logo_mts192
0%
Loading ...
Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Angkat Tradisi Pesantren dalam Lomba Video Edukasi Bulan Bahasa 2026
0
Angkat Kisah Asal Muasal Jatiroto, Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Lomba Bahasa Tingkat Kabupaten
0
Saring Potensi dan Tumbuhkan Kompetensi, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Seleksi Masuk Kelas Unggulan Berbasis Komputer
0
Tingkatkan Kualitas Evaluasi, Guru Bahasa Arab MTs Miftahul Ulum 2 Gabung Penyusunan Bank Soal di MGMP Wilker 2
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Pengurus Yayasan dan Pesantren
0
Jumat, Saatnya Memperbanyak Shalawat
0
Hadapi PKKM Perdana, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Tekankan Dokumen yang Nyata dan Dapat Dipertanggungjawabkan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar FGD, Kepala Madrasah Ajak Guru Lakukan Refleksi dan Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
0
Tak Harus Terlihat untuk Berarti : Belajar dari Garam
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Seleksi Beasiswa Moderasi Beragama 2026
0
Moderasi Beragama: Belajar Memahami, Menghormati, dan Merawat Kebersamaan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Launching Cover Shalawat “Birasulillah”
0
Tidak ada postingan lainnya.

Karya Siswa

Saat Tidak Berbuat Apa-Apa Menjadi Kebaikan

Kebaikan dalam Diam

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Berbuat baik sebenarnya adalah hal yang sederhana. Banyak cara yang bisa kita lakukan

MTs Miftahul Ulum 2

Kehilangan Sang Pembela

Karya : Rahmadaini Firjatullah *) JAKARTA, 05-12-2020 | 19:00 Seorang gadis yang baru pulang dari tempat les-nya itu langsung berlari

Teman Kecilku

Sahabat Kecilku

Karya: Caesha Rachel Attlycha P. *) Engkaulah sahabat kecilku,Yang selalu menemani langkahku.Dari dulu hingga kini,Kau begitu berarti bagi hati ini.

Cinta untuk Rasulullah

Cinta untuk Rasulullah

Karya : Ahmad Zayadi Rayhan Al Zuhri  *) Di bulan maulid yang penuh cahaya,Lantunan shalawat terdengar di mana-mana,Namamu menggema di

Sadar

Tersadar

Karya: Diana Nouvita Sari *) Kini kami tersadar…Bahwa waktu tak bisa dihentikanBahwa perpisahan itu nyataBahwa setiap pertemuan, pasti ada akhirnya

Bising

Berisik

Karya: Zyaaaaan *) Semua kini ada di benak:Keluarga, teman, pendidikan, cinta.Entah harus dimulai dari mana,Semuanya hanya jadi angan —Aku enggan

Peluk Ibu yang Hilang

Rindu untuk Ibu

Karya: Cahya Maulida Bahri *) Sedari aku merangkak,Hingga aku bisa berjalan,Sedari aku hanya bisa menangis,Hingga aku bisa berbicara. Ibu…Putri kecilmu

Di Bawah Langit Biru Palestina

Di Bawah Langit Palestina

Karya: Rifatul Aulia Rizqiyah *) Terdengar suara bom menggelegar di sana,Jeritan luka mengisi udara duka.Rumah-rumah hancur tanpa sisa,Air mata dan

untukmu ayah

For You, Dad

Karya: Almira Tungga Dewi Kristiawan *) Ayah…Kau bagai lenteraMenyinari gelap gulitakuMenerangi malam-malamkuMalam yang dinginMalam yang penuh ketakutan Ayah…Kau seperti pahlawan

MTs Miftahul Ulum 2

Kita

Oleh: Zyaaaaan *) Bersama. Terima kasih untuk kamu,Yang bersedia menjadi seseorang yang istimewaDalam hidupku. Terima kasih telah melengkapiHari-hariku yang kelabu,Menjadi