logo_mts192
0%
Loading ...
Jalan
0
Perkuat Budaya Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Jalin Kerja Sama dengan Penerbit Aruspedia Creative
0
Wujudkan Kepedulian, MTs Miftahul Ulum 2 Takziyah ke Rumah Duka Siswa di Candipuro
0
Hari Santri 2026 : Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
0
Tanamkan Nasionalisme dan Semangat Perjuangan, MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Apel Hari Santri 2026
0
Kelas Literasi, MTs Miftahul Ulum 2 Manfaatkan Laboratorium TIK untuk Kembangkan Kreativitas Siswa
0
Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Angkat Tradisi Pesantren dalam Lomba Video Edukasi Bulan Bahasa 2026
0
Angkat Kisah Asal Muasal Jatiroto, Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Lomba Bahasa Tingkat Kabupaten
0
Saring Potensi dan Tumbuhkan Kompetensi, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar Seleksi Masuk Kelas Unggulan Berbasis Komputer
0
Tingkatkan Kualitas Evaluasi, Guru Bahasa Arab MTs Miftahul Ulum 2 Gabung Penyusunan Bank Soal di MGMP Wilker 2
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Pengurus Yayasan dan Pesantren
0
Jumat, Saatnya Memperbanyak Shalawat
0
Tidak ada postingan lainnya.

Puisi

Darurat

Mendesak

Karya : Nur Thalita Safa*) Luka-luka yang ku jadikan frasaTakan pudar seiring berjalannya masaMenyimpan kenangan dalam setiap perjalannya Biarlah ia

Doa dan Harapan

Harapan

Karya : Putri Evita Muhajir*) Hati akan tersakitiKarma kita sediriSudah tahu dia hanya pemberi harapanMasih saja dipertahankan Kalau sudah terluka

Kebersamaan Kita

Karya: Ahmad Aldian Syaputra*) Dimulai dari kebersamaanYang harus kita jalankanWalaupun banyak cobaanYang harus kita lewatkan Di saat aku sendiriEngkaulah yang

Ayah dan Ibu

Karya : Zahrotul Azizah*) Ibu…Kau adalah wanit yang kuatKau rela berkorban demi anak muMeski harus bangun karna mendengar tangisan kuWahai

Pergi, Kemana?

Karya: Rifatul Aulia Riskia *) Dikala itu aku terpojokkanMenanayakan kenyataanMenelan semua kepahitanMerasakan arti kehidupanMasih menjadi tanda tanyaApa yang telah terjadi

Dia Cakap

Karya : Sely Holiana Santi*) Duduk termenungSembari mencerna nasehat penuh akan hasratNasehat tentang menghadapi kehidupan Dia cakap,Kamu harus menguasai bahasa

Jihad Santri

Karya : Nur Thalita Safa*) Sebuah perjuangan yang mememilukanBukti nyata pada masa yang silamResolusi jihad para pejuangMerebut kembali sebuah perdamaian

Santri

Karya : Abdul Ghofur Ar-Rozi, S.E. *) Dikatanya aku hanya berdiam diri sajaSepi, tanpa warna nan tak bersahajaBagai ayam dalam

Anugerah

Karya : Nur Thalita Safa*) Satu hal yang pastiTak pernah terpungkiriMaupun bersarang dalam naluri dan hatiSebuah ketetapan oleh sang PenciptaMembawa

Fondasi

Karya : Nur Thalita Safa*) Langit menatap senduMenatap wajah penuh kesedihan ituWajah Lelah dengan guratan rinduMata kecilnya menatap sayuMeratap menyendiri