Hari Kedua Ujian Praktik IPA : Hukum Archimedes

Hari kedua Ujian Praktik Kelas IX MTs. Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh panitia adalah ujian praktik Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Materi ujian praktik IPA adalah mempraktikkan hukum Archimedes. Hukum ini menjelaskan hubungan gaya berat dan gaya ke atas pada suatu benda jika dimasukkan ke dalam air. Akibat adanya gaya angkat ke atas (gaya apung), benda yang ada didalam zat cair beratnya akan berkurang. Sehingga benda yang diangkat dalam air akan terasa lebih ringan dibandingankan ketika diangkat di darat.

Baca Juga :

START HARI INI, MTS. MIFTAHUL ULUM 2 GELAR UJIAN PRAKTIK KELAS IX

Sebelum ujian praktik dimulai, Danang Satrio Priyono selaku penguji ujian prakti IPA memberikan penjelasan dan orientasi tentang materi ujian yang harus dikerjakan. Selanjutnya dia meminta kepada seluruh peserta yang telah dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mempraktikkan hukum Archimedes dengan menggunakan telur. Kemudian masing-masing kelompok harus mempresentasikan hasil uji coba tersebut di hadapan penguji.

Aspek penilaian ujian praktik IPS meliputi : Merancang alat dan bahan percobaan untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan Hukum Archimedes; Mengidentifikasi masalah yang telah diberikan untuk mengetahui konsep Hukum Archimedes dan Menyimpulkan hasil percobaan yang telah dilakukan mengenai konsep Hukum Archimedes. .

Di samping tiga aspek tersebut adalah kekompakan dan kolaborasi masing-masing kelompok dalam proses selama ujian berlangsung yang meliputi : Dipresentasikan dengan percaya diri, antusias,dan bahasa yang lantang, Menguasai materi yang disampaikan; Seluruh anggota kelompok berpartisipasi dalam presentasi; Dapat mengemukakan ide dan beragumentasi dengan baik; Memanajemen waktu presentasi dengan baik

Para siswa tampak antusias mengikuti ujian praktik tersebut. Masing-masing kelompok berusaha menampilkan karya dan performa terbaiknya untuk mendapatkan nilai baik dan maksimal.

“Alhamdulillah pelaksanaan ujian praktik hari ini berjalan dengan baik dan lancar. Para siswa tampak semangat, antusia dan kompak. Semoga ujian praktik ini bermanfaat dan memberikan makna tersendiri bagi para siswa di masa mendatang” Ujar Danang Satrio Priyono.

Tujuan

Menentukan pristiwa tenggelam, terapung dan melayang pada telur dengan menggunakan Hukum Archimides.

Alat dan Bahan

  1. Gelas ukur 2 buah
  2. Alat Pengaduk
  3. Telur 2 buah
  4. Air secukupnya
  5. Garam secukupnya
Dasar Teori

Hukum Archimedes mengatakan bahwa “Jika suatu benda dicelupkan ke dalam sesuatu zat cair, maka benda itu akan mendapat tekanan keatas yang sama besarnya besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut”.

Rumus Prinsip Hukum Archimedes
FA = ρ.g.V

Keterangan :
FA = Tekanan Archimedes = N/m2
ρ = Massa Jenis Zat Cair = Kg/M3
g = Gravitasi = N/Kg
V = Volume Benda Tercelup = M3

Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur dalam air dari pada di udara karena dalam air, benda mendapat gaya ke atas. Sementara ketika di udara, benda memiliki berat yang sesungguhnya. Dalam Persamaan :

W­­­­­­b = mb.g

Ketika dalam air, dikatakan memiliki berat semu, dinyatakan dengan:

Wdf = Wb – FA
Keterangan :
Wdf : berat dalam fluida, dikatakan juga berat semu (N)
Wb : berat benda sesungguhnnya, atau berat di udara (N)
FA : gaya angkat ke atas (N)

Gaya angkat ke atas ini yang disebut juga gaya apung.

Metode Kerja

Percobaan Dengan Menggunakan Garam Dapur Dalam Air:

  1. Menyiapkan gelas ukur, di isi air 400 mL ke dalam gelas ukur.
  2. Kemudian masukkan telur ke dalamnya.
  3. Menambahkan garam dapur sedikit demi sedikit.
  4. Di aduk secara perlahan sambil mengamati reaksi pada telur.

Hasil pengamatan atau percobaan ini dapat diperoleh beberapa penjelasan, antara lain:
a) Benda tenggelam karena massa jenis telur > massa jenis air.
b) Benda melayang karena massa jenis telur = massa jenis air.
c) Benda terapung karena massa jenis telur < massa jenis air.

Garam dan berfungsi untuk memperbesar massa jenis air dengan begitu semakin banyak garam yang diberikan maka semakin besar pula massa jenis airnya.

Tenggelam

Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan tenggelam jika berat benda (W) lebih besar dari gaya ke atas (F­A).

      W > FA

pb Vb g > pf Vf g
pb > pf

Pada saat telur dimasukkan dalam air tak terisi garam maupun gula pasir maka telur tersebut akan tenggelam karena massa jenis telur lebih besar daripada massa jenis air. Kemudian air diberi garam 1 sendok dan diaduk secara perlahan-lahan, telur masih juga tenggelam karena massa jenis telur masih lebih besar daripada massa jenis air. Ketika diberikan gula pasirpun sama halnya seperti itu.

One Reply to “Hari Kedua Ujian Praktik IPA : Hukum Archimedes”

Leave a Reply

Your email address will not be published.