logo_mts192
0%
Loading ...
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Sukses Ikuti Sidang Proposal Tesis di UAS Jember
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru MTs Kabupaten Lumajang
0
Emansipasi Perempuan Di Era Digital : Refleksi atas Perempuan Generasi Milenial dan Gen Z
0
Kasie Pendma Tekankan Peran Strategis Kepala Madrasah
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Pelatihan Manajerial dan Kewirausahaan Kepala Madrasah Se Lumajang
0
Langkah Sederhana Membangun Anak yang Berilmu
0
Guru MTs Miftahul Ulum 2 Raih Hibah Internal Disertasi 2026 dari Universitas Negeri Malang
0
Keputusanku
0
Kunci Sukses Santri
0
Halal Bihalal KKMTs Kabupaten Lumajang, Pererat Silaturrahim dan Perkuat Program Madrasah
0
Hari Kedua TKA Gelombang 3 MTs Miftahul Ulum 2 Berlangsung Kondusif
0
Pelaksanaan TKA Gelombang 3 MTs Miftahul Ulum 2 Berjalan Lancar
0

Category: Puisi

Sahabat

Teman

Karya: Lailatul Qomariah *) Temanku…Kaulah yang selalu ada untukkuKaulah yang berjalan bersamakuKaulah yang setia di sisikuSaat aku benar-benar membutuhkannya Temanku…Hanya

Cinta untuk Rasulullah

Cinta untuk Rasulullah

Karya : Ahmad Zayadi Rayhan Al Zuhri  *) Di bulan maulid yang penuh cahaya,Lantunan shalawat terdengar di mana-mana,Namamu menggema di

Sadar

Tersadar

Karya: Diana Nouvita Sari *) Kini kami tersadar…Bahwa waktu tak bisa dihentikanBahwa perpisahan itu nyataBahwa setiap pertemuan, pasti ada akhirnya

Bising

Berisik

Karya: Zyaaaaan *) Semua kini ada di benak:Keluarga, teman, pendidikan, cinta.Entah harus dimulai dari mana,Semuanya hanya jadi angan —Aku enggan

Peluk Ibu yang Hilang

Rindu untuk Ibu

Karya: Cahya Maulida Bahri *) Sedari aku merangkak,Hingga aku bisa berjalan,Sedari aku hanya bisa menangis,Hingga aku bisa berbicara. Ibu…Putri kecilmu

untukmu ayah

For You, Dad

Karya: Almira Tungga Dewi Kristiawan *) Ayah…Kau bagai lenteraMenyinari gelap gulitakuMenerangi malam-malamkuMalam yang dinginMalam yang penuh ketakutan Ayah…Kau seperti pahlawan

Pahlawan Bangsa Indonesia

Pahlawan Indonesia

Karya: Weggy Chelsa Olivia | Kelas 9 Darah merahmu menetes,Membasahi seluruh tubuhmu.Senjatamu hanya bambu runcing,Namun tekadmu sebesar langit.Kau korbankan keluarga

Itukah Merdeka?

Itukah Merdeka?

Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I *) Kokok ayam jantan mengakhiri keheningan malam.Fajar pun di ufuk timur mulai menyingsing.Kumandang adzan meramaikan toa-toa

Indonesia Merdeka

Indonesia Merdeka

Karya: Lisa | Siswi Kelas 9 Indonesia, negeri yang kaya,Penuh budaya, penuh warna.Negeri yang selalu jaya,Di setiap masa, di tiap

Merah Darahmu, Semangat Kami

Merah Darahmu, Semangat Kami

Karya: Devita Merah darahmu menggelora,Semangat juangmu takkan sirna.Meski nyawa jadi taruhan,Meski derita jadi kawan. Kau tegakkan kemerdekaan,Dengan peluh dan pengorbanan.Tanpa