Asa Ganda

Karya: Moh. Ibnu Abas *)

Perlukah selalu memberi tanpa diminta
Perlukah meminta tanpa harus memaksa
Meski kata mereka, kalimat itu terlalu sederhana
Untukku kata itu sangat bermakna

Bisakah semua ingin menjadi mungkin
Akankan suatu mimpi bukan sekadar halusinasi
Namun yang aku mau, adalah ia dan itu yang menentu
Yang terpatri arti, bukan menyayat hati
Untuknya, tak ayal diri sahaja
Pandai diri mengira

Untuk apa-apa yang tak pantas dikira
Tanpa citra, buih-buih permata tak memiliki rona
Indahnya hanyalah sekejap tuaian kata-kata
Hingga diri ini, bisanya hanya bersuara tanpa memandang makna

Kelak kamu dan ia akan mengerti
Indahnya kata-kata dari suara hati
Dalam dia ia berbicara, demi mengungkap rasa yang tercipta
Untuk semua asa yang pernah dijajah frasa
Lalu menjadi puisi, yang bermakna ganda

*) Siswa MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *