
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul secara resmi meluncurkan Logo MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai identitas
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menyampaikan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 736 Tahun 2026 tentang Pedoman
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., bersama Bendahara Madrasah, Muhammad Faisol Ali, S.H., menghadiri kegiatan Verifikasi Laporan
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., bersama Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Muhammad Ismail, S.Pd., menghadiri kegiatan Review
Dalam rangka mendukung persiapan pelaksanaan Tahun Pelajaran 2026/2027, Template Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) kini telah tersedia dan dapat dimanfaatkan sebagai
Sebagai wujud silaturahmi dan ungkapan rasa syukur atas kepulangan dari Tanah Suci, jajaran pimpinan MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul
Keberhasilan Dr. Zainuddin, M.Pd. meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dengan predikat Cum
Oleh: Amang Phillips Dayeng Pasewang, S.Sos *) Setiap tanggal 3 Juli, masyarakat dunia memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Internasional (International
Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027. Pedoman ini
Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menghadirkan penyegaran dalam dunia pendidikan madrasah. Menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui
Oleh : Dr. H. Zainuddin, M.Pd.I *) Ada kalanya sebuah hari jadi tidak hanya dikenang melalui seremoni, doa bersama, atau
Oleh: Husen, S.Pd.I.*) Ada satu keyakinan yang telah menjadi ruh perjalanan MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul sejak resmi berdiri


Mengenang Perjuangan Para Pahlawan

Kebersamaan Kita

Ayah dan Ibu

Pergi, Kemana?

Dia Cakap

Jihad Santri

Anugerah

Fondasi

Tak Ada yang Tak Bisa
Category: Karya Siswa

Harapan
Karya : Putri Evita Muhajir*) Hati akan tersakitiKarma kita sediriSudah tahu dia hanya pemberi harapanMasih saja dipertahankan Kalau sudah terluka

Mengenang Perjuangan Para Pahlawan
Oleh : Achmad Gilban Sobri Muntaha*) Sepuluh November adalah Hari Pahlawan Nasional Indonesia. Pada tanggal itu di setiap tahun warga

Kebersamaan Kita
Karya: Ahmad Aldian Syaputra*) Dimulai dari kebersamaanYang harus kita jalankanWalaupun banyak cobaanYang harus kita lewatkan Di saat aku sendiriEngkaulah yang

Ayah dan Ibu
Karya : Zahrotul Azizah*) Ibu…Kau adalah wanit yang kuatKau rela berkorban demi anak muMeski harus bangun karna mendengar tangisan kuWahai

Pergi, Kemana?
Karya: Rifatul Aulia Riskia *) Dikala itu aku terpojokkanMenanayakan kenyataanMenelan semua kepahitanMerasakan arti kehidupanMasih menjadi tanda tanyaApa yang telah terjadi

Dia Cakap
Karya : Sely Holiana Santi*) Duduk termenungSembari mencerna nasehat penuh akan hasratNasehat tentang menghadapi kehidupan Dia cakap,Kamu harus menguasai bahasa

Jihad Santri
Karya : Nur Thalita Safa*) Sebuah perjuangan yang mememilukanBukti nyata pada masa yang silamResolusi jihad para pejuangMerebut kembali sebuah perdamaian

Anugerah
Karya : Nur Thalita Safa*) Satu hal yang pastiTak pernah terpungkiriMaupun bersarang dalam naluri dan hatiSebuah ketetapan oleh sang PenciptaMembawa

Fondasi
Karya : Nur Thalita Safa*) Langit menatap senduMenatap wajah penuh kesedihan ituWajah Lelah dengan guratan rinduMata kecilnya menatap sayuMeratap menyendiri

Tak Ada yang Tak Bisa
Karya : Nur Thalita Safa*) Ada kalanya semua lelucon tak lagi dapat mengundang tawaAda kalanya sisi berbeda kita tunjukan pada
