logo_mts192
0%
Loading ...
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Pertemuan Rutin KKMTs di MTs Nahdlotut Tholibin
0
Teologi Cinta menuju Aktualisasi Karakter: Relevansi Pengorbanan Iduladha terhadap Kurikulum Berbasis Cinta di Indonesia
0
Puasa Asyura: Ibadah Sunnah yang Sarat Sejarah dan Keutamaan
0
Operator dan Kabag TU MTs. Miftahul Ulum 2 Hadiri Sosialisasi Juknis Penerbitan Ijazah Tahun Pelajaran 2025/2026
0
Hijrah di Era Digital
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Rapat Kenaikan Kelas Tahun Pelajaran 2025/2026
0
Membangun Ekosistem Pendidikan Rumah: Belajar Ketabahan dan Komunikasi Edukatif dari Keluarga Khalilullah
0
MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Rapat Triwulan KKMTs Kab. Lumajang di Senduro
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Sukses Jalani Ujian Disertasi Tertutup Program Doktor di UINSA Surabaya
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Akan Jalani Ujian Disertasi Tertutup Program Doktor di UIN Sunan Ampel Surabaya
0
Maju Bersama, Berprestasi Nyata: Refleksi Filosofis dan Transformasi Kolektif dalam Pendidikan Madrasah
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Tes Hafalan Surat-Surat Al-Qur’an sebagai Syarat Kenaikan Kelas
0

Category: Karya Siswa

Guruku – Puisi

Karya : Siti Amelia *) GuruKaulah pelitakuEngkau yang mengajariku menulis membacaEngkaulah yang mengajariku angka 1 sampai 10Dan engkaulah yang sabar

Madrasahku – Puisi

Oleh: Silviyani Rusyadi *) Tanpamu aku tak tahu cara menghitungTanpamu aku tak bisa mengertiDan tanpamu juga aku tak bisa mengenal

Bunda

Oleh : Nur Zahrotus Sholeha *) Bunda…Tiada kata tiada barang yang bisa ku berikan,hanya do’a yang setiap hari mengiringimu Bunda…Dulu

Berjuang Bersama Polri Hadapi Covid 19

Karya: Ainur Rohimah *) Bagaikan benalu yang mengikis habisMereka torehkan pengorbanan yang tiada bisa tertulisDunia menjadi saksi kekejaman virus yang

Surga Untuk Pahlawan Bangsa (Puisi)

Oleh : Tri Novtia Anjelika *) Kau gagah perkasamampu menumpas para penjajahtanpa meminta imbalan jasa Kau kebanggaan bangsa..Kakimu teguh dalam membusungkan

Bendera Merah Putih

17 Agustus 45Dimana saat ituPara pahlawan bergembiraBergembira mengibarkanSang saka Di saat itu pula proklamasiDibacakan oleh pemimpinmu Engkau akan menjadiBarang kebahagiaanUntuk

17 Agustus

Hari dimana kita berbanggaMerayakan perjuangan para pahlawanMerasakan sakitnya perjuanganMembayangkan getirnya peperangan Itulah saat orang hebat berjuangItulah saat orang kuat berperangBerperang

Untukmu Ibu

Oleh : Indana Zulfa *) Ibu…kalimatnya sederhanaNamun di dalamnya terdapat miliaran cintaPenuh ketulusan yang tidak akan pernah bisa sebanding dengan