Anak Terlindungi, Indonesia Maju (Memperingati Hari Anak Nasional 2022)

Oleh : Husen, S.Pd.I *)

Hari Anak Nasional 2022 yang diperingati setiap tanggal 23 Juli merupakan perayaan ke-39 sejak ditetapkan pada 19 Juli 1984 oleh Presiden ke-2 Indonesia Soeharto. Ketentuan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional. Berdasarkan Keppres 44/1984, adanya Hari Anak Nasional diperingati untuk mewujudkan kesejahteraan anak-anak generasi penerus bangsa.

Melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada tahun ini, pemerintah mengangkat tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Redaksi tema tersebut menyiratkan harapan besar untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, mapan, dan mampu bersaing dalam kancah global. Melindungi aset bangsa yang paling vital ini merupakan tugas bersama. Aset sumber daya manusia dengan karakter Pancasila sangat dibutuhkan tidak hanya untuk mempertahankan eksistensi kemerdekaan, juga sebagai solusi perdamaian dunia.

Keanekaragaman suku, agama, bahasa dan budaya yang dibingkai kebhinekaan dapat menjadi prototipe perdamaian di seluruh dunia yang kini dilanda krisis kepercayaan dan isu disintegrasi horizontal. Anak-anak Indonesia sekarang disiapkan untuk menjadi agen perdamaian yang diharapkan saling bergandengan dan merangkul semua bangsa. Sehingga Agenda 2030 yaitu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) dapat terwujud.

Adapun program TPB/SDGs yang merupakan komitmen global dan nasional dalam upaya untuk mensejahterakan masyarakat memiliki 17 tujuan, yaitu mencakup: (1) Dunia tanpa kemiskinan; (2) Dunia tanpa kelaparan; (3) Kehidupan sehat dan sejahtera; (4) Pendidikan berkualitas; (5) Kesetaraan gender; (6) Tersedianya air bersih dan sanitasi layak; (7) Tersedianya energi bersih dan terjangkau; (8) Tersedianya pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi; (9) Tumbuhnya industri, inovasi dan infrastruktur; (10) Berkurangnya kesenjangan sosial; (11) Kota dan permukiman yang Berkelanjutan; (12) Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan; (13) Penanganan perubahan iklim; (14) Menjaga ekosistem lautan; (15) Menjaga ekosistem daratan; (16) Perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh; (17) Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Untuk saat ini marilah bergandengan tangan untuk membuat dunia menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak. Karena kelak kehidupan kita sebagai orang tua akan bergantung pada mereka sebagai pemegang estafet peradaban.

Selamat Hari Anak Nasional 2022, untuk putra-putri MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul.

*) Guru MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid dan Sekretaris LKSA Miftahul Ulum

Leave a Reply

Your email address will not be published.