
Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang, Muhammad Ismail, S.Pd., mengikuti rapat persiapan teknis pelaksanaan
Karya: Novy Amalia Hasanah *) Syela adalah seorang gadis cantik yang sangat menyukai hal-hal yang bisa disebut “tidak berguna”. Sama
Yayasan Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang menggelar Musyawarah Kerja (Musker) ke-XII pada Kamis (02/04/2026) bertempat di Aula Pondok Pesantren
Oleh: Husen, S.Pd.I *) Menjadi pejuang pendidikan bukanlah jalan yang mudah. Ia bukan sekadar profesi, tetapi sebuah panggilan jiwa yang
Karya: Abelliatus Zahra *) Ikan mencintai air,namun air merebusnya.Daun setia pada angin,namun angin menggugurkannya.Manusia menggantung hidupnya pada tanah,namun tanah menguburnya.
Karya: Novy Amalia Hasanah *) Dunia tanpa batasfantasi menjadi arah langkahku,masa depan indah yang kurajut diam-diam.Namun, masih adakah harapanyang tersisa
Oleh: Husen, S.Pd.I *) Ada satu jalan menuju ketakwaan yang tidak ramai dilalui. Jalan itu sunyi, halus, dan seringkali luput
Oleh : Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd *) Setiap tahun, Hari Raya Idul Fitri datang membawa suasana hangat dan penuh makna. Umat Islam
Oleh : Amang Phillips Dayeng Pasewang, S.Sos *) Di tanah Jawa, Syawal tidak hanya hadir dengan gema takbir dan pelukan
Oleh : Muhammad Bardan Nafis Firdausi, S.Pd *) Ramadhan telah pergi. Ia berlalu seperti tamu agung yang singgah sejenak, meninggalkan
Oleh: Abdul Wafi Hasan, SH *) Hari raya dalam Islam bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang kebahagiaan. Ia adalah
Oleh: Muhammad Said Fadhori, S.Pd.I *) Setiap kali Idul Fitri tiba, suasana berubah menjadi lebih hangat. Rumah-rumah terbuka, tangan saling


Rindu Ayah

Kaylara dan Pintu Hidayah-Nya

Bunda Anakmu Rindu

Kado untuk Ibu

Asa Ganda

Guruku

Aku Menjadi Duri

Peluh Prestasi

Harapan
Category: Karya Siswa

Ibu
Karya: Kaisya Luna Fara Aisa *) Sungguhku berterima kasih kepadamuYang sudah membesarkanku dari aku kecil sampai besarSungguh banyak pengorbananmu kepada

Rindu Ayah
Karya: Putri Evita Muhajir *) Ayah ku….Kaulah pahlawankuKaulah pria pertama yang memelukkuHanya kaulah yang mengerti perasaanku Ayah ku…..Kau adalah mataharikuYang

Kaylara dan Pintu Hidayah-Nya
Karya: Fitroh Nur Aini *) “Brumm…..brumm…” Suara deru motor yang saling bersatuan berhasil memenuhi arena balap liar pada malam ini

Bunda Anakmu Rindu
Karya: Aira Qurota A’yun *) Ku pegang engkau erat-eratTatapanmu begitu indahWaktu telah menjadikan harapanNamun, bagiku tatapanmuMasih semanis cokelat Biar saja

Kado untuk Ibu
Karya : Nayla Inayatus Sholihah *) Di pagi yang cerah, seorang remaja yang baru saja bangun dari tidur dengan pakaian

Asa Ganda
Karya: Moh. Ibnu Abas *) Perlukah selalu memberi tanpa dimintaPerlukah meminta tanpa harus memaksaMeski kata mereka, kalimat itu terlalu sederhanaUntukku

Guruku
Karya: Humairatun Nisa’ *) GurukuEngkaulah yang mengajari kamiEngkau memberikan kami ilmuTidak pernah marahWalaupun kami tidak mendengarkanmu GurukuMaafkan kami bila kadangkala

Aku Menjadi Duri
Karya: Eka Ramadani Wahyu Ningsih *) Jika aku menjadi merpatiKan kusampaikan pesan tentang isi hatiJika aku menjadi pelangiKan kutampakkan keindahan

Peluh Prestasi
Karya: Solihin *) Hujan sore ini tak lagi berwujud airHanya gerimis keringat yang bercucuranDiusapnya peluh, menyisakan noda-noda lesuKupandang bapak, dari

Harapan
Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Gemuruh rintikan hujanGuntur yang tak berhenti menyambarDinginnya malam menambah cekamnya keadaanMenemani jiwa yang tengah
