
Karya: Aulia Syafira Az-Zahra *) Kala mentari menyapa bumi,Langkah kaki tak pernah terhenti.Jalan yang mereka tempuh setiap pagi,Adalah jalan menuju
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, menjalin kemitraan dengan Penerbit Aruspedia Creative melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of
CANDIPURO – Sebagai bentuk kepedulian dan ikatan kekeluargaan, MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, mengunjungi rumah duka salah
Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd. Dari Resolusi Jihad ke Indonesia Emas Setiap 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri. Tanggal
Memperkuat karakter santri yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air menjadi bagian dari komitmen MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul,
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan peserta didik melalui kegiatan Kelas Literasi Menulis
Tiga siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lumajang mengikuti lomba video edukasi dalam rangka Bulan Bahasa 2026 yang diselenggarakan oleh SMK
Mengenalkan sejarah dan kekayaan lokal melalui bahasa menjadi salah satu cara generasi muda merawat identitas daerah. Semangat inilah yang dibawa
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, menggelar Ujian Seleksi Masuk Kelas Unggulan bagi seluruh siswa kelas VII. Kegiatan
Upaya memperkuat sistem penilaian hasil belajar peserta didik terus dilakukan pendidik di Kabupaten Lumajang. Guru Bahasa Arab MTs Miftahul Ulum
Memperkuat sinergi dan menyatukan langkah dalam pengembangan pendidikan, Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., menggelar rapat koordinasi
Oleh: Muhammad Zubri, SH *) Hari Jumat selalu memiliki tempat istimewa di hati umat Islam. Ia bukan sekadar hari ketika


Terlalu Larut

Cerita Subuh

Entah lah

Kenangan dalam Genangan

Ibu

Ungkapan Rindu

Ayah

Sunyi

Runtuh
Puisi

Tak Ada yang Tak Bisa
Karya : Nur Thalita Safa*) Ada kalanya semua lelucon tak lagi dapat mengundang tawaAda kalanya sisi berbeda kita tunjukan pada

Terlalu Larut
Karya: Sely Hoiana S.*) Laksana angin tanpa tujuanMengurung jiwa dalam relung kehampaanMenatap langit malam nan begitu gelap bagai kehidupanItu mengekspresikan

Cerita Subuh
Karya: Siti Khodijah Syarifah Wulan)* Kau takkan tahu banyaknya malam yang ku jenuhiKarena bintang selalu bersembunyi Kau takkan tahu banyaknya

Entah lah
Karya: Zahra Maulia*) Entah, sampai kapan singgah ini menjadi sungguhEntah, apa lagi yang akan disuguhSungguh, mereka hanya tertawa!Tanpa sadar mereka

Kenangan dalam Genangan
Karya : Nur Thalita Safa *) Entah mengapa kali ini rasanya berbedaKali tangisnya seolah membawa duka langitseakan memberitahu tentang sebuah

Ibu
Karya: Weggy Chelsa Olivia *) Ibu…Trimakasih sudah menjadi perempuan terhebatYang pernah aku kenalSungguh terasa hangatnya genggamanmuDan mendengar langsung nasehatmuMungkin…Aku salah

Ungkapan Rindu
Karya : Nur Thalita Safa *) Kali ini, semarak hidup seakan redupDipenuhi suasa sendu yang tak tertahan karena rinduLangit pun

Ayah
Karya: Aniswaatul *) Ayah……Kau pahlawankuKau yang selalu ada untukku Ayah……Maafkan akuMaafkan aku jika terlalu membebanimuMaafkan aku jika selalu merepotkanmu Ayah…….Terima

Sunyi
Karya: Layyinatul Maghfiroh*) Matahari sudah berganti rembulanTapi aku masih setia menyendiriDi kamar yang sangat sunyiDan hanya ditemani oleh lilin yang

Runtuh
Karya: Nur Thalita Safa*) Terkadang senyum manis ini hanya melambangkan kekecewaanBanyak arti mendalam yang tak bisa ku jelaskanTersirat makna yang
