
Oleh : Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd *) Pada 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai daerah, suku, dan agama berkumpul
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, menjalin kerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Lumajang untuk memperkuat edukasi dan
Karya: Nadiyyatul Husna Al-Karimah*) Peringatan Hari Santri Nasional setiap tanggal 22 Oktober tampaknya selalu membawa memori kita kembali pada heroisme
Karya: Aulia Syafira Az-Zahra *) Kala mentari menyapa bumi,Langkah kaki tak pernah terhenti.Jalan yang mereka tempuh setiap pagi,Adalah jalan menuju
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, menjalin kemitraan dengan Penerbit Aruspedia Creative melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of
CANDIPURO – Sebagai bentuk kepedulian dan ikatan kekeluargaan, MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, mengunjungi rumah duka salah
Oleh: Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd. Dari Resolusi Jihad ke Indonesia Emas Setiap 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri. Tanggal
Memperkuat karakter santri yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air menjadi bagian dari komitmen MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul,
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan peserta didik melalui kegiatan Kelas Literasi Menulis
Tiga siswa MTs Miftahul Ulum 2 Lumajang mengikuti lomba video edukasi dalam rangka Bulan Bahasa 2026 yang diselenggarakan oleh SMK
Mengenalkan sejarah dan kekayaan lokal melalui bahasa menjadi salah satu cara generasi muda merawat identitas daerah. Semangat inilah yang dibawa
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, menggelar Ujian Seleksi Masuk Kelas Unggulan bagi seluruh siswa kelas VII. Kegiatan


Melanjutkan Cahaya Ramadan

Mengambil Jalan yang Berbeda di Hari Raya

Makna Hakiki dari Hari Raya Idul Fitri

Agar Hati Tetap Hidup di Hari Raya

Puasa : Terapi Sehat Jiwa dan Raga

Ketika Ramadan Berlalu Tanpa Ampunan

Ketika Allah Sendiri yang Memberi Makan

Di Setiap Berbuka, Ada yang Dibebaskan

Saat Puasa Kehilangan Ruhnya
Artikel

Agar Silaturrahim Bernilai Ibadah
Oleh : Sholeh, S.Pd *) Hari raya bukan hanya tentang berkumpul dan saling berkunjung, tetapi juga tentang menjaga adab dalam

Melanjutkan Cahaya Ramadan
Okeh: Muhammad Faisol Ali, SH *) Ramadan mungkin telah berlalu, tetapi ruhnya seharusnya tidak ikut pergi. Banyak di antara kita

Mengambil Jalan yang Berbeda di Hari Raya
Hari raya adalah hari yang penuh kebahagiaan. Setelah sebulan berpuasa, menahan diri, dan memperbaiki hati, akhirnya kita sampai pada hari

Makna Hakiki dari Hari Raya Idul Fitri
Oleh : Fathur Rahman, S.Pd.I., M.Pd *) Di setiap datangnya hari raya, umat Islam di seluruh dunia bergembira menyambutnya. Suasana penuh kegembiraan

Agar Hati Tetap Hidup di Hari Raya
Oleh : Husen, S.Pd.I *) Ramadan akan pergi. Hari-hari yang penuh ibadah perlahan akan menjadi kenangan. Takbir mulai berkumandang, menandakan

Puasa : Terapi Sehat Jiwa dan Raga
Oleh : Aris Purnomo, S.Pd *) Sering kali kita mendengar bahwa puasa baik untuk kesehatan. Banyak penelitian modern juga menunjukkan

Ketika Ramadan Berlalu Tanpa Ampunan
Oleh : Abdul Wafi Hasan, SH.*) Ada hadis yang tidak hanya memberi harapan, tetapi juga mengguncang kesadaran. Ia bukan sekadar

Ketika Allah Sendiri yang Memberi Makan
Oleh: Mochammad Fathur Rosi, SH. *) Puasa sering dipahami sebagai ibadah yang penuh aturan. Sejak terbit fajar hingga terbenam matahari,

Di Setiap Berbuka, Ada yang Dibebaskan
Oleh : Abdul Gofur Arrozi, S.E. *) Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ia adalah perjalanan panjang menuju

Saat Puasa Kehilangan Ruhnya
Oleh : Muhammad Afif Umri, S.H. *) Dalam suasana Ramadan, masjid lebih ramai, tilawah lebih sering terdengar, dan meja berbuka
