logo_mts192
0%
Loading ...
Ketika Shalat Menjadi Ruang untuk Pulang – Catatan Reflektif PTSB
0
Perkuat Spiritual dan Profesionalisme Pendidik, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti PTSB di Islamic Center MAN Lumajang
0
MTs Miftahul Ulum 2 Jalin Kerja Sama Kesehatan dengan Puskesmas Jatiroto
0
Evaluasi dan Refleksi Kelembagaan, MTs Miftahul Ulum 2 Perkuat Sinergi dan Komitmen Bersama
0
Referensi Soal AKG/AKGTK Madrasah 2026 untuk Jenjang MI, MTs, dan MA
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Pembinaan dan Rapat Koordinasi KKMTs Kabupaten Lumajang
0
Download Juknis TKA-AN Tahun 2026, Panduan Pelaksanaan Asesmen bagi Satuan Pendidikan
0
Logo dan Tema Hari Santri 2026 “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”
0
Bangun Generasi Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Pelatihan Bersama Sako Pramuka NU Lumajang
0
Perkuat Kompetensi Pembelajaran Digital, Guru MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Pelatihan Gemini EDU
0
Peringati Hari Literasi Internasional, MTs Miftahul Ulum 2 Apresiasi Siswa Produktif Menulis dan Berprestasi
0
Berani Maju, Berani Menjawab! Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Raih Bingkisan dari Satlantas
0
Tidak ada postingan lainnya.

Category: Puisi

Dunia

Dunia

Karya: Novy Amalia Hasanah *) Dunia tanpa batasfantasi menjadi arah langkahku,masa depan indah yang kurajut diam-diam.Namun, masih adakah harapanyang tersisa

Kesatria Tangguhku

Kesatria Tangguhku

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Kesatria tanpa kudayang selalu berdiri di garda terdepan.Pejuang berjasa yang tak pernah menghiraukan lelah,membanting tulang tanpa

Rinduku Untukmu

Rinduku Untukmu

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Berandai angin mampu membawa kembali masa kita.Hari-hari terus berganti, menjauhkan kita hingga tak lagi bersama.Keinginan memeluk

Memulai Cerita Baru

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Kenyataan tak selalu bisa ditutupi,air mata pun mengalir tanpa henti.Mengingat semua yang telah terjadi,meyakinkan diri bahwa

Mampukah Aku?

Mampukah Aku?

Karya: Shinta Fairuzzuhro *) Hidup terus berjalan tanpa kutahu ujungnya,gelisah di hati kian bergelora.Apa yang akan tercipta di masa depan

Tembok Kita Terlalu Tinggi

Tembok Kita Terlalu Tinggi

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Aku tahu, kita tak akan pernah bisa bersatu.Masjid dan katedral — sampai kapan pun —

Hati yang Penuh dengan Kerinduan

Hati yang Penuh dengan Kerinduan

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Aku tahu, kisah ini mungkin terdengar kekanak-kanakan.Namun jujur, aku merindukanmu.Aku benar-benar merindukanmu.Meski aku sadar, kau

Manusia Favoritku

Manusia Favoritku

Karya: Rizka Aulia Affarida *) Untukmu, wahai manusia favoritku,yang telah melakukan banyak hal bersamaku,yang telah mengukir senyum di bibirku,dan membuat

Merindukan Kalian

Merindukan Kalian

Karya: Anis Izzamatul Fitriah *) Hai, kawan…Tiga tahun telah kita lewati,Suka dan duka kita jalani bersama. Sulit rasanya…Kini harus berpisah

Madrasah: Tawa, Tangis, dan Harapan

Karya: Anilna Badi’ah *) Burung berwarna estetik mengepakkan sayap di langit biruKami melangkah dengan seragam rapi, menggenggam pulpen dan bukuMenuntut