logo_mts192
0%
Loading ...
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Rapat Persiapan OMI Tahun 2026
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Hadiri Tasyakuran Gedung Baru Asrama Santri
0
Ketika Cinta kepada Rasulullah saw Menjadi Ukuran Hati
0
Nabi Isa Pun Mengabarkan Kelahiran Rasulullah saw
0
MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Webinar “Akreditasi Tanpa Panik” Bersama Pokjawas Madrasah Jatim
0
Ekstrakurikuler Seni Religi MTs Miftahul Ulum 2 Bakid Shooting Video Clip Cover Shalawat di Gunung Gambir
0
Mengenal Ekoteologi Islam: Kemenag RI Dorong Kepedulian Lingkungan Berbasis Nilai Keislaman
0
Download Soal KSM/OMI: Bahan Persiapan OMI Tahun 2026
0
Nabi Ar-Rahmah: Rasulullah saw Sang Pembawa Kasih Sayang
0
Ketika Cinta Menjadi Jalan untuk Bersama Nabi Muhammad Saw
0
Drama Kemerdekaan Tutup Rangkaian Festival Karya dan Seni MTs Miftahul Ulum 2 Tahun 2026
0
Festival Karya dan Memasuki Hari Keempat,  Lomba Paduan Suara Riuhkan Aula
0

Category: Literasi

Seorang Guru

Karya : Adifah Dian Isnaeni Karisma Yanti *) Kau tembus dinginnya pagi dan pekatnya malamKau berkorban demi anak didik yang

Hijab Pertamaku

Karya: Lailiatun Nafilah *) Raquell mulai membuka kedua matanya perlahan, karena sinar matahari yang menembus indra penglihatannya,melalui sela-sela jendela. Setelah

Pisau Menusuk Pertemanan

Karya : Putri Evita Muhajir *) Hari ini yang kurang sempurna untukkuBukan tak mau bersamamuBukan tak mau melihat perjuanganmuHanya aku

Teman-temanku

Karya: Humairotun Nisak *) Teman – temanku….Engkaulah teman-temanku yang terbaikEngkaulah yang selalu menemanikuDan engkau juga ada di saat aku sedihDan

Guruku

Karya: Aira Qurota A’yun *) Guruku…….Terimakasih engkauh telah mengajarikuIlmu ilmu yang bermanfaatSampai diriku tauNahwu, sejarah itu apa Guru….Engkaulah orang keduaYang

Sahabat Kecilku

Karya : Maghfiroh *) Sahabatku……Sudah lama kita tak bertemuAku rindu akan canda tawamuKu rindu akan senyummuAku merindukan dengan apa yang

Bunda

Karya : Khoyriyah Basich *) Maaf, maaf dan maafMaafkan anakmu iniAku tak bisa membuatmu bahagiaDan sering membuatmu gelisah Maaf bun…..Kata

Inginku

Karya : Huzaimatul Jannah Ramadhani *) Kian larut mata memandangtak seorangpun di depan matakuHati yang linglung entah mau apaMulut membisu