Pembukaan Class Meeting Semester Genap 2021-2022: Panitia Perkenalkan Teknologi AI

Selepas Penilaian Akhir Tahun (PAT) Ajaran 2021-2022 & Remedial, melanjutkan budaya tiap akhir semester, MTs. Miftahul Ulum 2 Bakid kini menggelar Class Meeting Semester Genap 2021-2022. Kegiatan yang ditujukan untuk refreshing siswa sekaligus menggali bakat dan menstimulasi peminatan siswa sesuai masa pertumbuhannya ini sedianya dilaksanakan selama empat hari dimulai Sabtu (18/6/2022) hingga Selasa (21/6/2022).

Mengangkat tema: Collaboration Creates Masterpiece, diharapkan siswa mampu berkolaborasi menciptakan karya. Menurut keterangan Waka Kesiswaan Zainul Arifin, S.H dalam sambutannya mewakili kepala madrasah yang berhalangan hadir, Class Meeting adalah media siswa untuk menggali minat dan mengasah bakat sehingga pihak madrasah mengetahui potensi yang dimiliki siswa untuk kemudian dikembangkan melalui ekstrakurikuler. “Class Meeting merupakan kegiatan wajib madrasah yang diperuntukkan bagi siswa yang ingin menggali minat dan mengasah bakatnya, jika siswa tidak menunjukkannya maka kami pun tidak dapat mengetahui kemampuan kalian di bidang apa” terang Zainul yang hobi dalam bidang sinematografi.

Lebih lanjut pria yang juga menjabat di bidang pendidikan Yayasan Miftahul Ulum Bakid ini menyampaikan pesan Kepala Madrasah Sahroni, S.Pd.I, M.Pd, “Bapak kepala madrasah berpesan agar class meeting kali ini gunakan untuk membiasakan diri terhadap perubahan. Karena dunia ini dinamis, sebagai manusia pun kita mutlak harus dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi”.

Pesan kepala madrasah ini sesuai dengan konsep kegiatan yang disampaikan oleh Ketua Panitia Class Meeting Semester Genap 2021-2022 Mahrus Sholeh, S.H bahwa siswa-siswi sepanjang kegiatan akan diperkenalkan Teknologi AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan Buatan) melalui lomba-lomba dan eksplorasi virtual. Nantinya tidak semua siswa yang dapat mengikuti lomba-lomba, hanya perwakilan kelas saja yang dapat mengikuti perlombaan karena keterbatasan laptop – madrasah ini belum memiliki fasilitas laboratorium komputer yang mampu menampung banyak siswa. Sedang siswa lain yang tidak berkesempatan mewakili kelasnya dalam perlombaan akan mendapatkan pembekalan terkait pencegahan perundungan dan kekerasan.

“Konsep ini terbilang baru bagi siswa, karena kegiatan sepenuhnya dilakukan secara virtual. Steering Committee (SC) berasal dari semua Waka yang merumuskan konsep kegiatan karena terinspirasi dari The 2nd International Symposium On Education (ISOE) 2022. Satu hal lagi, hasil karya digital di beberapa perlombaan antar kelas nantinya baik yang menang maupun yang kalah akan kita jadikan Non-Fungible Token (NFT)” terang Mahrus saat ditanya terkait konsep kegiatan.

Seperti yang diketahui, GTK Madrasah Kemenag RI di Bulan April membuat webinar bertajuk “Madrasah Go Metaverse”. Kemudian ISOE Ke-2 yang juga diselenggarakan GTK Madrasah Kemenag RI untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 ditujukan untuk mengenalkan metaverse (realitas virtual) kepada pendidik madrasah bahkan di buka langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.