
Prestasi di bidang literasi kembali ditorehkan siswa MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang. M. Riduwan Ali berhasil meraih
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, dikemas melalui kegiatan praktikum menanam kecambah.
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, menggelar Pembinaan dan Sosialisasi Integrasi Kegiatan Keagamaan dengan Pesantren, Ahad (13/9/2026). Kegiatan
Oleh : Fathur Rozy, SH. *) Hari ini kita telah memasuki bulan Rabiul Akhir 1448 H. Bulan yang juga disebut
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, Husen, S.Pd.I., menghadiri undangan Rapat Tim Pokja dalam rangka penyusunan Memorandum
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, kembali menggelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Kekerasan dan Bullying, Rabu (9/9/2026). Kegiatan
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Kekerasan dan Bullying bagi peserta didik,
Sebanyak sembilan siswa MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Lumajang Tahun
Dalam rangka memperkuat kedisiplinan dan membangun kesadaran siswa terhadap aturan yang berlaku, MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang
Kunjungan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasie Pendma) Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Dr. Edi Nanang Sofyan Hadi, M.Pd., ke MTs Miftahul
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., menyerahkan dua buku karya guru dan siswi kepada Kepala Seksi Pendidikan
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang mendapatkan kunjungan istimewa dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasie Pendma) Kementerian Agama


Cerita Subuh

Entah lah

Kenangan dalam Genangan

Ibu

Ungkapan Rindu

Ayah

Sunyi

Runtuh

Yang Tertinggal
Category: Puisi

Terlalu Larut
Karya: Sely Hoiana S.*) Laksana angin tanpa tujuanMengurung jiwa dalam relung kehampaanMenatap langit malam nan begitu gelap bagai kehidupanItu mengekspresikan

Cerita Subuh
Karya: Siti Khodijah Syarifah Wulan)* Kau takkan tahu banyaknya malam yang ku jenuhiKarena bintang selalu bersembunyi Kau takkan tahu banyaknya

Entah lah
Karya: Zahra Maulia*) Entah, sampai kapan singgah ini menjadi sungguhEntah, apa lagi yang akan disuguhSungguh, mereka hanya tertawa!Tanpa sadar mereka

Kenangan dalam Genangan
Karya : Nur Thalita Safa *) Entah mengapa kali ini rasanya berbedaKali tangisnya seolah membawa duka langitseakan memberitahu tentang sebuah

Ibu
Karya: Weggy Chelsa Olivia *) Ibu…Trimakasih sudah menjadi perempuan terhebatYang pernah aku kenalSungguh terasa hangatnya genggamanmuDan mendengar langsung nasehatmuMungkin…Aku salah

Ungkapan Rindu
Karya : Nur Thalita Safa *) Kali ini, semarak hidup seakan redupDipenuhi suasa sendu yang tak tertahan karena rinduLangit pun

Ayah
Karya: Aniswaatul *) Ayah……Kau pahlawankuKau yang selalu ada untukku Ayah……Maafkan akuMaafkan aku jika terlalu membebanimuMaafkan aku jika selalu merepotkanmu Ayah…….Terima

Sunyi
Karya: Layyinatul Maghfiroh*) Matahari sudah berganti rembulanTapi aku masih setia menyendiriDi kamar yang sangat sunyiDan hanya ditemani oleh lilin yang

Runtuh
Karya: Nur Thalita Safa*) Terkadang senyum manis ini hanya melambangkan kekecewaanBanyak arti mendalam yang tak bisa ku jelaskanTersirat makna yang

Yang Tertinggal
Karya : Nur Thalita Safa*) Senandung pagi mengalun riaMengundang senyum yang tak usai dibuatnyaMentari pun turut ikut sertaMenebar kehangatan kepada
