logo_mts192
0%
Loading ...

Praktikum Perkecambahan, MTs Miftahul Ulum 2 Ajak Siswa Belajar Pertumbuhan Tanaman Secara Langsung

Share the Post:

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Jatiroto, Lumajang, dikemas melalui kegiatan praktikum menanam kecambah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran materi Pertumbuhan dan Perkembangan, khususnya submateri Perkecambahan.

Praktikum dipandu oleh guru mata pelajaran IPA, Amang Philips Dayeng Pasewang, S.Sos. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak memahami proses perkecambahan tidak hanya melalui teori, tetapi juga dengan melakukan praktik dan pengamatan secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, siswa melakukan proses penanaman biji dan mengamati perubahan yang terjadi hingga memasuki tahap perkecambahan. Mereka juga diarahkan untuk memperhatikan perkembangan tanaman dari waktu ke waktu sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Baca Juga

Dukung Gema Berbaris, MTs Miftahul Ulum 2 Bentuk Arabic Club

Guru IPA MTs Miftahul Ulum 2, Amang Philips Dayeng Pasewang, S.Sos., menjelaskan bahwa kegiatan praktikum dirancang agar siswa dapat memahami materi pertumbuhan dan perkembangan melalui pengalaman langsung.

“Melalui praktikum ini, siswa tidak hanya mengetahui teori tentang perkecambahan, tetapi juga melihat dan mengalami sendiri prosesnya. Mereka bisa mengamati bagaimana biji mulai tumbuh, kemudian mengalami perkembangan dari waktu ke waktu,” jelasnya.

Menurut Amang, kegiatan praktik juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar lebih teliti dalam melakukan pengamatan.

“Kami ingin anak-anak terbiasa mengamati, mencatat, dan menyampaikan apa yang mereka temukan. Dari kegiatan sederhana seperti menanam kecambah ini, mereka bisa belajar bahwa proses pertumbuhan membutuhkan waktu, perhatian, dan perawatan,” tambahnya.

Kegiatan praktikum berlangsung dengan melibatkan siswa secara aktif. Mereka belajar menyiapkan media, menanam, merawat, serta mengamati perubahan yang terjadi pada tanaman. Dengan demikian, materi yang dipelajari di kelas dapat dihubungkan dengan fenomena nyata yang ada di lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala MTs Miftahul Ulum 2, Husen, S.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis praktik tersebut. Menurutnya, pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung dapat memberikan pengalaman yang lebih bermakna.

“Kami mengapresiasi upaya guru dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori. Melalui praktikum seperti ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung, mengamati proses, dan menemukan pengetahuan dari pengalaman mereka sendiri,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan pembelajaran semacam ini dapat terus dikembangkan sehingga peserta didik semakin aktif, memiliki rasa ingin tahu, dan mampu menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari.

“Semoga kegiatan sederhana seperti menanam kecambah ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak. Dari proses mengamati pertumbuhan tanaman, mereka belajar tentang ketelitian, kesabaran, tanggung jawab, dan pentingnya merawat sesuatu agar dapat tumbuh dengan baik,” tambah Husen.

Melalui pembelajaran berbasis praktik tersebut, MTs Miftahul Ulum 2 terus berupaya menghadirkan pembelajaran IPA yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan bermakna.

Join Our Newsletter