logo_mts192
0%
Loading ...
UMBK Hari Kelima MTs Miftahul Ulum 2 Berjalan Lancar, PKn dan Bahasa Arab Diujikan
0
Pertemuan Ketiga Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
0
Hari Keempat UMBK MTs Miftahul Ulum 2 Berjalan Kondusif, Uji IPA dan SKI
0
Monitoring Pelaksanaan UMBK MTs Miftahul Ulum 2 oleh Pengawas Bina
0
Hari Ketiga UMBK MTs Miftahul Ulum 2, Siswa Hadapi Ujian Bahasa Inggris dan Fikih
0
Hari Kedua UMBK MTs Miftahul Ulum 2 Berjalan Tertib
0
Start Hari ini, MTs Miftahul Ulum 2 Gelar UMBK Tahun 2026
0
Asa Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua – Refleksi Hardiknas 2026
0
Menguatkan Partisipasi Semesta atau Sekadar Retorika? Refleksi Hardiknas 2026
0
Keadilan dan Kemanusiaan dalam Hubungan Kerja: Refleksi Hari Buruh Internasional
0
Semua Harus Dilupakan
0
Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Bagi Guru Mapel Umum
0

Category: Karya Siswa

Malaikat tak bersayapk

Malaikat Tak Bersayapku

Karya: Novita Karmelia *) Malaikat tak bersayapku…Terukir senyummu yang begitu indah,Menghiasi hari-hari dalam hidupku. Kau adalah sosok wanita yang tegar,Yang

Saat Tidak Berbuat Apa-Apa Menjadi Kebaikan

Kebaikan dalam Diam

Karya : Siti Khodijah Syarifah Wulan *) Berbuat baik sebenarnya adalah hal yang sederhana. Banyak cara yang bisa kita lakukan

MTs Miftahul Ulum 2

Kehilangan Sang Pembela

Karya : Rahmadaini Firjatullah *) JAKARTA, 05-12-2020 | 19:00 Seorang gadis yang baru pulang dari tempat les-nya itu langsung berlari

Teman Kecilku

Sahabat Kecilku

Karya: Caesha Rachel Attlycha P. *) Engkaulah sahabat kecilku,Yang selalu menemani langkahku.Dari dulu hingga kini,Kau begitu berarti bagi hati ini.

Cinta untuk Rasulullah

Cinta untuk Rasulullah

Karya : Ahmad Zayadi Rayhan Al Zuhri  *) Di bulan maulid yang penuh cahaya,Lantunan shalawat terdengar di mana-mana,Namamu menggema di

Sadar

Tersadar

Karya: Diana Nouvita Sari *) Kini kami tersadar…Bahwa waktu tak bisa dihentikanBahwa perpisahan itu nyataBahwa setiap pertemuan, pasti ada akhirnya

Bising

Berisik

Karya: Zyaaaaan *) Semua kini ada di benak:Keluarga, teman, pendidikan, cinta.Entah harus dimulai dari mana,Semuanya hanya jadi angan —Aku enggan

Peluk Ibu yang Hilang

Rindu untuk Ibu

Karya: Cahya Maulida Bahri *) Sedari aku merangkak,Hingga aku bisa berjalan,Sedari aku hanya bisa menangis,Hingga aku bisa berbicara. Ibu…Putri kecilmu

Di Bawah Langit Biru Palestina

Di Bawah Langit Palestina

Karya: Rifatul Aulia Rizqiyah *) Terdengar suara bom menggelegar di sana,Jeritan luka mengisi udara duka.Rumah-rumah hancur tanpa sisa,Air mata dan

untukmu ayah

For You, Dad

Karya: Almira Tungga Dewi Kristiawan *) Ayah…Kau bagai lenteraMenyinari gelap gulitakuMenerangi malam-malamkuMalam yang dinginMalam yang penuh ketakutan Ayah…Kau seperti pahlawan