
Bagi guru madrasah yang akan mempersiapkan diri menghadapi Asesmen Kompetensi Guru (AKG) atau AKGTK Madrasah Tahun 2026, tersedia sejumlah bahan
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., menghadiri kegiatan Pembinaan, Rapat Koordinasi, dan Evaluasi Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah
Satuan Pendidikan perlu mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026 dengan mengacu pada petunjuk teknis
Kementerian Agama Republik Indonesia resmi meluncurkan logo dan tema peringatan Hari Santri 2026. Tahun ini, Hari Santri mengusung tema “Santri
Dalam upaya membentuk peserta didik yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki wawasan kebangsaan, MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto,
Dua guru MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Momentum dan peringatan Hari Literasi Internasional dimanfaatkan MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, untuk memberikan apresiasi kepada siswa-siswi
Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang di MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto,
MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, menggelar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang,
Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto, Muhammad Hadi Hidayah Purnomo, S.Pd., mengikuti kegiatan Musyawarah Guru
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto, Husen, S.Pd.I., mengikuti simulasi Asesmen Kompetensi Guru (AKG) bagi Kepala Madrasah pada
Tim Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto mengikuti Pelatihan Skrining dan Kader Kesehatan yang diselenggarakan

Day: October 20, 2020

Santri Tulen (Semeru Police Movie Competition)
Bakir, seorang santri yang gemar membaca,cakap dalam berdebat juga terkenal aalim di kalangan teman-temannya. Suatu ketika, ditugaskan mengambil buku diluar pesantren bersama sahabat karieb nya oleh ustadznya. Bakir menempuh perjalanan cukup jauh demi melaksanakan perintah (PAKON-MADURARED). Nahasnya, dalam perjalanannya dia harus berurusan dengan polisi lalulintas. Sehingga terjadilah debat antara santri tulen dan pak polisi lalu lintas.
