logo_mts192
0%
Loading ...
Festival Karya dan Memasuki Hari Keempat,  Lomba Paduan Suara Riuhkan Aula
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Ikuti Sosialisasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026
0
Hari Ketiga Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Bakid: Siswa Presentasikan Karya Seni Mading
0
Hari Kedua Festival Karya dan Seni Diisi Lomba Pidato Kemerdekaan
0
Lima Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lumajang Ikuti Mini Drama Competition 2026, Angkat Legenda Minak Koncar
0
Hari Pertama Festival Karya dan Seni Diwarnai Lomba Puisi Kemerdekaan
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Gelar Festival Karya dan Seni Meriahkan HUT RI ke-81
0
FGD Agustus 2026 : Evaluasi KBM dan Matangkan Persiapan Akreditasi
0
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur : Refleksi di Usia 81 Tahun Kemerdekaan
0
Menjadi Pahlawan di Era Modern: Tugas Mulia Seorang Santri
0
Petani: Pejuang Bangsa yang Terlupakan
0
Hari Pramuka 2026: Memantapkan Langkah, Menjaga Pangan, Menuju Indonesia Emas 2045
0

Category: Puisi

Perpisahan

Karya : Adifa Dian Isnaeni Karisma Yanti *) Selama perpisahan ini terjadiHatiku tergores kesedihan,hatiku merasakan luka yang sangat dalamKetika terucap

Hujan

Karya: Lailatun Nafilah *) Rintikan air hujan membasahiHingga ke ulung hatiKarena aku yang bertemaSepi, bersama secangkir kopi Hujan……Izinkan sekali lagi

Tak Redup Semangat

Karya: Fitroh Nuraini *) Terpuruk dalam kenestapaanMenjadikan masalah sebagai pelajaranBersemangat dan tak pernah redupJati dirinya yang sering di rendahkan Namun……Kesabaran

Tanah Air Indonesia

Karya : Fitroh Nuraini *) Berkibarlah sang pusakaBuktikan kejayaan negaraKeelokan tanah air Indonesia Berjajar pulau di nusantara berbeda bahasa, suku

Rumit

Karya : Syarifatul Khoiriyah *) Haruskah serumit inibanyak kejanggalan hatiyang tak bisa ku pungkiriBanyak beban yang tengah ku hadapiHaruskah saat

Angin

Karya : Lailatun Nafilah *) Helaian rambutku bertebaranMenyisakan ketenanganMenepi, menyisakan dedaunanYang sekali bertebaran Di sini ku seorang diriDengan tinta hitam

Seorang Guru

Karya : Adifah Dian Isnaeni Karisma Yanti *) Kau tembus dinginnya pagi dan pekatnya malamKau berkorban demi anak didik yang

Pisau Menusuk Pertemanan

Karya : Putri Evita Muhajir *) Hari ini yang kurang sempurna untukkuBukan tak mau bersamamuBukan tak mau melihat perjuanganmuHanya aku

Teman-temanku

Karya: Humairotun Nisak *) Teman – temanku….Engkaulah teman-temanku yang terbaikEngkaulah yang selalu menemanikuDan engkau juga ada di saat aku sedihDan

Guruku

Karya: Aira Qurota A’yun *) Guruku…….Terimakasih engkauh telah mengajarikuIlmu ilmu yang bermanfaatSampai diriku tauNahwu, sejarah itu apa Guru….Engkaulah orang keduaYang