logo_mts192
0%
Loading ...
MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Rapat Penyusunan MoU Bersama Polres Lumajang
0
Cegah Bullying, MTs Miftahul Ulum 2 Bekali Siswi dengan Edukasi dan Praktik Pencegahan Kekerasan
0
Ciptakan Madrasah Aman dan Nyaman, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Edukasi Pencegahan Bullying bersama Satbinmas Polres Lumajang
0
9 Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Wakili Madrasah di OMI Tingkat Kab. Lumajang Tahun 2026
0
Tegakkan Kedisiplinan, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Sosialisasi Tata Tertib Madrasah dan Pesantren
0
Kasie Pendma Bekali Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bakid dengan Pendidikan Karakter dan Motivasi Belajar
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Dua Buku Karya Guru dan Siswi kepada Kasie Pendma Kemenag Lumajang
0
Kasie Menyapa: Kasie Pendma Kemenag Lumajang Kunjungi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Gelar Pembinaan dan Pendampingan Peserta OMI 2026
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Rapat Persiapan OMI Tahun 2026
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Tasyakuran Gedung Baru Asrama Santri
0
Ketika Cinta kepada Rasulullah saw Menjadi Ukuran Hati
0
Tidak ada postingan lainnya.

Category: Karya Siswa

Suara Terakhir Laureen

Suara Terakhir Laureen

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) “Kringgg!” “Ya ampun, Myaraa! Lihat jam! Mau tidur sampai kapan? Nggak mau sekolah?!” Dering alarm ketiga

KERASNYA DUNIA PEJUANG RUPIAH

Kerasnya Dunia Pejuang Rupiah

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) “Bu, Kevin mau berangkat sekolah. Kasih uang jajannya sekarang!” seru seorang anak laki-laki kelas SD sambil

Rinduku Untukmu

Rinduku Untukmu

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Berandai angin mampu membawa kembali masa kita.Hari-hari terus berganti, menjauhkan kita hingga tak lagi bersama.Keinginan memeluk

Memulai Cerita Baru

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Kenyataan tak selalu bisa ditutupi,air mata pun mengalir tanpa henti.Mengingat semua yang telah terjadi,meyakinkan diri bahwa

Harapan Berujung Duka

Harapan Berujung Duka

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Gadis itu selalu mengulang pertanyaan yang sama, pertanyaan yang seakan melekat dalam setiap helaan napasnya. “Di

Direy : Sahabat Tanpa Hati

Direy : Sahabat Tanpa Hati

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Dipaksa kuat oleh keadaan, kesepian di tengah kesunyian, tenggelam dalam kemandirian ketika sebaya dengannya masih berenang

Liburan Jadi Petaka

Liburan Jadi Petaka

Karya: Abelliatus Zahra *) “Eh, besok jadi nggak ngerayain ultah Candy?” tanya Tasya.“Iya, gue kira Candy ultah di pondok,” jawab

Black White Dragon

Black White Dragon

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Kicauan merdu burung selalu terdengar setiap pagi. Suara ramai penduduk Negeri Fireland tak pernah berhenti menghiasi

Mampukah Aku?

Mampukah Aku?

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Hidup terus berjalan tanpa kutahu ujungnya,gelisah di hati kian bergelora.Apa yang akan tercipta di masa depan

Tembok Kita Terlalu Tinggi

Tembok Kita Terlalu Tinggi

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Aku tahu, kita tak akan pernah bisa bersatu.Masjid dan katedral — sampai kapan pun —