Keutamaan Surah Thaha

Karya : Achmad Gilban Sobri Muntaha*)

Al-Quran adalah wahyu Allah Subḥānahu wa Ta’ālā yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad Ṣalla Allāh ‘Alayhi wa Sallam sebagai kitab suci terakhir untuk dijadikan petunjuk dan pedoman hidup dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Oleh karena itu kaum muslimin memiliki kewajiban untuk berinteraksi (al-taammul) dengan al-Qur`an diantara nya dengan cara membaca, dari beberapa Surat yang terdapat dalam Al-Qur’an kami akan membahas terlebih dahulu tentang : Keutamaan Surat Thaha. Yang memiliki nama lain Al-Kalim, kita sebagai kaum Muslimin patut mengetahui Keutamaan Surat Thaha. Surat Thaha berada dalam urutan Surah ke- 20 dari 114 surah yang terdapat di dalam Al-Qur’an dan terkandung 135 ayat. Surat Thaha termasuk golongan surat Makkiyyah.

Baca Juga

KEUTAMAAN BULAN JUMADIL AWAL


Adapun keutamaan atau fadhilah membaca Surat Thaha adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, diberikan catatan amal perbuatan dengan tangan kanan dan tidak dihisap atas apa yang dilakukannya setelah Islam.
    Dari Abi Abdullah telah berkata, “Janganlah kalian bosan membaca Surat Thaha, karena sesungguhnya Allah mencintainya dan mencintai pembacanya. Barangsiapa yang membacanya dengan istiqamah, maka Allah akan memberikan kitab (catatan amal perbuatan) dengan tangan kanannya di hari kiamat, Allah tidak menghisabnya atas apa yang dilakukannya setelah Islam, dan memberinya pahala di akhirat hingga ia merasa ridha.
  2. Kedua, termasuk Al-Ma’in yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pengganti Zabur.
  3. Ketiga, mengandung al-ismul a’dzam (nama Allah yang paling agung), jika berdoa dengannya akan dikabulkan (insya Allah).
  4. Keempat, bisa digunakan untuk wasilah doa agar melembutkan hati. Bagi seseorang yang merasa hatinya keras, atau ada seseorang yang saudara atau sahabatnya memiliki hati yang keras, maka dapat dibacakan Surat Thaha ayat 1-5.

Sebagai penutup, marilah kita renungkan apa yang sebenarnya kita dapatkan dari surat ini.


Al-Quran menenangkan hati yang sakit dan memberi tahu kita bahwa Allah lebih dekat dengan kita daripada urat leher kita.

*) Ketua OSIM MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *