budaya menulis secara konsisten dan berkelanjutan.
”Budaya literasi yang sesungguhnya mulai tumbuh saat siswa dan guru berani melahirkan karya sendiri. Oleh karena itu, setiap karya yang tercipta perlu dirawat, didokumentasikan, dan disebarluaskan agar memberi inspirasi bagi publik,” ungkap Alumni Pascasarjana Universitas Negeri Malang ini
Momentum ini juga menjadi pijakan penting bagi MTs Miftahul Ulum 2 untuk mempererat sinergi dan kolaborasi strategis dengan Disarpus Kabupaten Lumajang.
Bagi MTs Miftahul Ulum 2, literasi bukan sebatas kemampuan bernalar, membaca, dan menulis, melainkan sarana membentuk daya kritis, kreativitas, serta keberanian menuangkan gagasan demi kemaslahatan bersama.


