logo_mts192
0%
Loading ...
Cermin Kedalaman
0
Dunia
0
Jalan Sunyi Menuju Ketakwaan
0
Reuni atau Kompetisi? Refleksi Atas Budaya Pamer di Hari Raya Idul Fitri
0
Ketupat: Anyaman Tradisi, Anyaman Hati
0
Syawal: Saat Cinta Itu Dilanjutkan, Bukan Ditinggalkan
0
Hari Raya: Antara Ibadah dan Keceriaan
0
Pesan Rasulullah saw tentang Silahturrahim
0
Agar Silaturrahim Bernilai Ibadah
0
Melanjutkan Cahaya Ramadan
0
Makna Hakiki dari Hari Raya Idul Fitri
0
Agar Hati Tetap Hidup di Hari Raya
0

Category: Puisi

Terserah, Aku Menyerah

Karya : Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Titik terhebat ingin menyerah itu ketika kau benar benar sendiriTak ada sandaran, sang

Arunika

Karya: Nur Thalita Safa *) Teruntuk Arunika yang menyinari cakrawalaTerima kasih telah menerangi bagaskaraMemberi kehangatan pada bantalaJuga, ketenangan kepada sebuah

Who?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Dia!Orang yang sama, namunDengan penampilan yang berbedaLebih sederhana tapi aku menyukainya Dia!Pendiam,tapi dalam diamnya ada

That Love Isn’t Real

Karya : Iecha Nayla Maulidyans *) Jika kau bertanya tentang mimpiApa yang aku impikanAku akan menjawab bermimpi memilikimuMimpi yang hanya

Merindukan Titik Temu

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Saat ini aku terbelenggu oleh rindu,Dan tenggelam oleh rasa kecewa yang tak menentuEntah

Sang Ibu

Karya: Danisa Fatma *) Ibu……Engkau bagaikan pahlawan bagikuSembilan bulan engkau mengandungku Ibu….Engkau yang merawatku dari kecil hingga besarEngakau rela mengorbankan

Terimakasih Ayah

Karya : Serly Adilia Agustin *) Terima kasih ayah …..Kau rela berkorban demi anakmu iniKau rela banting tulang tanpa ada

Kiaiku

Karya : Nur Zahrotus Soleha *) Wahai Kiaiku…Terimakasih atas kesabaranmuTerimakasih atas perjuanganmuTerimakasih atas jasa-jasamu Maafkan kami wahai KiaikuMaafkan kami atas

Aku Tak Pantas

Karya : Shelly Holiana S *) Pendosa ini tak pantasAku merasa raga ini tak pantasYa,tak pantas tuk menyebut raga ini

Tangisan Ibu Dalam Sujud

Karya : Siril Lailatun Nazila *) Di saat gelap menyelimuti malamDi saat relung hati yang kosongDi situlah jiwa mulai merasa