logo_mts192
0%
Loading ...
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Rapat Pleno Pengesahan Kelulusan MTs Se-Kabupaten Lumajang
0
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Gelar Asesmen Sumatif Akhir Tahun 2025/2026
0
Membumikan Pancasila dalam Tindakan Nyata: Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026
0
Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia : Refleksi Hari Lahir Pancasila 2026
0
Kado Harlah Ke-7, Guru MTs Miftahul Ulum 2 Terbitkan 2 Buku di Yogyakarta
0
Maju Bersama, Berprestasi Nyata: Dari Literasi Menuju Prestasi
0
Kado Harlah Ke-7, Siswi MTs Miftahul Ulum 2 Berhasil Terbitkan Buku Ke-14
0
Peringati Harlah Ke-7, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Tasyakuran dan Istighatsah
0
Maju Bersama Berprestasi Nyata: Refleksi Harlah ke-7 MTs Miftahul Ulum 2 Bakid
0
Konstruksi Makna Pengorbanan dan Kesalehan Sosial pada Masyarakat Sub-Urban Saat Hari Raya Kurban
0
Merobohkan “Ego Binatang” dalam Diri: Esensi Hakiki di Balik Filosofi Kurban
0
Makna dan Hikmah Puasa Arafah
0

Category: Puisi

Kebersamaan Kita

Karya: Ahmad Aldian Syaputra*) Dimulai dari kebersamaanYang harus kita jalankanWalaupun banyak cobaanYang harus kita lewatkan Di saat aku sendiriEngkaulah yang

Ayah dan Ibu

Karya : Zahrotul Azizah*) Ibu…Kau adalah wanit yang kuatKau rela berkorban demi anak muMeski harus bangun karna mendengar tangisan kuWahai

Pergi, Kemana?

Karya: Rifatul Aulia Riskia *) Dikala itu aku terpojokkanMenanayakan kenyataanMenelan semua kepahitanMerasakan arti kehidupanMasih menjadi tanda tanyaApa yang telah terjadi

Dia Cakap

Karya : Sely Holiana Santi*) Duduk termenungSembari mencerna nasehat penuh akan hasratNasehat tentang menghadapi kehidupan Dia cakap,Kamu harus menguasai bahasa

Jihad Santri

Karya : Nur Thalita Safa*) Sebuah perjuangan yang mememilukanBukti nyata pada masa yang silamResolusi jihad para pejuangMerebut kembali sebuah perdamaian

Santri

Karya : Abdul Ghofur Ar-Rozi, S.E. *) Dikatanya aku hanya berdiam diri sajaSepi, tanpa warna nan tak bersahajaBagai ayam dalam

Anugerah

Karya : Nur Thalita Safa*) Satu hal yang pastiTak pernah terpungkiriMaupun bersarang dalam naluri dan hatiSebuah ketetapan oleh sang PenciptaMembawa

Fondasi

Karya : Nur Thalita Safa*) Langit menatap senduMenatap wajah penuh kesedihan ituWajah Lelah dengan guratan rinduMata kecilnya menatap sayuMeratap menyendiri

Tak Ada yang Tak Bisa

Karya : Nur Thalita Safa*) Ada kalanya semua lelucon tak lagi dapat mengundang tawaAda kalanya sisi berbeda kita tunjukan pada

Terlalu Larut

Karya: Sely Hoiana S.*) Laksana angin tanpa tujuanMengurung jiwa dalam relung kehampaanMenatap langit malam nan begitu gelap bagai kehidupanItu mengekspresikan