
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I, menghadiri Rapat Pleno Sidang Pengesahan Kelulusan MTs Tahun Pelajaran 2025/2026 pada
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul resmi memulai pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Selasa (2/6/2026).
Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd *) Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia selalu mengingat akan lahirnya Pancasila sebagai dasar negara,
Oleh : Muhammad Hadi Hidayah Purnomo, S.Pd *) Tanggal 1 Juni bukan sekadar angka di kalender yang menandai kelahiran sebuah
Momentum Hari Lahir (Harlah) Ke-7 MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul semakin bermakna dengan lahirnya dua karya buku dari dewan
Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd *) 7 Tahun MTs Miftahul Ulum 2 Membangun Generasi Unggul Berakhlak Mulia Ketika Angka 7
Momentum Hari Lahir (Harlah) Ke-7 MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul yang diperingati pada tanggal 29 Mei 2026 menjadi semakin
Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Ke-7, MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang menggelar kegiatan tasyakuran dan istighatsah
Oleh: Husen, S.Pd.I *) Hari ini Jum'at, 29 Mei 2026, MTs Miftahul Ulum 2 Genap Berusia tujuh tahun sejak lahirnya
Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd *) Hari Raya Kurban atau Iduladha merupakan salah satu peristiwa penting dalam kalender Islam yang
Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd *) Ada saat-saat dalam hidup ketika manusia perlu bercermin lebih dalam, bukan pada wajahnya, melainkan
Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd *) Puasa dalam ajaran Islam berfungsi sebagai sarana tazkiyatun nafs, yaitu penyucian jiwa dari sifat-sifat


Ayah dan Ibu

Pergi, Kemana?

Dia Cakap

Jihad Santri

Santri

Anugerah

Fondasi

Tak Ada yang Tak Bisa

Terlalu Larut
Category: Puisi

Kebersamaan Kita
Karya: Ahmad Aldian Syaputra*) Dimulai dari kebersamaanYang harus kita jalankanWalaupun banyak cobaanYang harus kita lewatkan Di saat aku sendiriEngkaulah yang

Ayah dan Ibu
Karya : Zahrotul Azizah*) Ibu…Kau adalah wanit yang kuatKau rela berkorban demi anak muMeski harus bangun karna mendengar tangisan kuWahai

Pergi, Kemana?
Karya: Rifatul Aulia Riskia *) Dikala itu aku terpojokkanMenanayakan kenyataanMenelan semua kepahitanMerasakan arti kehidupanMasih menjadi tanda tanyaApa yang telah terjadi

Dia Cakap
Karya : Sely Holiana Santi*) Duduk termenungSembari mencerna nasehat penuh akan hasratNasehat tentang menghadapi kehidupan Dia cakap,Kamu harus menguasai bahasa

Jihad Santri
Karya : Nur Thalita Safa*) Sebuah perjuangan yang mememilukanBukti nyata pada masa yang silamResolusi jihad para pejuangMerebut kembali sebuah perdamaian

Santri
Karya : Abdul Ghofur Ar-Rozi, S.E. *) Dikatanya aku hanya berdiam diri sajaSepi, tanpa warna nan tak bersahajaBagai ayam dalam

Anugerah
Karya : Nur Thalita Safa*) Satu hal yang pastiTak pernah terpungkiriMaupun bersarang dalam naluri dan hatiSebuah ketetapan oleh sang PenciptaMembawa

Fondasi
Karya : Nur Thalita Safa*) Langit menatap senduMenatap wajah penuh kesedihan ituWajah Lelah dengan guratan rinduMata kecilnya menatap sayuMeratap menyendiri

Tak Ada yang Tak Bisa
Karya : Nur Thalita Safa*) Ada kalanya semua lelucon tak lagi dapat mengundang tawaAda kalanya sisi berbeda kita tunjukan pada

Terlalu Larut
Karya: Sely Hoiana S.*) Laksana angin tanpa tujuanMengurung jiwa dalam relung kehampaanMenatap langit malam nan begitu gelap bagai kehidupanItu mengekspresikan
