Kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Menjadi Narasumber Sarasehan Pelantikan IKSABA Kampus Jember 2021/2022

Bertepatan dengan hari Lahir Nahdlatul Ulama yang ke-95 menurut kalender masehi, 31 Januari 2021, Kepala MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Lumajang, Sahroni, S.Pd.I., M.Pd menghadiri undangan serta sejak dan pelantikan pengurus IKSABA Kampus Jember Periode 2021/2022. IKSABA Kampus Jember merupakan wadah organisasi bagi santri alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul yang sedang menempuh pendidikan kuliah di berberapa kampus di Kabupaten Jember baik negeri maupun swasta.

Kegiatan yang digelar di Kantor Balai Desa Klompangan Kecamatan Ajung Jember tersebut dihadiri oleh beberapa pengurus IKSABA Kabupaten Jember, Pengurus Yayasan dan Pesantren Miftahul Ulum, tokoh alumni senior,  perwakilan kampus di Malang dan seluruh anggota IKSABA Kampus se wilayah Jember, mulai IAIN Jember (UIN KHAS), UNEJ, UIJ, INAIFAS dan beberapa kampus lainnya. Beberapa tokoh IKSABA senior yang hadir antara lain Kyai Asnawi,  H. Imam Fathoni,  H. Nurul Huda, Ustadz Amiruddin, Maksum, Ustadz Ghofir, SH alumni yang saat ini duduk di kursi DPRD Jember.

Kegiatan pelantikan diawali dengan penampilan shalawat Al-Banjari IKSABA Kampus Jember. Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan mulai dari ketua panitia, dan pengurus IKSABA Pusat. Kyai Asnawi selaku perwakilan pengurus IKSABA pusat menyampaikan pesan-pesan pengasuh Pesantren Miftahul Ulum KH. M. Husni Zuhri yang diterima dalam beberapa minggu terakhir.

“Guru kita (KH. M. Husni Zuhri) walaupun jarang hadir dalam kegiatan-kegiatan IKSABA, beliau sangat perhatian dan terus memantau program dan kegiatan IKSABA di semula wilayah. Walaupun di masa pandemi ini, beliau berpesan agar kegiatan-kegiatan IKSABA yang sifatnya lokal terus dilaksanakan secara istiqamah.” tuturnya

“Dan yang terpenting dalam ber-IKSABA ini agar hati kita tetap nyambung dengan guru kita di pesantren, sehingga kita senantiasa mendapatkan sambungan doa dan berokahnya. Ilmu yang kita dapatkan menjadi ilmu yang bermanfaat baik untuk pribadi maupun untuk orang lain” ucap alumni tahun 80 an ini.

Baca juga : KEPALA MTS. MIFTAHUL ULUM 2 BAKID MENJADI NARASUMBER SEMINAR IKSABA KAMPUS JEMBER

Ketua IKSABA Balung ini juga memberikan taujihat dan mengingatkan bahwa tujuan utama dibentuknya IKSABA tidak ada lain kecuali untuk membentengi alumni dari akidah dan ideologi di luar ahlussunnah waljamaah, menjalin ukhuwah sesama alumni dan meningkatkan prestasi ilmiah. Bukan hanya semata-mata untuk ngumpul, makan-makan lantas pulang tanpa makna yang berarti.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Sekretaris Yayasan Miftahul Ulum, Sahroni, S.Pd.I., M.Pd. Mengawali sambutannya, mantan sekretaris Pesantren Tahun 2005-2006 ini menyampaikan salam permohonan maaf ketua Yayasan karena tidak bisa hadir dalam kegiatan ini karena banyaknya agenda yang harus dilaksanakan di waktu yang sama. “Ketua Yayasan tidak bisa hadir karena beliau banyak agenda yang harus disiapkan. Karena beliau juga menjadi bendahara PCNU Kabupaten Lumajang.”

Pria yang masih aktif sebagai pengajar di Madin ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada MC yang tadinya diminta untuk memberikan siraman rohani. Karenanya saya hanya ingin menyampaikan informasi program-program yayasan dan perkembangan pesantren.

“Mohon maaf saya ini sangat tidak pantas untuk memberikan siraman rohani. Di hadapan saya ini adalah guru-guru saya di pesantren dulu. Apa yang disampaikan oleh ustadz Usnawi tadi sudah cukup dan bahkan lebih untuk mengarahkan kira selaku alumni agar tidak salah langkah.” ucapnya 

“Saat ini pesantren sedang menyusun program penguatan manajemen lembaga dan peningkatan SDM santri. Tahun 2021 ini sudah mulai dirintis  perpustakaan santri Putri. Hal ini dilakukan dalam agar para santri dapat bersaing tidak hanya skala nasional bahkan internasional.

“Santri tidak boleh hanya bisa shalat dan ibadah mahdlah. Santri harus memiliki skill keterampilan dan keilmuan yang mumpuni” tegas Roni menirukan pesan pengasuh KH. M. Husni Zuhri.

“Harapan pengasuh santri BAKID nanti juga bisa aktif di berbagai organisasi di bawah naungan NU baik lembaga, lajnah maupun otonom NU.” imbuhnya

“Karenanya jika diundang IKSABA Kampus saya akan berupaya hadir. Karena IKSABA kampus adalah orang-orang yang intelektual yang harus selalu update isu-isu terkini. Di samping itu mahasiwa memiliki banyak memiliki ide dan gagasan yang cemerlang untuk masa depan, sepertinya fi’il mudlari’ yang memiliki dua zaman yaitu zaman hal dan mustaqbal” ujarnya

“Karenanya jangan heran jika saat ini pesantren sedang gencar mengisi dam memposting kegiatan-kegiatan pesantren di media online dan media sosial. Semuanya semata-mata untuk berdakwah dan untuk mensyiarkan pesantren di dunia yang serba digital bukan untuk pamer maupun riya.” pungkasnya

Di akhir acara, Ustadz Ghofir, SH alumni yang saat ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Jember mengapresiasi langkah IKSABA Kampus Jember ini. Alumni STISMU angkatan perdana ini menyampaikan kesiapannya untuk mendukung dan mensupport program dan kegiatan IKSABA. Bahkan siap menfasilitasi dan berkontribusi dalam setiap kegiatan IKSABA.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh H. Nurul Huda. Sebelum membacakan doa, Pengurus KBIHU. Miftahul Ulum Cabang Jember ini juga mengingatkanku kepada adik-adik mahasiswa agar senantiasa mengedepankan akhlak al-karimah dibandingkan sisi intelektualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.