logo_mts192
0%
Loading ...
Praktikum Perkecambahan, MTs Miftahul Ulum 2 Ajak Siswa Belajar Pertumbuhan Tanaman Secara Langsung
0
MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Pembinaan dan Sosialisasi Integrasi Kegiatan Keagamaan dengan Pesantren
0
Rabiul Akhir dalam Catatan Sejarah: Menelusuri Peristiwa dan Pelajaran dari Zaman Rasulullah saw
0
MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri Rapat Penyusunan MoU Bersama Polres Lumajang
0
Cegah Bullying, MTs Miftahul Ulum 2 Bekali Siswi dengan Edukasi dan Praktik Pencegahan Kekerasan
0
Ciptakan Madrasah Aman dan Nyaman, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Edukasi Pencegahan Bullying bersama Satbinmas Polres Lumajang
0
9 Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Wakili Madrasah di OMI Tingkat Kab. Lumajang Tahun 2026
0
Tegakkan Kedisiplinan, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Sosialisasi Tata Tertib Madrasah dan Pesantren
0
Kasie Pendma Bekali Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bakid dengan Pendidikan Karakter dan Motivasi Belajar
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Dua Buku Karya Guru dan Siswi kepada Kasie Pendma Kemenag Lumajang
0
Kasie Menyapa: Kasie Pendma Kemenag Lumajang Kunjungi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid
0
MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Gelar Pembinaan dan Pendampingan Peserta OMI 2026
0
Tidak ada postingan lainnya.

Category: Puisi

Doa dan Harapan

Harapan

Karya : Putri Evita Muhajir*) Hati akan tersakitiKarma kita sediriSudah tahu dia hanya pemberi harapanMasih saja dipertahankan Kalau sudah terluka

Kebersamaan Kita

Karya: Ahmad Aldian Syaputra*) Dimulai dari kebersamaanYang harus kita jalankanWalaupun banyak cobaanYang harus kita lewatkan Di saat aku sendiriEngkaulah yang

Ayah dan Ibu

Karya : Zahrotul Azizah*) Ibu…Kau adalah wanit yang kuatKau rela berkorban demi anak muMeski harus bangun karna mendengar tangisan kuWahai

Pergi, Kemana?

Karya: Rifatul Aulia Riskia *) Dikala itu aku terpojokkanMenanayakan kenyataanMenelan semua kepahitanMerasakan arti kehidupanMasih menjadi tanda tanyaApa yang telah terjadi

Dia Cakap

Karya : Sely Holiana Santi*) Duduk termenungSembari mencerna nasehat penuh akan hasratNasehat tentang menghadapi kehidupan Dia cakap,Kamu harus menguasai bahasa

Jihad Santri

Karya : Nur Thalita Safa*) Sebuah perjuangan yang mememilukanBukti nyata pada masa yang silamResolusi jihad para pejuangMerebut kembali sebuah perdamaian

Santri

Karya : Abdul Ghofur Ar-Rozi, S.E. *) Dikatanya aku hanya berdiam diri sajaSepi, tanpa warna nan tak bersahajaBagai ayam dalam

Anugerah

Karya : Nur Thalita Safa*) Satu hal yang pastiTak pernah terpungkiriMaupun bersarang dalam naluri dan hatiSebuah ketetapan oleh sang PenciptaMembawa

Fondasi

Karya : Nur Thalita Safa*) Langit menatap senduMenatap wajah penuh kesedihan ituWajah Lelah dengan guratan rinduMata kecilnya menatap sayuMeratap menyendiri

Tak Ada yang Tak Bisa

Karya : Nur Thalita Safa*) Ada kalanya semua lelucon tak lagi dapat mengundang tawaAda kalanya sisi berbeda kita tunjukan pada