.Dalam rangka pembinaan karakter religius dan penguatan nilai-nilai keislaman, siswa kelas IX MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul melaksanakan kegiatan Ziarah Wali 5 Jawa Timur pada Senin (27/04/2026).
Rombongan diberangkatkan dari pesantren pukul 20.00 WIB dengan menggunakan 8 bus. Setiap bus dipimpin oleh satu guru dan didampingi dua pendamping untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Baca Juga

Adapun rute perjalanan meliputi Makam Sunan Ampel, Makam Syaikhona KH. Kholil Bangkalan, Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, Makam Sunan Drajat, dan Makam Sunan Bonang
Dalam setiap titik ziarah, para siswa melaksanakan pembacaan Surat Yasin dan tahlil bersama yang dipimpin oleh guru yang telah ditunjuk oleh panitia. Suasana khidmat tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Semua siswa mengikuti setiap prosesi dengan penuh kekhusyukan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana praktik ibadah, khususnya pelaksanaan shalat jamak dan qashar bagi siswa selama dalam perjalanan.
Kepala MTs Miftahul Ulum 2, Husen, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan bagian penting dari pendidikan karakter berbasis keagamaan di madrasah.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar perjalanan, tetapi menjadi media pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal dan meneladani perjuangan para wali dan ulama. Kami berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh dapat tertanam kuat dalam diri peserta didik,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penguatan praktik ibadah siswa dalam kehidupan nyata.
“Melalui praktik shalat jamak dan qashar serta pembacaan Yasin dan tahlil, siswa diharapkan mampu memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara lebih aplikatif,” tambahnya.
Salah satu guru pendamping, M. Hasyim Asy’ari, SH, turut memberikan keterangan terkait pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ziarah berjalan lancar dan tertib. Para siswa sangat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari perjalanan hingga pelaksanaan ibadah di setiap lokasi. Ini menunjukkan semangat mereka dalam menimba pengalaman spiritual,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman spiritual, tetapi juga mampu meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan Islam serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
.


