Si Nyamuk Penyelamat – Fiksi

Karya : Fitroh Nuraini *)


Pada suatu hari pemilik kebun mulai memetik tumbuhan-tumbuhan yang si pemilik kebun tomat, pada waktu itu rombongan nyamuk sedang sanagat mencari mangsa, banyak sekali nyamuk yang bersiap menghisap mangsanya yang ada di kebun. Namun ada nyamuk yang dengan tenangnya menghisap papaya busuk yang ada dikebun, satu nyamuk itu baik hati hati dan juga cerdik, ia hanya menghisab buah-buahan yang busuk dan tidak pernah menghisab darah manusia, yang dapat menyebabkan manusia menderita DBD.

iwaktu itu rombongan nyamuk jahat terbang meuju kulit si tukang kebun, weng…..weng….weeeng rombongan nyamuk datang menghampiri dengan raut muka senang dan gembira lalu si nyamuk yang baik mendengar suara rombongan nyamuk jahat tertawa dengan senangnya . “apa …. Mereka datang menghisap darah manusia..? “kata si nyamuk baik, Si nyamuk dengan secepat kilat sebegitu expresnya dia terbang menghampiri dan menghalangi pertempuran mereka menghisap darah Si pemilik kebun, “Stop…. Berhenti kata si nyamuk baik menghalangi, “ apa sih kamu…! Jangn sok jadi penyelamat” sahut pemimpin rombongan nyamuk jahat ,“

“Hentikan niat jahat kalian,…. Kepada manusia ….?? “kata si nyamuk baik,
“eh …. Kamu sok jadi supermen lagi, pakai acara menghalang-halangi jadi kacau santapan hari ini ….” Sahut si nyamuk jahat melotot…!!
“hu….Huuuu……” Rombongan nyamuk yang lain menyorak.
“Lebih baik kalian menghisap buah-buahan busuk yang ada disekitar kebun, sehingga tidak membahayakan manusia …….!!! “kata nyamuk baik. Menyarankan dengan sabar, nyamuk baik merembukkan semua, meyabarkan perasaan rombongan nyamuk jahat, Dan menyadarkan mereka termasuk si pemimpin Rombongan nyamuk.

Dan pada akhirnya setelah si nyamuk menyarankan dan terus membujuk agar mau, “akhirnya pun si nyamauk jahat lagi menghalanginya, “setiap harinya rombongan nyamuk jahat terbiasa menghisap buah-buahan busuk yang ada disekitar kebun, mereka menjadi rombongan ramuk yang tidak jahat lagi, berkat satu nyamuk yang baik dan cerdik.

*) Siswi Kelas 9 MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid

Leave a Reply

Your email address will not be published.