Masuk Pengurus LPTQ Kab. Lumajang Periode : 2021/2026, Kamad : Amanah yang Sangat Berat

Kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang, Sahroni, S.Pd.I., M.Pd diangkat menjadi anggota pengurus LPTQ Kabupaten Lumajang. Berdasarkan SK yang ditandatangani Bupati Lumajang Nomor : 188.45/217/427.12/2021 tentang Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lumajang Periode : 2021/2026,

Penyerahan SK Pengurus tersebut diberikan pada saat Rapat Koordinasi Pembinaan dan Seleksi Calon Kafilah MTQ Kab. Lumajang pada MTQ Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Gedung Nararya Kirana Lantai 3 Pemkab Lumajang bersama Sekda Lumajang dan Bagian Kesra,  Selasa (29/06/21).

Baca Juga : KEPALA MADRASAH IKUTI RAKOOR PEMBINAAN CALON KAFILAH KAB. LUMAJANG 2021 BERSAMA SEKDA LUMAJANG

Dalam SK tersebut,  Kepala madrasah menjadi koordinator bidang Musabaqah Fahmil Qur’an bersama dua anggota lainnya, H. Zubayri Badli, S.Pd.I. dan Fathur Rahman Al-Aziz, S.Pd.I. Sementara itu, bertindak sebagai Ketua Umum LPTQ Kabupaten Lumajang adalah Bapak Sekretaris Daerah (SEKDA), Drs. Agus Triyono, M.Si.

Mendapatkan SK tersebut, Kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang mengatakan bahwa dirinya sangat tidak pantas mendapatkan amanah tersebut. Pasalnya dirinya bukan Ahli Qur’an sebagaimana para pengurus LPTQ yang lain yang notabene para Kyai Pengasuh Pesantren dan pimpinan lembaga keagamaan yang hafidz/hafidzah dan para Qari” yang ahli di bidangnya. Terlebih lagi sikap dan perilakunya belum mencerminkan isi dan kandungan Al-Qur’an itu sendiri.

“Amanah ini sangat berat. Saya bukan Ahlul Qur’an. Apalagi sikap dan perilaku saya masih sangat jauh dari ajaran Al-Qur’an.” tuturnya

Namun karena SK tersebut sudah ditandatangani oleh Bupati, dirinya tidak bisa menolak amanah tersebut. Pria kelahiran Desa Uranggantung Sukodono ini hanya berharap semoga digolongkan sebagai orang-orang yang mencintai Al-Qur’an dan mencintai orang-orang yang Ahlul Qur’an. Dan yang paling penting semoga di akhirat kelak mendapatkan syafaat (pertolongan) Al-Qur’an.

“Saya hanya berharap semoga dengan mengemban amanah ini, saya dicatat sebagai pencinta Al-Qur’an. Dan semoga kelak di akhirat akan mendapatkan syafaat Al-Qur’an sebagaimana dalam hadits Rasulullah saw.” harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *