logo_mts192
0%
Loading ...
MTs Miftahul Ulum 2 Ikuti Sosialisasi Sekolah Ramah Anak di Dinsos P3A Kabupaten Lumajang
0
Guru IPA MTs Miftahul Ulum 2 Hadiri MGMP KKMTs 2, Susun Program Kerja Tahun Pelajaran 2026/2027
0
Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Buku Terbaru Karya Siswi kepada Pengawas Bina
0
Pengawas Bina Sahkan Dokumen Kurikulum MTs Miftahul Ulum 2 Tahun Pelajaran 2026/2027
0
Kepala Madrasah Terima Surat Permohonan Penelitan Mahasiswa Prodi PAl IAIM Lumajang
0
Download Logo Resmi HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026
0
MTs Miftahul Ulum 2 Resmi Tutup MATAMUDA 2026, Tanamkan Semangat Literasi dan Akhlak Mulia
0
Al-Qur’an di Dalam Era AI
0
Wakil Rektor IAIM Lumajang Bekali Murid Baru tentang Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan di Hari Keempat MATAMUDA
0
Hari Keempat MATAMUDA : BNN Lumajang Bekali Murid Baru dengan Edukasi BRUS dan Bahaya Narkoba
0
Tim Poskestren Miftahul Ulum Tanamkan Kepedulian terhadap Kebersihan dan Keasrian Lingkungan di Hari Ketiga MATAMUDA
0
Hari Ketiga MATAMUDA: Tim Polres Lumajang Berikan Edukasi Anti-Bullying dan Ekstremisme
0

Category: Literasi

Perjuangan Seorang Ayah

Karya : Riski Amelia *) Ayah….Kau selalu membantingkan tulang pada kuKau selalu menafkahi ku Ayah….Terima kasih atas semua jasamuYang telah

Cepat Pulang ya bu?

Karya : Vira Virnanda Ayu L *) Ibu kapan pulangApakah ibu tak rindu pada anak mu ini ?Bu sampai kapan

Pretty Always Win?

Karya : Siti Khatijah Syarifah Wulan *) Jika fisik menjadi patokan untuk segalanyaLantas untuk apa hati tercipta?Belakangan ini dunia mulai

Cuma Mimpi

Karya: Sely Holiana S. *) Kini, matahari muncul secara perlahan menggantikan bintang dan rembulan, langit yang gelap pun telah digantikan

Missing More

Karya: Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Biarkanlah aku mengabadikan kisahmuDalam sajak yang kutulis atas nama rinduJasadmu boleh saja bersemayam tenang

Kerikil di Atas Tanah

Karya: Sely Holiana S.*) Mata ini tak ingin melihat,Tak ingin melihat tatapan kecewanyaTak ingin melihat ke putus asaan nyaKarena hati

Terserah, Aku Menyerah

Karya : Siti Khotijah Syarifah Wulan *) Titik terhebat ingin menyerah itu ketika kau benar benar sendiriTak ada sandaran, sang

Arunika

Karya: Nur Thalita Safa *) Teruntuk Arunika yang menyinari cakrawalaTerima kasih telah menerangi bagaskaraMemberi kehangatan pada bantalaJuga, ketenangan kepada sebuah

Who?

Karya: Fina Nailul Ihza *) Dia!Orang yang sama, namunDengan penampilan yang berbedaLebih sederhana tapi aku menyukainya Dia!Pendiam,tapi dalam diamnya ada

Merindukan Titik Temu

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Saat ini aku terbelenggu oleh rindu,Dan tenggelam oleh rasa kecewa yang tak menentuEntah